Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Isu yang menyebutkan PT Sorikmas Mining (SMM) telah mengambil emas di kawasan perbukitan Tor Sihayo, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat masyarakat menjadi tidak sabar. Hal inilah yang mereka duga sebagai pemicu terjadinya tragedi 29 Mei, bentrokan warga dengan petugas yang berujung terbakarnya base camp perusahaan tambang emas itu.
Demikian disampaikan General Manager PT SMM Paul Will, didampingi Kepala Teknik Tambang Zainur dan geologis Irwanto, di hadapan anggota Pansus Sorikmas Mining DPRD Madina, Senin (30/6).

“Bagaimana kita mengambil emas, sedangkan kita masih tahap eksplorasi. Tidak mungkin ada hasil seperti yang diisukan tersebut,” ujarnya.

Zainnul menambahan, sejak ditekennya kontrak karya, kehadiran Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) menjadi pukulan berat bagi Sorikmas dan terjadi beberapa kali penciutan lahan. Pertama izinnya 201.000 Ha, kini menjadi 66.000 Ha.

“Awalnya pekerjaan terlihat kecil dan hubungan dengan masyarakat masih terjalin bagus. Tetapi dalam satu tahun terakhir memuncak, ditambah dengan isu bahwa sudah ada pengambilan emas berton–ton. Kita melihat sebenarnya masyarakat tidak sabar menunggu,” ujarnya.

Irwanto menjelaskan, selama tahapan eksplorasi baru 516 lubang pemboran untuk bahan penelitian dengan kedalaman 50 meter hingga 300 meter. Tak lama lagi masuk studi kelayakan, sedangkan kandungan emas terindikasi untuk Sihayo berkisar 36 ton.

“Eksplorasi Sihayo sudah masuk tahap terakhir, namun akibat izin pinjam-pakai lahan dari Menhut belum keluar menjadi terkendala. Namun kita terus berupaya untuk perpanjang izin pinjam-pakai hutan tersebut,” jelasnya.

Paul melanjutkan, PT SMM menderita kerugian cukup besar akibat terbakarnya base camp perusahaan di perbukitan Tor Sihayo itu. Menurutnya, ada dalang di balik peristiwa itu.

“Ada dugaan pihak ketiga yang menutupi ratusan masyarakat untuk tidak bicara dalam kejadian tersebut. Inilah yang membingungkan kita,” jelas Paul.

Sejumlah data yang diminta Pansus belum diperoleh, karena Presiden Direktur PT SMM tidak hadir. Pansus rencananya akan melakukan sharing dengan petinggi Sorikmas di Jakarta. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

    Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Setelah sepuluh tahun menghilang, Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melakukan penanam ribuan batang Jeruk Keprok Maga di atas 50 hektare lahan di Desa Huta Tinggi dan Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Merapi. Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra baru-baru ini mengatakan, Jeruk Keprok Maga yang harum wanginya dan manis rasanya, menghilang akibat diserang […]

  • Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak selamanya Pulau Sumatra bernama Sumatra. Nama ‘Sumatra’ sejatinya tidak diketahui oleh penduduk di pulau itu. Berbagai nama dibubuhkan untuk pulau terbesar keenam di dunia ini oleh para penjelajah asing. Nama yang dikenal justru adalah Pulau Perca (atau Pritcho dalam dialek Melayu selatan) dan Indalas berdasarkan karya sastra Melayu yang merujuk pada pulau-pulau sekitar semenanjung […]

  • Aksi Inap CPNS di Kantor Bupati Madina Berakhir

    Aksi Inap CPNS di Kantor Bupati Madina Berakhir

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan CPNS dan Bupati Akan Bertemu Pejabat Kementerian PAN PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Senin (2/6/2014), berakhir Senin (9/6/2014). Aksi ini berakhir setelah ada kesepakatan antara pengunjukrasa dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bahwa perwakilan pengunjukrasa bersama bupati akan berangkat ke Jakarta bertemu langsung dengan pihak Kementerian PAN dan Badan […]

  • Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): Pelaku tambang emas ilegal kembali mengoperasikan alat berat jenis excavator  di wilayah hukum Polsek Kota Nopan tepatnya di antara desa jambur tarutung dan aek kapesong, di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dalam video pendek yang dikirimkan warga pada Minggu sore 16/3/2025 terlihat alat berat milik pelaku […]

  • Lahan Pertanian Terendam, Butuh Bantuan Pemerintah

    Lahan Pertanian Terendam, Butuh Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam sepekan terakhir ratusan hektar persawahan di Kecamatan Siabu direndam banjir akibat luapan Sungai Batang Angkola. Kondisi itu sangat memukul petani, karena usia tanaman padi sudah menjelang panen. Sejauh ini belum diketahui total luas persawahan yang terrendam, namun sejumlah petani menaksir : mencapai 200 hektar. “Kita hanya pasrah, habis mau biang […]

  • Penggeledahan Rumah Pelaku Bom di Palembang

    Penggeledahan Rumah Pelaku Bom di Palembang

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siang ini sekitar pukul 12 an siang saya mendapatkan kabar mengejutkan dari Si Bengal Liar (Cheptie), Kompasianer dari Palembang yang mendadak hari ini tidak bisa beraktivitas keluar rumah baik untuk Kuliah atau belajar menyetir mobil hadiah oprangtuanya. Saya fikir hanya masalah kemalasan biasa ala mahasiswa yang lagi kebanyakan tugas atau di desak Tugas Akhir. Tapi […]

expand_less