Rabu, 8 Jul 2026
light_mode

Usai Seminar, Gerep Institute Punya Beban Strategis Pengusulan Pahlawan Nasional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

Oleh: Muhammad Ludfan Nasution
Pegiat di Gerep Institute (pusat kajian Mandailing)

Gerep Institute sedang membahas persiapan seminar di rumah kediaman keluarga Sutan Iskandar, Pidoli Lombang, Panyabungan, Rabu (17/6/2026). Dok. Mandailing Online

 

Seminar usulan gelar Pahlawan Nasional bagi Sutan Iskandar (Willem Iskander), insya-Allah akan diselenggarakan besok (Jum’at, 19/6/2026) di STAIN Madina. Diselenggarakan Pemerintah Daerah Madina bersama Gerep Institute.

Seminar boleh saja selesai. Narasumber berbicara. Makalah dipresentasikan. Akademisi, budayawan, tokoh adat dan masyarakat menyampaikan pandangan.

Itu termasuk capaian dan loncatan besar. Gagagsan naik kelas.

Namun sesungguhnya, pekerjaan besar justru baru dimulai.

Sebab dalam tradisi pengusulan Pahlawan Nasional, seminar bukanlah garis akhir. Seminar adalah pintu masuk menuju tahapan yang jauh lebih berat: konsolidasi dokumen, penguatan bukti sejarah, pembangunan dukungan kelembagaan, serta penggalangan kesadaran publik.

Di titik inilah Gerep Institute memikul beban strategis.

Beban itu bukan beban organisasi semata. Ia adalah beban sejarah.

Jangan Berhenti Pada Euforia

Setiap gerakan sosial sering tergoda oleh euforia.

Foto bersama selesai.

Berita media terbit.

Spanduk diturunkan.

Lalu semuanya kembali seperti semula.

Padahal sejarah menunjukkan, banyak usulan tokoh nasional gagal bukan karena tokohnya kurang besar, melainkan karena tidak ada lembaga yang secara konsisten mengawal prosesnya.

Sutan Iskandar tidak membutuhkan seremoni sesaat.

Yang dibutuhkannya adalah kerja panjang.

Kerja sunyi.

Kerja yang terkadang tidak menghasilkan tepuk tangan.

Dari Komunitas Menjadi Institusi Pengetahuan

Di sinilah Gerep Institute memiliki posisi yang menarik.

Namanya sendiri berasal dari “gerep”, alat tulis tradisional Mandailing.

Sebuah simbol yang tidak berhubungan dengan kekuasaan.

Tidak berhubungan dengan politik.

Tidak berhubungan dengan proyek.

Melainkan berhubungan dengan ilmu.

Karena itu, tantangan pertama Gerep Institute adalah berubah dari sekadar komunitas pengusul menjadi institusi pengetahuan.

Artinya:

* mengumpulkan dokumen,
* mengarsipkan naskah,
* melacak sumber primer,
* merekam kesaksian keluarga,
* menyusun bibliografi,
* dan membangun pusat dokumentasi Sutan Iskandar.

Tanpa itu, perjuangan akan berjalan dengan kaki yang pincang.

Mengakhiri Era Fotocopy

Selama puluhan tahun, banyak dokumen Sutan Iskandar hidup dalam bentuk fotokopi.

Fotokopi buku.

Fotokopi laporan.

Fotokopi artikel.

Fotokopi manuskrip.

Fotokopi foto.

Ironisnya, sebagian masyarakat Mandailing mengenal Sutan Iskandar melalui lembaran fotokopi yang diwariskan dari tangan ke tangan.

Keadaan ini harus diakhiri.

Kalau Mandailing Natal sungguh-sungguh ingin melahirkan Pahlawan Nasional, maka dokumen-dokumen tentang Sutan Iskandar harus naik kelas.

Harus didigitalisasi.

Harus dikatalogkan.

Harus diteliti ulang.

Harus dipublikasikan secara ilmiah.

Pertarungan Berikutnya Ada di Tingkat Provinsi

Sesudah seminar kabupaten, arena berikutnya adalah Provinsi Sumatera Utara.

Di sana ukuran keberhasilan berubah.

Yang diuji bukan lagi semangat.

Melainkan kualitas dokumen.

Bukan lagi seberapa keras orang berpidato.

Melainkan seberapa kuat bukti sejarah yang disajikan.

Bukan lagi siapa yang berbicara.

Melainkan apa yang dapat dibuktikan.

Karena itu Gerep Institute harus mulai berpikir seperti tim akademik.

Membuat dossier.

Menyusun kronologi.

Memetakan kontribusi nasional Sutan Iskandar.

Menginventarisasi karya-karyanya.

Melacak jejak murid-muridnya.

Menguatkan keterhubungan Sutan Iskandar dengan sejarah pendidikan nasional dan sejarah kebangkitan kebangsaan Indonesia.

Sutan Iskandar Harus Keluar dari Mandailing

Ini mungkin terdengar paradoks.

Tetapi justru agar menjadi Pahlawan Nasional, Sutan Iskandar tidak boleh terus-menerus dipenjarakan sebagai tokoh Mandailing.

Ia harus diperkenalkan sebagai tokoh Indonesia.

Sebagaimana Ki Hajar Dewantara bukan hanya milik Yogyakarta.

Sebagaimana Dewi Sartika bukan hanya milik Sunda.

Sebagaimana Teuku Umar bukan hanya milik Aceh.

Demikian pula Sutan Iskandar harus dipahami sebagai milik bangsa Indonesia.

Tugas Gerep Institute adalah membangun narasi itu.

Narasi yang menjelaskan bahwa perjuangan Sutan Iskandar melampaui batas geografis Mandailing.

Bahwa gagasannya tentang pendidikan, guru, bahasa, harga diri bangsa, dan kemajuan pribumi merupakan bagian dari fondasi Indonesia modern.

Menulis Sejarah, Bukan Sekadar Mengusulkan Nama

Pada akhirnya, pengusulan Pahlawan Nasional bukanlah perlombaan administratif.

Ini adalah proses menulis ulang ingatan bangsa.

Karena itu, jika seminar nanti menghasilkan rekomendasi resmi:

“Kabupaten Mandailing Natal mengusulkan Willem Iskander kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Republik Indonesia”,

maka kalimat tersebut bukanlah akhir.

Ia adalah awal.

Awal dari sebuah perjalanan panjang yang menuntut ketekunan, kesabaran, dan kecerdasan kolektif.

Dan jika kelak nama Sutan Iskandar benar-benar ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, sejarah akan mencatat bahwa keberhasilan itu tidak lahir pada hari penyerahan gelar.

Keberhasilan itu lahir pada saat sekelompok anak Mandailing memutuskan untuk tidak membiarkan sejarah bangsanya hilang begitu saja.

Salah satu nama yang akan ikut tercatat dalam cerita itu adalah: Gerep Institute.

Karena kadang-kadang, perubahan besar dalam sejarah bangsa memang dimulai dari sesuatu yang sederhana:

sebuah gerep, sebuah pena, dan keberanian untuk menulis kembali ingatan.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali Mutiara Maju di Pemilu 2019 Untuk DPRD Sumut

    Ali Mutiara Maju di Pemilu 2019 Untuk DPRD Sumut

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ir. Ali Mutiara Rangkuti, MM membulatan tekad maju sebagai calon legislatif DPRD Sumut di Pemilu 2019. Mantan anggota DPRD Madina dari partai Demokrat ini akan maju dari Daerah Pemilihan Sumut VII ( Madina, Tapsel, P.Sidimpuan, Palas dan Paluta). “Hidup ini penuh dengan pilihan. Apapun pilihanmu, pastikan bahwa itu yang terbaik. […]

  • BEM STAIM dan PT.SMGP Kerjasama Bagi Pemahaman Tentang Geothermal

    BEM STAIM dan PT.SMGP Kerjasama Bagi Pemahaman Tentang Geothermal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Fungsi gunung serta energi panas bumi banyak diungkapkan di dalam Al-Qur’an. Dan Allah SWT menyuruh manusia untuk menganalisa dengan ilmu pengetahuan agar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik bagi kebutuhan umat manusia di muka bumi. Itu terungkap dalam Seminar Nasional Komitmen PT. Sorik Merapi Geothermal Power Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di […]

  • Danrem 023/KS Sebut Idealnya Satu Kecamatan Satu Koramil

    Danrem 023/KS Sebut Idealnya Satu Kecamatan Satu Koramil

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MALINTANG ( Mandailing Online) – satu Koramil masih banyak menanungi 2 hingga 3 Kecamatan. Idealnya satu Kecamatan satu Koramil, minimal 2 Kecamatan 1 Koramil. Hal ini dikatakan Danrem 023 Kawal Samudra Kolenel. Inf Lukman Hakim saat Peresmian Pos Rayon Militer Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Kamis (6/7/2023). Untuk itu, ia berharap sinergitas TNI dan […]

  • Penetapan Bupati Madina Terpilih Tunggu MK

    Penetapan Bupati Madina Terpilih Tunggu MK

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina) telah menyerahkan salinan SK penetapan perolehan suara pasangan calon pada Pilkada Madina 2024 kepada KPU Provinsi Sumatera Utara pada 6 Desember 2024. Lantas, kapan penetapan pasangan calon (Paslon) terpilih pada Pilkada Madina 2024? Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu pada KPU Madina Muhammad Yasir […]

  • Ibu-ibu Tantang Bupati

    Ibu-ibu Tantang Bupati

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak. Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung […]

  • SBY belum terbitkan Keppres kasus penculikan

    SBY belum terbitkan Keppres kasus penculikan

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua bidang Internal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Yosep Adi Prasetyo mengatakan, penyelesaian kasus penculikan atau penghilangan paksa para aktivis pada 1998 tinggal menunggu Keputusan Presiden tentang pembentukan Pengadilan HAM Ad Hoc. “Presiden belum mengeluarkan Keppres,” katanya, hari ini. Namun, dia menyatakan, presiden tidak membahas secara khusus tentang penuntasan kasus […]

expand_less