Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Pendampingan Ibu Hamil melalui Aplikasi Helmigrowth untuk Mencegah Stunting

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Wahyuni Sari Zein Lubis, S. Tr. Gz dan Prof. Dr. Helmizar, SKM, M. Biomed 
Program Studi Magister Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

 

 

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan anak yang perlu menjadi perhatian bersama. Banyak orang mengenal stunting sebagai kondisi anak yang bertubuh pendek. Padahal, stunting bukan hanya soal tinggi badan. Stunting menunjukkan adanya masalah gizi yang berlangsung lama, terutama pada masa penting sejak anak masih berada dalam kandungan hingga berusia dua tahun.

Karena itu, pencegahan stunting tidak bisa menunggu anak lahir. Upaya ini harus dimulai sejak masa kehamilan. Ibu hamil yang sehat dan cukup gizi akan memberi peluang lebih besar bagi janin untuk tumbuh dengan baik. Sebaliknya, jika ibu mengalami kekurangan gizi dalam waktu lama, pertumbuhan janin bisa terganggu dan risiko stunting pada anak menjadi lebih besar. Salah satu masalah gizi yang perlu diperhatikan pada ibu hamil adalah Kekurangan Energi Kronis atau KEK. Kondisi ini terjadi ketika ibu hamil kekurangan asupan energi dan zat gizi dalam jangka waktu cukup lama. KEK tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak pada kesehatan ibu, meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, dan memengaruhi tumbuh kembang anak setelah lahir.

Namun, mencegah stunting tidak cukup hanya dengan memberikan makanan tambahan. Pemberian Makanan Tambahan berbahan pangan lokal, atau PMT lokal, memang penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, terutama bagi ibu yang berisiko KEK. Akan tetapi, makanan tambahan akan lebih bermanfaat jika ibu dan keluarga memahami manfaatnya, tahu cara mengonsumsinya, dan mampu menerapkan pola makan bergizi di rumah.

Pengalaman dari kegiatan pendampingan ibu hamil menunjukkan bahwa edukasi gizi perlu disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ibu hamil tidak hanya membutuhkan penjelasan singkat, tetapi juga perlu didampingi agar lebih percaya diri dalam memilih makanan, mengonsumsi PMT lokal, dan menjaga kesehatan selama kehamilan. Edukasi yang baik bukan hanya memberi tahu, tetapi membantu ibu memahami langkah nyata yang bisa dilakukan sesuai keadaan keluarga.

PMT lokal menjadi pendekatan yang tepat karena menggunakan bahan pangan yang mudah ditemukan di sekitar masyarakat. Telur, ikan, ayam, tahu, tempe, kacang-kacangan, sayuran hijau, buah-buahan, ubi, jagung, dan berbagai pangan lokal lainnya bisa menjadi sumber gizi yang baik bagi ibu hamil. Makanan bergizi tidak selalu harus mahal. Banyak bahan sederhana yang sebenarnya kaya manfaat jika dipilih dan diolah dengan tepat.

Masih ada anggapan bahwa ibu hamil cukup makan banyak nasi agar kuat. Padahal, tubuh ibu dan janin membutuhkan makanan yang beragam. Nasi memang sumber energi, tetapi ibu hamil juga membutuhkan lauk berprotein, sayur, buah, air minum yang cukup, serta makanan tambahan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Dengan pola makan yang lebih beragam, kebutuhan gizi ibu hamil bisa terpenuhi dengan lebih baik.

Peran keluarga juga sangat penting. Mencegah stunting tidak bisa dibebankan kepada ibu hamil saja. Suami dan keluarga perlu ikut mendukung, bukan hanya memberi nasihat. Dukungan itu bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membantu menyediakan makanan bergizi, mengingatkan ibu untuk makan teratur, mendampingi pemeriksaan kehamilan, dan memastikan PMT lokal dikonsumsi sesuai anjuran.

Di tengah perkembangan teknologi, edukasi gizi juga perlu mengikuti kebiasaan masyarakat. Saat ini, telepon genggam sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Informasi kesehatan bisa disampaikan dengan cara yang lebih mudah, praktis, dan bisa dibaca kembali kapan saja. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pendampingan ibu hamil adalah aplikasi Helmigrowth.

Aplikasi Helmigrowth membantu ibu hamil dan keluarga memperoleh informasi tentang gizi kehamilan, pencegahan KEK, PMT lokal, tumbuh kembang anak, imunisasi, resep makanan, artikel kesehatan, hingga fitur tanya ahli. Dengan adanya aplikasi ini, edukasi tidak berhenti setelah kegiatan pendampingan selesai. Ibu hamil tetap bisa membaca kembali materi yang dibutuhkan dan menjadikannya sebagai pengingat dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, aplikasi bukan pengganti tenaga kesehatan. Helmigrowth adalah alat bantu agar edukasi lebih mudah dijangkau. Peran tenaga kesehatan, kader, mahasiswa, dan keluarga tetap sangat penting dalam memberikan penjelasan, dukungan, serta pemantauan kepada ibu hamil. Teknologi akan lebih bermanfaat jika digunakan bersama pendampingan yang berkelanjutan.

Pendampingan juga bisa diperkuat melalui komunikasi lanjutan, misalnya menggunakan grup WhatsApp. Melalui grup tersebut, ibu hamil dapat bertanya, menerima pengingat, dan memperoleh dukungan setelah pertemuan tatap muka selesai. Cara ini sederhana, tetapi penting karena perubahan kebiasaan tidak terjadi dalam satu hari. Pengetahuan perlu diulang, didukung, dan dibiasakan agar benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Stunting bukan hanya persoalan kesehatan hari ini, tetapi juga menyangkut masa depan anak. Anak yang tumbuh sehat memiliki peluang lebih besar untuk belajar dengan baik, berkembang optimal, dan menjadi generasi yang produktif. Sebaliknya, jika stunting tidak dicegah sejak dini, dampaknya bisa terbawa hingga anak tumbuh dewasa.

Karena itu, pencegahan stunting perlu dilakukan dengan cara yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Edukasi, pangan lokal, dukungan keluarga, dan teknologi harus berjalan bersama. PMT lokal membantu memenuhi kebutuhan gizi. Helmigrowth membantu mendekatkan informasi. Pendampingan membantu memastikan ibu hamil tidak hanya tahu, tetapi juga mampu menerapkannya.

Pada akhirnya, anak yang sehat berawal dari ibu yang sehat. Ibu yang sehat membutuhkan makanan bergizi, pengetahuan yang benar, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Melalui PMT lokal, pendampingan yang berkelanjutan, dan pemanfaatan aplikasi Helmigrowth secara bijak, pencegahan stunting dapat dimulai lebih awal, lebih mudah dipahami, dan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing Indonesia Setuju Iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan

    Mandailing Indonesia Setuju Iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Etnis Mandailing di tanah leluhur, Sumatera Utara, Indonesia menyetujui perjuangan etnis Mandailing di Malaysia dalam pengajuan iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan sebagai warisan kesenian Etnis Mandailing untuk disetarakan dengan kesenian etnis lain di Malaysia. Persetujuan itu muncul dalam pertemuan antara pengurus Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM) dengan beberapa unsur, di Sopo […]

  • Kondisi Batahan Sudah Mulai Tenang Pasca Dihantam Puting Beliung

    Kondisi Batahan Sudah Mulai Tenang Pasca Dihantam Puting Beliung

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kondisi kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal usai dihantam puting beliung pada Senin (1/11) sore terlihat sudah mulai tenang dan warga pelaksanakan aktivitas bergotong royong memperbaiki rumah yang rusak dengan swadaya masyarakat. Salah seorang warga Ramadi kepada wartawan, Selasa (2/11) mengakui puting beliung yang menimpa 4 Desa di Kecamatan Batahan mengakibatkan 80 rumah rusak berat […]

  • Bocoran Timur Pradopo Soal Penggantinya

    Bocoran Timur Pradopo Soal Penggantinya

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Timur Pradopo segera lengser dari jabatannya pada Agustus 2013 mendatang. Orang nomor satu di korps berbaju cokelat itu hanya menjawab diplomatis ketika ditanya siapa kandidat kuat penggantinya. Ia mengisyarakatkan bahwa calon Kapolri harus berpangkat Komisaris Jenderal. “Semua yang berkaitan dengan jabatan Kapolri kan sudah disiapkan, tentunya yang punya […]

  • Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NATAL (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina gagal menjalankan tugas Sidak di lokasi PT. Tri Bahtera Srikandi di Sikara-kara, Natal, Sabtu (9/11/2019). Rombongan Komisi I yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) itu meliputi Asmaruddin Nasution, Ishar Helmi dan H. Amdani serta didampingi pejabat sekretariat Komisi I, Adi. Asmaruddin Nasution menjawab Mandailing Online menyatakan […]

  • Korban Hanyut Belum Ditemukan, Banjir Bandang Terjadi di 3 Ruas Sungai

    Korban Hanyut Belum Ditemukan, Banjir Bandang Terjadi di 3 Ruas Sungai

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Informasi yang diperoleh dari kepala Desa Huta Dangka, setidaknya 4 rumah rusak berat dan belasan lainnya dipadati lumpur akibat banjir bandang yang terjadi Rabu sore. Banjir bandang terjadi pada 3 ruas  sungai di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Rabu (16/4/2017) sekira pukul 15.15 WIB. Ketiga ruas sungai itu adalah Sungai Aek Sampuran, […]

  • Habib Hayqal Sukses Memukau Ribuan Jemaah Masjid Al Munwwaroh Panyabungan III

    Habib Hayqal Sukses Memukau Ribuan Jemaah Masjid Al Munwwaroh Panyabungan III

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Tausiah Al Habib Hayqal Bin Husein Alaydrus di Masjid Al Munawwaroh Kelurahan Panyabungan III Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sukses memukau ribuan jemaah dari berbagai penjuru. Meski sempat turun hujan beberapa saat sebelum digelarnya acara. Kedatangan Habib Hayqal justru membuat jemaah semakin antusias menunggu isi ceramah yang disampaikan Habib asal Kota Medan tersebut. […]

expand_less