Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Dukcapil Deliserdang Sudah Mampu Cetak e-KTP

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
  • print Cetak

Lubukpakam – Terhitung sejak Januari 2015, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deliserdang telah dapat melakukan penyetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Karenanya, bagi warga yang belum merekam e-KTP agar melakukan perekaman di kantor camat masing-masing tanpa dipungut biaya apapun. "Selama ini pencetakan e-KTP di pusat, kita hanya melakukan perekaman.Tapi mulai Januari ini kita sudah dapat menyetaknya," kata Kadis Dukcapil Deliserdang Dra Wastiana Harahap kepada MedanBisnis, Selasa (13/1).

Menurut Wastiana, selama masa transisi pemerintahan, setiap Dukcapil kabupaten/kota di seluruh Indonesia harus menangani semua permasalahan tentang e-KTP. Pertama kabupaten/kota harus tetap merekem e-KTP, sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menghentikan pencetakan sejak Oktober s/d Deseember 2014.

Kedua, seluh e-KTP yang belum terbit menjadi tanggungjawab kabupaten/kota. Ketiga, kesalahan nama, foto dan lainnya menjadi tanggungjawab setip daerah.
"Jadi bola panas itu ada di tangan kabupaten/kota. Apalagi, jumlah e-KTP yang belum tercetak semakin banyak, sementara blanko dari pusat masih terbatas. Kan kalau blanko tidak ada kita nggak bisa mencetak," papar Wastiana.

Dikatakannya, meski Kemendagri telah menghentikan pencetakan e-KTP selama tiga bulan terakhir ini, namun pihaknya terus melakukan perekaman karena belum ada surat secara resmi terkait penyetopan e-KTP tersebut.
"Jadi tidak bisa serta merta pembuatan e-KTP dibatalkan, karena hal itu amanat undang-undang," tuturnya.

Sebab, berdasarkan peraturan perundang-undangan yaitu UU No. 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan Pasal 1 point 14 bahwa Kartu Tanda Penduduk Elektronik, selanjutnya disingkat KTP-elektronik dilengkapi cip yang merupakan identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana.
Karenanya, dia menghimbau kepada masyarakat jika ingin melakukan perekaman e-KTP di Dinas Dukcapil Deliserdang haruslah mengikuti SOP berupa rekomendasi dari desa dan kecamatan.

Kata Wastiana, paling lambat proses pembuatan e-KTP tersebut selama 14 hari, karena setiap orang yang melakukan perekaman harus online terlebih dahulu keseluruh kabupaten/kota di Indonesia. Ini bertujuan agar tidak ada warga yang melakukan perekaman ganda.

"Contonya, kalau sesorang sudah melakukan perekaman di Deliserdang, tak lama kemudian orang tersebut pindah ke daerah lain, lantas melakukan perekaman ulang, otomatis tidak bisa terekam lagi. Itu sebabnya,e-KTP itu tidak bisa selesai dalam satu atau dua hari," ucapnya.

Adapun target pembuatan e-KTP di Deliserdang sebanyak 1.135.000 orang yang sudah terekam 947.977, sementara yang sudah diterbitkan sebanyak 899.868 dan yang belum terbit ada sebanyak 48.301.(medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intoleransi Politik di Kalangan Anak Muda, Benarkah Ada?

    Intoleransi Politik di Kalangan Anak Muda, Benarkah Ada?

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, masih banyak anak muda yang tidak toleran dalam hal politik, dibandingkan intoleransi pada praktik ritual sosial keagamaan. Hal ini menjadi temuan dalam hasil survei suara anak muda tentang isu-isu sosial politik bangsa pada Maret 2021. Ia memaparkan, sebanyak 39 […]

  • Inspektorat Madina Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Mandailing Natal mengaku saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pemecatan sekitar 20 petugas kebersihan kota Panyabungan. Kepala Inspektorat Madina Marwan Siregar menjawab wartawan, Selasa (4/6/2013) menyatakan pihaknya masih bergerak mengumpul bukti-bukti. Dia juga membenarkan bahwa pihak Pemkab Madina sudah menerima surat Inspektorat Sumut atas nama Gubernur Sumut terkait pemecatan […]

  • 100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Sejak resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, pasangan SAHATA  langsung “tancap gas” menjalankan sejumlah program prioritas yang telah dijanjikan saat masa kampanye. Dalam periode 100 hari kerja, mereka mencanangkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal mewujudkan visi pembangunan daerah. Delapan program tersebut antara lain mencakup: […]

  • Semangati Anak-anak yang Vaksin, Wabup Atika Janji Traktir Makan Bakso

    Semangati Anak-anak yang Vaksin, Wabup Atika Janji Traktir Makan Bakso

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyemangati anak-anak yang mengikuti vaksinasi di SDN 088 Panyabungan, Senin (10/1). Untuk mendorong kemauan anak-anak ikut vaksinasi, Wabup Atika berjanji akan mentraktir makan bakso. Kedatangan Wakil Bupati Perempuan Termuda di Indonesia ini pun mendapat sambutan hangat dari anak-anak. Atika melalui laman Facebook-nya […]

  • Potensi Konflik Horizontal Pilkada?  Karya Demokrasi Barat Yang Nyata

    Potensi Konflik Horizontal Pilkada? Karya Demokrasi Barat Yang Nyata

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menjelaskan bahwa Kalimantan Utara tergolong daerah rawan konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal tersebut disampaikan oleh AKBP. Budi Rachmat, S.I.k, Kabid Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Utara saat dikonfirmasi oleh awak media bahwa sesuai hasil survey Mabes Polri, tentang indeks […]

  • Seputar Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Panyabungan

    Seputar Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak Cukup Bukti, H Dipulangkan Polres Madina masih terus melakukan pendalaman kasus pembunuhan ibu dan anak, Hj Sakinah Rangkuti (82), dan Halimahannum (54), di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan dengan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga telah memulangkan seorang yang dicurigai sebagai tersangka pelaku, karena tidak memiliki bukti yang kuat. Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Hirbak […]

expand_less