Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Penembak Solatiyah Tidak Diberi Sanksi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
  • print Cetak


Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, Rabu (1/6), menegaskan, bila hasil pemeriksaan sesuai prosedur maka tidak ada pemberian sanksi bagi personel Polri yang menembak Solatiyah saat pembakaran camp Sorikmas Mining beberapa waktu lalu.
(Foto smg)
Direktur LBH Medan Nuryono SH memberi keterangan pers kepada sejumlah wartawan usai pengepungan yang dilakukan petugas Sat Reskrim Polda Sumut, Rabu (1/6).
“Bila terbukti mereka melakukan sesuai dengan prosedur untuk mengantisipasi unjuk rasa agar tidak ada anarkis. Tidak akan kita beri sanksi,” cetus Heru.
Heru menambahkan, sejauh ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap korban dan personel Polri yang melakukan penembakan. “Peluru yang digunakan juga peluru karet. Itu kan dipakai untuk menghalau tindakan anarkis dari para pengunujuk rasa, ” beber Heru.
Sementara itu, penyelidikan polisi terhadap aksi kerusuhan warga di camp PT Soring Mas Mining Madina sudah mengidentifikasi siapa provokator di balik kerusuhan hingga mengakibatkan tertembaknya seorang warga.
“Untuk provokatornya sudah teridentifikasi. Sekarang sedang kita cari,” ujar Kabid Humas Poldasu, AKBP Raden Heru Prakoso, Rabu (1/6).
Dijelaskan Heru, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 orang saksi, di antaranya empat dari masyarakat, dua dari karyawan PT SM dan 10 personel brimob yang melaksanakan pengamanan.
“Propam Poldasu juga melakukan penyelidikan terhadap anggota Polri. Pemeriksaan dilakukan dari dalam hingga keluar juga, ” ucap Heru. (adl/smg)
LBH Medan Dikepung
Petugas Sat Reskrim Poldasu, Rabu (1/6) siang, mengepung LBH Medan. Pengepungan dilakukan untuk menjemput Amdani Lubis yang sedang meminta perlindungan di sana. Amdani Lubis disebut-sebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Poldasu.
Pengakuan Direktur LBH Medan, Nuryono SH, petugas berpakaian sipil dari Sat Reskrim Polda Sumut mengeliling kantor mereka di Jalan Hindu, Rabu (1/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas itu dipimpin langsung oleh Kasubdit Reskrim Polda Sumut, AKBP Rudi Rifani.
Namun, dia tidak mengetahui persis tujuan dari petugas melakukan pengepungan. Mereka mengetahui ada petugas yang mengelilingi kantor mereka karena salah satu petugas mereka kenal.
“Mereka mengelilingi kantor. Kita tidak tahu tujuan mereka. Semua tempat mereka kelilingi dan kalau tidak salah jumlahnya 15 orang,” katanya.
Menurut Nuryono, Poldasu telah melakukan tindakan yang tidak terpuji dan mengintimidasi. “Yang mereka lakukan itu namanya intimidasi. Kita akan ajukan hal ini ke Polda Sumut. Informasinya, mereka hendak menangkap salah satu korban kasus demo di PT Sorik Mas Mining. Jelas-jelas itu korban tetapi oleh mereka justru dijadikan tersangka,” tuturnya.
Hal senada juga diucapkan Koordinator Kontras Sumut M Rizal. Ditegaskan Rizal, warga korban dari penyerangan petugas tetapi oleh petugas dijadikan tersangka. “Kami melihat Kapolda Sumut, tidak beritikad baik dan arogan dengan mengintimidasi seperti ini. Jelas-jelas warga korban tetapi pihak kepolisian menjadikan warga korban penembakkan sebagai tersangka. Alasan mereka bahwa korban, Amdani Lubis, ikut melakukan pengerusakan sementara Amdani Lubis sendiri korban,” tegas Rizal.
Rizal menambahkan, pihaknya akan melaporkan hal itu ke Propam Polda Sumut dan Provost Polda Sumut dan Provost Brimob Polda terkait penembakkan warga Mandailing Natal. “Akan kita laporkan kejadian ini ke Propam Polda Sumut dan Provost Brimob,” akunya.
Sementara itu, saat warga korban penembakkan akan dievakuasi LBH Medan ke sesuatu tempat aman, pihak petugas langsung mendekati pengurus dan anggota LBH Medan dengan tujuan untuk menjemput korban. Di depan LBH Medan terjadi perdebatan yang cukup alot sehingga arus lalu-lintas menjadi macet.
Kasubdit Sat Reskrim Polda Sumut, AKBP Rudi Rifani saat diwawancarai wartawan terkait informasi petugas melakukan pengepungan di LBH Medan mengatakan, tidak benar melakukan pengepungan hanya berkoordinasi dengan LBH Medan.
“Tidak benar. Kita hanya koordinasi. Kawan-kawan bisa lihat, kita tidak ada melakukan pengepungan. Kita hendak masuk, tetapi mereka masih ada rapat dan kita menunggu di luar,” katanya.
Saat ditanyai mengenai penetapan tersangka, Rudi Rifani enggan berkomentar banyak. “Kalau untuk lebih lanjut silahkan tanya ke Kabid Humas Polda saja. Kita tidak ada masalah dengan LBH Medan,” cetusnya.
Sementara itu, Amdani Lubis (43), salah satu korban kasus kerusuhan di camp PT Sorik Mas Mining mengatakan, dia terkejut dijadikan sebagai tersangka. “Saya heran dan terkejut, sementara pada saat aksi itu saya tidak ada di lokasi karena saya berada di tempat keluarga teman saya yang meninggal. Saya kecewa dengan Polda Sumut yang menjadikan saya sebagai tersangka,” ujarnya. (jon/smg)
Humas Polres Madina:Belum Ada Tersangka
Sementara itu, Polres Madina hingga Rabu (1/6) justru belum menetapkan tersangka atas pembakaran camp PT Sorikmas Mining. Sejauh ini, Polres Madina masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari perusahaan yang bekerja di PT SM.
Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe SIK melalui Kasubbag Humas, AKP E Banjarnahor, Rabu (1/6), pihaknya belum menetapkan tersangka pelaku pembakaran camp PT SM yang terjadi Minggu (29/5) lalu.
“Kalau tersangka belum ada karena saat ini Polres masih memeriksa sejumlah saksi dan kalau jumlahnya sekitar 15 orang,” sebut AKP E Banjarnahor kepada METRO.
Namun, perwira dengan pangkat 3 balok di pundaknya ini menambahkan, Polres Madina akan terus mengusut pelaku pembakaran camp PT SM yang telah merugikan perusahaan besar itu. Sebab, tindakan warga tersebut merupakan kriminal. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Harga Karet Murah, Padi Pula Gagal Panen

    Sudah Harga Karet Murah, Padi Pula Gagal Panen

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sudah menjerit akibat harga komoditas karet alam yang murah, kini diperparah bakalan gagal panen padi akibat sawah direndam banjir. Itu nasib yang menimpa penduduk Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Mayoritas hamparan sawah di dua desa itu digasak banjir dalam sepekan terakhir menyebabkan tanaman padi yang telah menguning alias […]

  • Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Arsitektur Mandailing, baik Bagas Godang, Sopo Godang, Gordang Sambilan, dan lain-lain, harus disikapi dari dua dimensi, yakni dimensi adat dan dimensi budaya. Dua-duanya terletak pada tataran yang berbeda, seperti dua sisi mata uang logam. Dari segi dimensi adat, Bagas Gordang Sambilan dan Sopo Godang merupakan bagian dari istana tradisional raja-raja […]

  • SMP Negeri  5 Panyabungan Satu-Satunnya SMP Pelakasan UN Berbasis Komputer

    SMP Negeri 5 Panyabungan Satu-Satunnya SMP Pelakasan UN Berbasis Komputer

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – SMP Negeri 5 Panyabungan, Mandailing Natal satu-satunya sekolah yang siap untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2015-2016 di Madina. UN SMP akan digelar pada tanggal 9 hingga 12 Mei 2016. Kepala SMP 5 Panyabungan, Marsaulina Pane S.Pd menjawab wartawan, Senin (4/4) mengungkap bahwa persiapan siswa telah matang untuk […]

  • Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kapolres Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Pemkab Madina yang sudah 10 hari membiarkan pihaknya mengurusi masalah kerusuhan dan pembakaran camp PT. Sorikmas Mining di Naga Juang. Sementara itu, selentingan beredar di Panyabungan bahwa bupati Madina enggan mengikuti arus permainan pihak polisi dan perusahaan karena bupati tidak mau rakyatnya terus berada […]

  • Keluarga Besar Dinas PUPR Madina Ucapkan Selamat Palantikan Sukhairi Atika

    Keluarga Besar Dinas PUPR Madina Ucapkan Selamat Palantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Solat Idul Fitri berjamaah tetap akan dilansungkan di masjid masjid seluruh Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Itu diungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan didampingi Kadis Infkom Madina, Sahnan Pasaribu dan Kabag Humas, Wildan Nasution kepada wartawan di sekretariat perkantoran bupati Madina, Jum’at (22/5/2020). Kebijakan ini mengacu pada kondisi Kabupaten Madina […]

expand_less