Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Bupati : Mari Tanam Serentak
TAPSEL-Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengajak seluruh petani sawah untuk kembali menerapkan pola tanam serentak. Dengan sistem ini dapat meningkatkan hasil panen dan menghindarkan tanaman padi dari serangan hama.

“Musuh utama petani di Batang Angkola ini adalah hama tikus. Minimal sekali dua minggu masyarakat bergotong-royong memburu tikus. Tapi yakinlah, dengan pola tanam serentak ini, nantinya hama tikus maupun wereng akan lebih mudah dibasmi,” ujar Bupati saat panen raya di areal persawahan masyarakat Desa Tatengger Simaninggir, Kecamatan Batang Angkola, Senin (26/9 siang kemarin.
Bupati mengaku bangga atas panen raya petani tersebut, karena sawah milik Marapili Simatupang yang dijadikan percontohan khusus oleh salah satu perusahaan obat-obatan tanaman padi bisa menghasilkan 7,5 ton Gabah Kering Padi (GKP) dari areal seluas 1 hektar.
“Ini pencapaian tertinggi di Tapsel, karena sebelumnya sekitar 6,5 ton. Saya harap program ini diterapkan ke seluruh sawah milik petani kita. Petani dan PPL tidak perlu lagi studi banding ke luar daerah, cukup ke Batang Angkola,” ujar Bupati.
Bupati pada kesempatan tersebut menjelaskan, visi pencalonannya bersama Wakil Bupati, H Aldinz Rapolo Siregar pada pemilukada lalu salah satunya adalah ‘Menjadikan petani Tapsel menjadi tuan di tanah sendiri,’. Jadi, kepemimpinan Tapsel sekarang sangat memprioritaskan pertanian.
Sementara Camat Batang Angkola, Ali Akbar Hutasuhut melaporkan, di kecamatan itu terdapat 2.689 hektar sawah. Di mana, pada musim panen ini mampu menghasilkan 140.372.000 kg atau 140,373 ton gabah kering padi dan jika diolah menjadi beras mencapai 76,818 ton beras.
Adapun jumlah penduduk Kecamatan Batang Angkola sesuai pendataan tahun 2011, sebanyak 40.317 jiwa, sedangkan kebutuhan beras bagi seluruh penduduk di tiap musim panen sebanyak 6.672.463 kg (6,673 ton).
“Musim panen ini, Kecamatan Batang Angkola mengalami surplus beras 70,146 ton atau sekitar 91,31 persen dari hasil panen. Cara menghitungnya, hasil panen 76,818 ton beras dikurang kebutuhan masyarakat 6,673 ton,” sebut Camat.
Kepada Bupati, Camat menyampaikan, daerahnya merupakan salah satu lumbung beras di Tapsel dan bahkan di Sumut, sehingga masyarakat sangat mengharap pemenuhan kebutuhan pertanian, baik fisik maupun non fisik dari pemerintah.
Menjawab harapan petani tersebut, Bupati menyampaikan bahwa titik-titik sentral pertanian tetap menjadi sasaran utama pembangunan daerah, seperti irigasi bagi pemenuhuan kebutuhan air sawah, Jalan Usaha Tani (JUT), bimbingan PPL bagi pola bercocok tanam yang baik dan benar, serta upaya-upaya yang bisa menghindarkan petani dari cengkraman tengkulak.
Turut hadir dan melakukan panen perdana yaitu Ketua TP PKK, Hj Syaufia Llina Syahrul M Pasaribu, Plt Sekdakab, Aswin Efendi Siregar, mewakili Ketua DPRD Tapsel yaitu Asgul Idihan Dalimunthe, Kabag Humas, Ahmad Fauzi Ritonga, pimpinan SKPD, muspida Plus, tokoh masyarakat, kelompok tani dan lainnya. (neo/mer)

Sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuan Nalomok Doakan Gus AMI Terpilih Jadi Presiden

    Tuan Nalomok Doakan Gus AMI Terpilih Jadi Presiden

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPR RI Marwan Dasopang berkunjung ke Majelis Ta’lim Baitul Bukhori di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (11/3/2022). Politisi PKB itu disambut Syekh H. Muhammad Yusuf Amirul Nasution atau lebih dikenal dengan panggilan Tuan Nalomok. Dalam silaturahim itu, Marwan Dasopang yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VIII […]

  • Penyidik Kejati Sumut Pegang Satu Nama Calon Tersangka Korupsi

    Penyidik Kejati Sumut Pegang Satu Nama Calon Tersangka Korupsi

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, akhirnya memegang satu calon nama tersangka baru, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada Dinas PU Deliserdang. Meski membenarkan, sayang pihak Kejatisu belum mau buka mulut perihal nama atau inisial calon tersangka tersebut. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Marcos Simaremare, didampingi tim penyidik […]

  • Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Omnibus Law diharapkan membawa perubahan bagi dunia usaha secara nasional, khususnya di Sumatera Utara. Harapan itu diutarakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara, di Jakarta di sela Kick of Meeting Satuan Tugas Bersama Pemerintah dan Kadin Untuk Konsultasi Publik Omnibus Law, Jum’at (6/12/2019). Di Kick […]

  • KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal sudah merampungkan proses pemindaian Formulir C1 (sertifikasi hasil pemungutan suara di tingkat TPS) Pilkada Madina, sore tadi, Jum,at (11/12). Perampungan itu mencapai 100 persen di seluruh TPS di Mandailing Natal (Madina) yang berjumlah total 908 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan. Operator Situng KPU Madina, Beny Aswin […]

  • Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih berjenis jalan tanah dan sempit hanya mampu dilewati kenderaan roda dan berbahaya jika tak hati-hati melewatinya. Desa ini sudah terlalu lama dalam penantian panjang mengharapkan infrastruktur yang memadai layaknya sebuah desa yang berada di wilayah negara […]

  • Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

    Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhbib Abdul Wahab Ramadhan merupakan sebuah sistem pendidikan Rabbani yang sangat efektif bagi pembentukan kesadaran diri dan karakter mulia. Pendidikan Ramadhan bersifat holistic integrative dan komprehensif, meliputi: pendidikan spiritual, sosial, intelektual, akhlak (moral), fisik, kesehatan, ekonomi, politik, dan budaya. Tujuan pendidikan Ramadhan adalah mengatualisasikan takwa pada diri mukmin yang berpuasa dalam kehidupan sehari-hari. Ibarat […]

expand_less