Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
  • print Cetak

tinjau sawah banjir 231012SIABU (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) memastikan 15 hingga 20 hektar lahan persawahan di Desa Huraba Kecamatan Siabu gagal panen akibat terrendam banjir.

“Untuk sementara ini kita dapat memperkirakan sekitar 15-20 hektar padi yang gagal panen dimana umur padi masyarakat tersebut sekitar 100-110 hari, sehingga untuk itu masyarakat sudah dipastikan mengalami kerugian,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Taufik Zulhandra saat meninjau areal yang banjir, Selasa (23/10).

Curah hujan yang tinggi dalam 3 pekan terakhir menyebabkan arus sungai dan irigasi naik. Kondisi ini berdampak pada munculnya genangan pada areal persawahan di Desa Huraba dimana saat ini usia padi sudah menjelang panen.

Menurut Taufik, jika tanaman padi sudah terendam selama 5 hari maka padi tersebut sudah bisa dipastikan akan mengalami kerusakan dan akan gagal panen.

Diungkapkannya, banjir pada ratusan hektar areal sawah di Desa Huraba itu akibat saluran sedimen yang dibangun oleh pemerintah pada sekitar 10 tahun yang lalu sudah mengalami penyempitan, sehingga saluran tersebut tidak dapat menampung debit air yang tinggi pada musim penghujan.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi Sumatera Utara agar saluran sedimen yang tersumbat tersebut dapat dikorek kembali, sehingga masyarakat dapat kembali bertani dengan tenang,” sebut Taufik.

Kepala Desa Huraba II, Kasmir Dalimunthe dalam kesempatan tersebut mengatakan sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk dapat melakukan pengerukan pada sedimen yang sudah dibuat sekitar 10 tahun yang lalu.

“Sekitar 10 tahun yang lalu dari pihak pemerintah provinsi Sumatera Utara membuat paret untuk pengeringan sawah masyarakat yang selalu terendam apabila musim penghujan, namun sekarang ini paret sedimen tersebut sudah mulai tertutup dan mengalami pendangkalan,” katanya.

“Uuntuk itu kita sangat mengharapkan agar pemerintah untuk melakukan pengerukan kembali pada sedimen terebut sehingga pada tahun-tahun yang akan datang sawah masyarakat tidak akan terendam lagi,” ujar Kasmir.(mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Listrik Nasional ke 65, PLN Ranting Panyabungan Tingkatkan Pelayanan

    Hari Listrik Nasional ke 65, PLN Ranting Panyabungan Tingkatkan Pelayanan

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Dalam rangka mensukseskan program Hari Listrik Nasional (HLN) ke 65, PLN Ranting Panyabungan meningkatkan pelayanan dengan mengunjungi ke rumah-rumah pelanggan sambungan baru, khususnya warga telah bermohon sambungan baru. Manager PLN Ranting Panyabungan, Pardomuan Nasution melalui K Sitompul serta sejumlah Supervisor lainnya yakni R Sianturi, Rahman Tambunan, Eryan Tresnadi, Emi Robiah Nasution kepada METRO, Kamis […]

  • Warga Dilatih Ambil Contoh Uji Sisa Proses Tambang Martabe

    Warga Dilatih Ambil Contoh Uji Sisa Proses Tambang Martabe

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online)- Pertama kalinya di Indonesia, warga sekitar pertambangan diikutkan dalam pemantauan kualitas air sisa proses tambang. Hal ini dirasakan masyarakat Batangtoru dan Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sebanyak 17 perwakilan warga dilatih mengambil contoh uji sisa proses Tambang Emas Martabe, pada 8-10 Oktober di Medan. Ke-17 perwakilan masyarakat Batangtoru dan Muara Batangtoru […]

  • Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada kunjungan ke kawasan Pantai Barat, Jum’at (10/12/2021), Bupati Mandailing Natal (Madina), Ja’far Sukhairi Nasution, singgah di titik Desa Ampung Siala Kecamatan Batang Natal memantau aktivitas tammbang di pinggiran Sungai Batang Natal. Dia menasihati para penambang agar menghentikan kegiatan perusakan lingkungan itu. Sejauh ini belum terdengar tindakan tegas dari pemerintah daerah terhadap para penambang emas […]

  • Puluhan Tanaman Kelapa Sawit Ditumbang Warga

    Puluhan Tanaman Kelapa Sawit Ditumbang Warga

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Labuhanbatu. Puluhan batang tanaman kelapa sawit milik PT Smart Tbk Padang Halaban berlokasi di Desa Kampung Baru Sidomukti, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) ditebang ratusan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Padang Halaban Sekitarnya (KTPHS), Minggu (5/2). Aksi penebangan pohon kelapa sawit ini merupakan bentuk protes warga terhadap pemerintah yang dinilai tidak mampu […]

  • Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal  M Taufik Zulhendra Ritonga, Asisten Tata Praja Zulkarnaen Siregar, Dandim 0212/TS Letkol Inf Uyat Harahap serta jajaran saat peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi di Desa Sitinjak Kec.Batang Natal Kab.Mandailing Natal (9/2). (hol)

  • Pilkades Tabuyung Janggal, Butuh Hitung Ulang

    Pilkades Tabuyung Janggal, Butuh Hitung Ulang

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sejumlah kejanggalan diduga terjadi pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut. Pencoblosan pilkades itu berlangsung tanggal 19 Desember 2022. Terdiri 6 TPS (Tempat Pemungutan Suara), diikuti 5 calon kepala desa (calon kades) atau kontestan. Sejumlah kejanggalan itu melahirkan gugatan dari dua calon […]

expand_less