Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Situs Islam di Barus dihantam banjir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Des 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut.

“Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuul Tengah (Tapteng), Bonaparte Manurung ketika dihubungi dari Medan, kemarin.

Kota Barus terletak di pinggir Pantai Barat Pulau Sumatera. Barus pernah menjadi pusat peradaban pada abad 1-17 M sehingga menjadi salah satu tujuan wisata serta bagi para peneliti arkeologi Islam, baik dari dalam dan luar negeri.
Di Kecamatan Barus terdapat 44 makam aulia (ulama) yang sangat berjasa dalam membangun dan mengembangkan Islam di kawasan itu.

Bonaparte mengatakan, makam aulia mengalami kerusakan cukup parah, saat terjadinya banjir di Kecamatan Barus, Minggu (11/11).

Makam tersebut hampir hanyut diterjang arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang terjadi di daerah tersebut.

Bahkan, menurut dia, bangunan makam bersejarah pendiri Agama Islam tersebut, tidak kokoh lagi akibat terus dihantam banjir.

Apalagi, jelasnya, bangunan makam aulia itu sudah berusia cukup tua dan mencapai ratusan tahun.

“Jadi, jika makam tersebut terus dilanda banjir dan terjadinya abrasi, dikhawatirkan akan hancur. Bukti peninggalan bersejarah di Barus akan hilang,” ucap dia.

Dia mengatakan, bangunan bersejarah tersebut, harus tetap dipertahankan dan dijaga kelestariannya, sehingga tidak hilang akibat dihantam bajir.

“Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang juga prihatin melihat kondisi makam aulia, ketika meninjau tempat bersejarah itu di Desa Kinali,” kata Bonaparte.

Landa empat kecamatan

Sementara itu, banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Minggu (11/11) melanda empat kecamatan, yakni yakni Kecamatan Barus, Kecamatan Tapian Nauli, Kecamatan Pandan dan Kecamatan Lumut.

Di Kecamatan Tapian Nauli, dua desa terjadi longsor, yakni Dusun Sibura-bura Desa Tapian Nauli I menghancurkan satu rumah warga milik Barani Zanolo Hulu (30) dan menewaskan putranya Noverianto Hulu (3).

Selain itu, tanah longsor tersebut menutupi badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Sitahuis, Kilometer 35, Kabupaten Tapteng.

Kemudian, tanah longsor di Jalan Pakat-Barus yang menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 25 meter, sehingga mengganggu arus lalu lintas di daerah tersebut.

Selanjutnya, longsor yang terjadi di Kecamatan Pandan, yakni terjadi abrasi atau pengikisan pinggiran Sungai Pandan dan hanya berjarak dua meter dari rumah penduduk.

Bahkan, abrasi tersebut bisa menimbulkan jebolnya Sungai Pandan dan dapat mengancam keselamatan penduduk di Desa Aek Tolang dan Kelurahan Pandan.

Banjir di Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut mengakibatkan terputusnya satu buah jembatan yang terbuat dari kayu yang selama ini dijadikan sebagai tempat penyeberangan bagi penduduk setempat.

Selain itu, banjir tersebut juga merendam 150 rumah warga di Desa Lumut Maju, dan 120 kepala keluarga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman, untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini.

Kabupaten Tapanuli Tengah secara administratif terdiri dari 15 kecamatan dengan 145 Desa dan 15 kelurahan.
Luas wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah adalah 2.194,98 kilometer persegi (KM2) atau 219.498 hektare, dengan jumlah penduduk 290.545 jiwa.(antara)
Comments

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan BG ngambang, negara tersandera

    Pelantikan BG ngambang, negara tersandera

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo didesak segera memutuskan dilantik atau tidaknya Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan menjadi Kapolri. Keputusan Jokowi dinilai penting untuk memberikan kepastian bagi banyak pihak. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Martin Hutabarat menilai ketidakpastian ini menyandera banyak pihak. "Kami di Komisi III DPR betul-betul tersandera. Saya kira bangsa kita […]

  • Paslon 1 Harun-Ichwan Dapat Dukungan Keluarga Indra Porkas di Pilkada Madina

    Paslon 1 Harun-Ichwan Dapat Dukungan Keluarga Indra Porkas di Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Ulupungkut ( Mandailing Online ): Setelah raja Panyabungan Julu dan Pidoli Lomban. Kali ini barisan keluarga besar bagas godang Habincaran di Kecamatan Ulupungkut, Madina menentukan sikap mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasutuion. Sikap keluarga besar bagas godang Habincaran ini disampaikan kepada Cawabup Ichwan […]

  • 785 Guru Pontren & 1.308 Guru MDA Terima Insentif

    785 Guru Pontren & 1.308 Guru MDA Terima Insentif

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO) – Bersyukur bagi para guru-guru pondok pesantren dan Madrasah Diniyah Awaliah (MDA). Sebab Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyerahkan dana insentif atau bantuan bagi guru Pontren sebanyak 785 orang dan guru MDA sebanyak 1.308 orang. Besaran dana yang mereka terima Rp100 ribu per bulan. Bupati Madina HM Hidayat Batubara melalui Kepala Bagian Kesra M […]

  • Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

    Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      SIBANGGOR (Mandailing Online) – Warga Desa Sibanggor Jae umumnya menyalahkan pihak PT.SMGP terkait tewasnya dua remaja di kolam milik perusahaan itu. Itu diungkapkan warga serta kerabat keluarga korban kepada sejumlah wartawan yang melayat ke kediaman keluarga korban, Minggu (30/9/2018). Kedua korban dimakamkan di desa itu sekitar pukul 10.00 WIB di komplek perkuburan desa. Masing-masing […]

  • Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

    Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPUT – Uji coba sumur bor panas bumi Sol Sarulla Operations Ltd di Sil I Desa Silangkitang, Kecamatan Pahaejae, Taput berujung ledakan, Rabu (11/12) sekira pukul 10.00 WIB. Puluhan warga sekitar panik mendengar dentuman keras dan kepulan asap tebal, beberapa di antaranya sempat pingsan karena ketakutan. Informasi dihimpun dari lokasi, setelah ledakan yang mengguncang kawasan sekitar, […]

  • Menhan : Indonesia Akan Miliki 500 Roket R-Han

    Menhan : Indonesia Akan Miliki 500 Roket R-Han

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Waykanan, Lampung, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro mengatakan dalam jangka waktu selama empat tahun ke depan Indonesia akan memiliki 500 roket R-Han 122 sebagai pertahanan negara. “Insya Allah nanti pada tahun 2014 paling sedikit ada 500 roket R-Han 122 yang akan masuk dalam jajaran pertahanan kita karena ini merupakan hasil karya anak negeri selama […]

expand_less