Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Des 2016
  • print Cetak

bulung gadung naiduda goreng dan rempahnya

Oleh : Dahlan Batubara

 

Bicara cita rasa dan aroma, bulung gadung naiduda goreng ini ternyata sangat berbeda dengan bulung gadung naiduda gulai. Ada semacam rasa orisinil dari kaldu daun ubi di dalam bulung gadung naiduda goreng tersebut.

Saya bukan ahli kuliner, tetapi saya bisa merasakan zat-zat ekstraktif yang terdapat di dalam bulung gadung naiduda goreng ini sangat orisinil, sebuah rasa asli dari cairan murni suatu sayuran. Rasa orisinil begitu kentara dan menyengat ketika bulung gadung naiduda goreng itu menyentuh lidah saya.

Ketika menyentuh lidah, saya dapat membayangkan berbagai ekstrak : daun ubi, rimbang, talas, cabai, bawang merah dan bawang putih berkolaborasi menghasilkan rasa orisinil, satu paduan rasa yang tak dikontaminasi oleh kaldu lemak kelapa.

Berdasar itu, bisa dihipotesa bahwa keorisinilan rasa dari kolaborasi ekstrak ini dimungkinkan akibat tidak adanya pengaruh lemak santan kelapa di masakan bulung gadung naiduda goreng ini. Sebab, rasa itu tak diperoleh dari kaldu bulung gadung naiduda gulai.

Kondisi rasa itu bisa jadi terjadi akibat pola memasaknya yang hanya memakai sedikit minyak goreng (berdasarkan penjelasan saudara Ramli, minyak gorengnya hanya sedikit saja yang berfungsi untuk sekedar mematangkan saja), sehingga perubahan-perubahan pada sel-sel ekstrak daun ubi dan ekstrak rempah-rempahnya tak terlalu besar.

Memang, dari wujud fisik serta rasa, masakan bulung gadung naiduda goreng ini terlihat seperti setengah matang jika diamati dari perubahan warna daun ubinya. Begitu juga dengan rasa : terasa antara kondisi matang dengan kondisi kurang matang. Tapi, itulah mungkin ciri khas bulung gadung naiduda goreng ini.

Berbeda dengan cara menggulai pakai santan kelapa. Sebab, proses menggulai biasanya selalu matang sangat dan ada tahap “gur-gur” atau mendidih pada kuahnya. Kondisi kuah mendidih itu biasanya akan berdampak pada berubahnya molekul-molekul ekstrak daun ubi dan rempah-rempah yang mencampurinya. Perubahan itu menyebabkan rasa orisinil sayuran itu akan berubah. Perubahan itu makin nyata ketika lemak santan juga telah ikut mempengaruhi segmen rasa daun ubi dan rempah-rempahnya.

Itulah yang saya rasakan dan saya amati pada bulung gadung naiduda goreng ini. Sebuah rasa yang dihasilkan oleh inovasi kuliner dari saudara samara Mandailing di Malaysia. Satu semangat dalam mempertahankan masakan khas suku bangsanya, bangsa Mandailing yang berujung pada lahirnya sebuah inovasi.

Masakan bulung gadung naiduda goreng ini memperlihatkan adanya satu fakta sprit kemandailingan nan kuat dari saudara-saudara kita yang harus bertempat tinggal jauh di luar Tanah Leluhur akibat migrasi tahun 1800-an, yang belum tentu sekuat kita yang berada di Tanah Leluhur ini. 

Juga memberikan gambaran bahwa dimana pun berada, dan meski terpisah oleh geopolitik antar negara, darah Mandailing itu ternyata tetap darah Mandailing. Bukan darah Indonesia – bukan darah Malaysia. Senantiasa darah Mandailing.*** (Dahlan Batubara adalah pemipin redaksi Mandailing Online)

  

   

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU: Lagi, Sekdakab Labuhanbatu diperiksa di Mapolres Labuhanbatu terkait dugaan korupsi dana sertifikasi guru se Labuhanbatu. Hasban Ritonga Sekdakab Labuhanbatu datang ke Mapolres di Jalan HM Thamrin Rantauprapat. Kamis 21 April 2011 ditemani Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Erwin Siregar. Hasban diperiksa dan dimintai ulang keterangannya di ruangan Res Ekonomi terkait kasus […]

  • Pengumuman Hasil Tes CPNS Jalur Umum 24 Desember

    Pengumuman Hasil Tes CPNS Jalur Umum 24 Desember

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengumuman hasil tes CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2) molor sebulan lebih dari jadwal semula. Dari yang direncanakan 14 Desember 2013, menjadi akhir Januari 2014. Jadwal pengumuman terbaru ini diketahui dari surat edaran yang dikeluarkan Sekteratis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Tasdik Kinanto, yang ditujukan kepada seluruh Pejabat Pembina […]

  • Dinas Kependudukan Dimutilasi, 3 SKPD Baru Diciptakan

    Dinas Kependudukan Dimutilasi, 3 SKPD Baru Diciptakan

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal saat ini menunggu pengesahan Susunan Organisasi Perangkat Daerah dari Biro Otda Sumatera Utara. Perubahan Susunan Organisasi Perangkat Daerah itu sebelumnya telah direkomendasikan oleh DPRD Mandailing Natal (Madina) pada Jum’at (30/9) lalu dalam rapat paripurna berdasar berdasar laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Madina. Di dalam laporan Pansus yang […]

  • Pemkab Janji Tertibkan Galundung

    Pemkab Janji Tertibkan Galundung

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA; Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berjanji akan menertibkan keberadaan galundung atau mesin pemisah emas dari batu dan tanah yang semakin marak bahkan sudah masuk inti Kota Panyabungan, Ibukota Madina. Hal itu disampaikan Sekda Madina Gozali Pulungan kepada wartawan di Panyabungan, belum lama ini. Dikatakan, pemerintah akan melakukan penertiban mesin galundung yang beroperasi di inti kota […]

  • Adelin Lis tidak dicekal

    Adelin Lis tidak dicekal

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pengusaha kelas kakap, Adelin Lis, yang telah divonis 10 tahun penjara oleh Mahkamah Agung dalam kasus illegal logging saat ini telah menjadi buronan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Namun, hingga kini keberadaan Adelin Lis tidak diketahui, karena Adelin Lis tidak termasuk salah satu terpidana yang masuk daftar cekal oleh Dirtektorat Imigrasi Sumatera Utara. […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (5)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (5)

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    oleh : Z. Pangaduan Lubis Pasukan Belanda Memasuki Mandailing Pada tanggal 29 November 1833, pasukan Belanda yang melarikan diri dari Rao meninggalkan Limau Manis menuju Desa Tamiang. Pasukan Belanda tiba di Desa Tamiang pada tanggal 02 Desember 1833 dan mereka bertangsi di sebuah mesjid (Radjab, 1964: 297). Selanjutnya pasukan Belanda membangun perbentengan di Singengu untuk […]

expand_less