Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Penembak Solatiyah Tidak Diberi Sanksi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
  • print Cetak


Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, Rabu (1/6), menegaskan, bila hasil pemeriksaan sesuai prosedur maka tidak ada pemberian sanksi bagi personel Polri yang menembak Solatiyah saat pembakaran camp Sorikmas Mining beberapa waktu lalu.
(Foto smg)
Direktur LBH Medan Nuryono SH memberi keterangan pers kepada sejumlah wartawan usai pengepungan yang dilakukan petugas Sat Reskrim Polda Sumut, Rabu (1/6).
“Bila terbukti mereka melakukan sesuai dengan prosedur untuk mengantisipasi unjuk rasa agar tidak ada anarkis. Tidak akan kita beri sanksi,” cetus Heru.
Heru menambahkan, sejauh ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap korban dan personel Polri yang melakukan penembakan. “Peluru yang digunakan juga peluru karet. Itu kan dipakai untuk menghalau tindakan anarkis dari para pengunujuk rasa, ” beber Heru.
Sementara itu, penyelidikan polisi terhadap aksi kerusuhan warga di camp PT Soring Mas Mining Madina sudah mengidentifikasi siapa provokator di balik kerusuhan hingga mengakibatkan tertembaknya seorang warga.
“Untuk provokatornya sudah teridentifikasi. Sekarang sedang kita cari,” ujar Kabid Humas Poldasu, AKBP Raden Heru Prakoso, Rabu (1/6).
Dijelaskan Heru, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 orang saksi, di antaranya empat dari masyarakat, dua dari karyawan PT SM dan 10 personel brimob yang melaksanakan pengamanan.
“Propam Poldasu juga melakukan penyelidikan terhadap anggota Polri. Pemeriksaan dilakukan dari dalam hingga keluar juga, ” ucap Heru. (adl/smg)
LBH Medan Dikepung
Petugas Sat Reskrim Poldasu, Rabu (1/6) siang, mengepung LBH Medan. Pengepungan dilakukan untuk menjemput Amdani Lubis yang sedang meminta perlindungan di sana. Amdani Lubis disebut-sebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Poldasu.
Pengakuan Direktur LBH Medan, Nuryono SH, petugas berpakaian sipil dari Sat Reskrim Polda Sumut mengeliling kantor mereka di Jalan Hindu, Rabu (1/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas itu dipimpin langsung oleh Kasubdit Reskrim Polda Sumut, AKBP Rudi Rifani.
Namun, dia tidak mengetahui persis tujuan dari petugas melakukan pengepungan. Mereka mengetahui ada petugas yang mengelilingi kantor mereka karena salah satu petugas mereka kenal.
“Mereka mengelilingi kantor. Kita tidak tahu tujuan mereka. Semua tempat mereka kelilingi dan kalau tidak salah jumlahnya 15 orang,” katanya.
Menurut Nuryono, Poldasu telah melakukan tindakan yang tidak terpuji dan mengintimidasi. “Yang mereka lakukan itu namanya intimidasi. Kita akan ajukan hal ini ke Polda Sumut. Informasinya, mereka hendak menangkap salah satu korban kasus demo di PT Sorik Mas Mining. Jelas-jelas itu korban tetapi oleh mereka justru dijadikan tersangka,” tuturnya.
Hal senada juga diucapkan Koordinator Kontras Sumut M Rizal. Ditegaskan Rizal, warga korban dari penyerangan petugas tetapi oleh petugas dijadikan tersangka. “Kami melihat Kapolda Sumut, tidak beritikad baik dan arogan dengan mengintimidasi seperti ini. Jelas-jelas warga korban tetapi pihak kepolisian menjadikan warga korban penembakkan sebagai tersangka. Alasan mereka bahwa korban, Amdani Lubis, ikut melakukan pengerusakan sementara Amdani Lubis sendiri korban,” tegas Rizal.
Rizal menambahkan, pihaknya akan melaporkan hal itu ke Propam Polda Sumut dan Provost Polda Sumut dan Provost Brimob Polda terkait penembakkan warga Mandailing Natal. “Akan kita laporkan kejadian ini ke Propam Polda Sumut dan Provost Brimob,” akunya.
Sementara itu, saat warga korban penembakkan akan dievakuasi LBH Medan ke sesuatu tempat aman, pihak petugas langsung mendekati pengurus dan anggota LBH Medan dengan tujuan untuk menjemput korban. Di depan LBH Medan terjadi perdebatan yang cukup alot sehingga arus lalu-lintas menjadi macet.
Kasubdit Sat Reskrim Polda Sumut, AKBP Rudi Rifani saat diwawancarai wartawan terkait informasi petugas melakukan pengepungan di LBH Medan mengatakan, tidak benar melakukan pengepungan hanya berkoordinasi dengan LBH Medan.
“Tidak benar. Kita hanya koordinasi. Kawan-kawan bisa lihat, kita tidak ada melakukan pengepungan. Kita hendak masuk, tetapi mereka masih ada rapat dan kita menunggu di luar,” katanya.
Saat ditanyai mengenai penetapan tersangka, Rudi Rifani enggan berkomentar banyak. “Kalau untuk lebih lanjut silahkan tanya ke Kabid Humas Polda saja. Kita tidak ada masalah dengan LBH Medan,” cetusnya.
Sementara itu, Amdani Lubis (43), salah satu korban kasus kerusuhan di camp PT Sorik Mas Mining mengatakan, dia terkejut dijadikan sebagai tersangka. “Saya heran dan terkejut, sementara pada saat aksi itu saya tidak ada di lokasi karena saya berada di tempat keluarga teman saya yang meninggal. Saya kecewa dengan Polda Sumut yang menjadikan saya sebagai tersangka,” ujarnya. (jon/smg)
Humas Polres Madina:Belum Ada Tersangka
Sementara itu, Polres Madina hingga Rabu (1/6) justru belum menetapkan tersangka atas pembakaran camp PT Sorikmas Mining. Sejauh ini, Polres Madina masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari perusahaan yang bekerja di PT SM.
Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe SIK melalui Kasubbag Humas, AKP E Banjarnahor, Rabu (1/6), pihaknya belum menetapkan tersangka pelaku pembakaran camp PT SM yang terjadi Minggu (29/5) lalu.
“Kalau tersangka belum ada karena saat ini Polres masih memeriksa sejumlah saksi dan kalau jumlahnya sekitar 15 orang,” sebut AKP E Banjarnahor kepada METRO.
Namun, perwira dengan pangkat 3 balok di pundaknya ini menambahkan, Polres Madina akan terus mengusut pelaku pembakaran camp PT SM yang telah merugikan perusahaan besar itu. Sebab, tindakan warga tersebut merupakan kriminal. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harun – Ichwan Resmi Diusung Partai Gerindra Pada Pemilukada Madina 2024

    Harun – Ichwan Resmi Diusung Partai Gerindra Pada Pemilukada Madina 2024

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan- Mandailing Online : Partai Gerindra resmi mengusung H. Harun Mustafa Nasution dan H. Muhammad Ichwan Husein sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Sumut. Keputusan itu ditandai dengan diterimanya dokumen ( B. 1- KWK) yang diserahkan oleh Wakil Ketua Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo didampingi Sekretaris H. Sugiat Santoso kepada […]

  • Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di Kota Windsor, Provinsi Ontario, Kanada, para mualaf mendapat naungan istimewa dari Windsor Islamic Association (WIA). Organisasi nonprofit itu memberikan fasilitas kepada mualaf untuk mempelajari Islam lebih dalam dan mendapat keluarga baru. Alhasil, para mualaf kota yang dijuluki The City of Roses itu pun sering kali menggelar pertemuan untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan keimanan mereka. […]

  • Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Perasaan Ajib Shah biasa saja meski sudah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut. Menurut Ajib yang saat ini juga memegang tampuk Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut jabatan baru yang diembannya kini, adalah amanah yang diterima dari partai berlambang beringin itu. “Biasa saja lah. Ini kan amanah yang kita […]

  • “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Falsafah Holong mangalap holong, holong mangalap domu kembali menjadi esensi penting dalam rangkaian reses Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efenfi Nasution, SH di Mandailing Natal dalam sepekan ini. Itu merupakan falsafah Mandailing dalam dimensi pereratan hubungan antar individu dalam pranata sosial. Secara harfiah Holong mangalap holong, holong mangalap domu adalah “sayang […]

  • Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Proses Belajar di SD N 132 Huta Tua Amburadul

    Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Proses Belajar di SD N 132 Huta Tua Amburadul

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR -Mandailing Online: Tahun ajaran baru ini harusnya menjadi hari yang menyenangkan bagi siswa, karena sekolah kembali masuk setelah libur kenaikan kelas. Namun hal ini ternyata tidak berlaku bagi siswa SD 132 Huta Tua di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal. Proses belajar mengajar di sekolah itu amburadul, banyak tenaga pendidik tak masuk mengajar. Penelusuran […]

  • Baitul Arqam Angkatan I Guru Muhammadiyah Sukses Digelar di Batahan

    Baitul Arqam Angkatan I Guru Muhammadiyah Sukses Digelar di Batahan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Kegiatan Baitul Arqam Angkatan I (Satu) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Muhammadiyah resmi digelar di MTs Muhammadiyah 11 Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin, 8/9/2025. Ketua Panitia, Muhammad Sanusi Hasibuan, S.Pd., S.E., M.Ak., dalam sambutannya menegaskan bahwa Baitul Arqam bertujuan menanamkan pemahaman Islam dan nilai-nilai Muhammadiyah, membentuk kader berintegritas, […]

expand_less