Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
  • print Cetak

 

Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution, SH (kanan berdiri) saat meninjau pos pemeriksaan Sihepeng, Sabtu.

SIABU (Mandailing Online) – Nasib petugas di Pos Pemeriksaan Covid-19 perbatasan Mandailing Natal menyedihkan.

Tidak ada biaya makan diterima mereka dari Pemkab Mandailing Natal (Madina).

Jika lapar mereka harus beli dan bayar sendiri.

Kondisi itu sangat kontras dengan risiko nyawa yang harus mereka tanggung sebagai garda terdepan mengawal kabupaten Madina dari sebaran virus Corona di perbatasan.

Itu diketahui saat Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution, SH meninjau pos pemeriksaan Sihepeng, Sabtu (4/4/2020).

Posko itu berada di Desa Sihepeng Kecamatan Siabu, perbatasan Madina dengan Tapsel. Berfungsi sebagai pemeriksaan terhadap semua orang yang memasuki Madina dari arah Medan siang malam.

Tim bekerja 24 jam non stop. Tim jaga dibagi dalam 3 kelompok shift kerja.

Tim terdiri dari petugas medis, aparat polisi dan TNI dibantu petugas Dinas Perhubungan.

Saat Fakhrizal melakukan peninjauan siang hari itu tidak menemukan petugas dari Dinas Perhubungan. Hanya petugas medis, polisi dan TNI.

Tim medis di siang hari itu berasal dari Puskesmas Malintang.

Petugas polisi dan TNI melakukan penyetopan semua kenderaan yang memasuki Madina dan menggiringnya ke posko agar semua penumpang dicek suhu tubuh oleh tim medis.

Dan semua kenderaan yang distop disemprot disinfektan.

Petugas medis yang mayoritas wanita itu mengakui sejak posko itu didirikan Maret lalu mereka tak memperoleh biaya makan, puding, uang saku dan insentif.

“Hutang makan kami masih numpuk di warung makan itu. Belum mampu kami bayar,” ujar satu tenaga medis.

Fahrizal pun mencek besaran hutang makan di warung nasi yang berada di samping posko itu.

Total hutang yang tercatat sekitar 400 ribu rupiah. Dan Fahrizal pun melakukan penanggulangan terhadap hutang itu.

Selain biaya operasional yang menyedihkan, tim juga mengungkapkan bahwa posko itu juga kekurangan APD (alat pelindung diri) seperti masker dan pakaian. Juga alat tes suhu tubuh.

Fasilitas posko juga memprihatinkan. Tempat solat tak ada. Toilet pun mereka harus menumpang di kakus milik warung di dekat posko.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Syariat Islam Di “Negeri” Serambi Mekah

    Nasib Syariat Islam Di “Negeri” Serambi Mekah

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kilas balik sembilan tahun lalu, gegap gempita masyarakat di Aceh menyambut “kado” istimewa yang diberikan Pemerintah Pusat kepada provinsi itu. “Kado” itu adalah Syariat (hukum) Islam, dan diberikan pada 1 Muharram 1423 Hijriyah atau bertepatan dengan 14 Maret 2002. Gegap gempita itu diawali dengan gelar pawai saat Aceh dipimpin Abdullah Puteh sebagai gubernur. Kini, “kado” […]

  • Ratusan Siswa Ikuti Kegiatan TST di SD IT Adnani Panyabungan

    Ratusan Siswa Ikuti Kegiatan TST di SD IT Adnani Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tingkatkan Pengetahuan dan Karakter peserta didik Sekolah Dasar (SD). Sekolah Dasar Islam Terpadu Adnani (SD IT Adnani) adakan kegiatan edukasi dan berbagai lomba bagi siswa jenjang SD yangnada di Kota Panyabungan. Sabtu, 14/10/2023 di Halaman Sekolah Adnani. Acara tersebut dibuka langsung Camat Panyabungan Edi Sahlan, Ia dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada […]

  • Penunjukan Komisaris BUMN: Antara Keahlian dan Jasa Dukungan

    Penunjukan Komisaris BUMN: Antara Keahlian dan Jasa Dukungan

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Jagad sosial media baru saja dihebohkan dengan pengangkatan komisaris BUMN terbaru. Sosok yang tidak pernah diketahui terjun ke dunia politik, bisnis, atau jabatan pemerintahan sekalipun. Tiba- tiba saja menerima jabatan sebagai komisaris BUMN. Posisi yang sangat bergengsi tentunya. Baik dari gelar jabatan hingga gaji yang akan diterima. […]

  • Pujangga Mandailing

    Pujangga Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sanusi Pane Sanusi Pane adalah satu diantara beberapa tokoh sastra Indonesia di era Pujangga Baru. Sastrawan yang dikenal sebagai pembaharu kesusastraan di tanah air kita ini, lahir di Muara Sipongi, Sumatera Utara, pada tahun 1905. Beliau adalah sastrawan yang banyak menyumbangkan perhatian dan karyanya untuk kemajuan kesusasteraan Indonesia, terutama pada periode diantara tahun 1919 hingga […]

  • Masyarakat Diminta Turut Awasi Pelaksanaan Proyek

    Masyarakat Diminta Turut Awasi Pelaksanaan Proyek

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN – Musim hujan yang melanda Kota Padangsidimpuan (Psp) saat ini dan waktu yang sempit dalam pengerjaan proyek pembangunan, dikhawatirkan pengerjaannya asal-asalan demi mengejar waktu yang ditentukan. Sehingga kualitas proyek ditakutkan tidak bagus. Tentunya ini akan sangat disesalkan jika sampai terjadi. Untuk itu, masyarakat Psp diminta ikut serta mengawasi pelaksanaan proyek yang sedang berjalan saat […]

  • Bupati Terbitkan Surat Edaran Desa Tanggap Covid-19

    Bupati Terbitkan Surat Edaran Desa Tanggap Covid-19

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Guna mengoptimalkan sinergitas pemerintah desa dalam penanggulangan Covid-19, Bupati Madina menerbitkan surat edaran. Surat Edaran itu Nomor 141/1021/PMD/2020 tanggal 30 Maret 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa, ditandatangani Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Terdapat 14 poin di Surat Edaran itu yang harus dilaksanakan para kepala desa. Poin-poinnya […]

expand_less