Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


Di Tebing Tinggi, 15 Formasi Masih Kosong

LANGKAT-Jumlah pelamar CPNS tahun 2010 baru mencapai 5.210, menurun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 12.089 orang. Beredar isu, hal ini dikarenakan pelamar banyak yang kurang percaya dengan panitia seleksi CPNS Pemkab Langkat. Kabarnya, kuota CPBS tahun ini sudah diisi anak-anak pejabat dan ’orang kaya’ dengan tarif Rp120juta-Rp160 juta per kursi.

Kabar miring tersebut langsung dibantah Kabid Pengembangan dan Diklat BKD Langkat Mawardi Natsir. “Kalau jumlah pelamar menurun, memang iya. Tapi kalau terkait soal kuota penuh, saya rasa tidak, karena di setiap daerah membuka lowongan CPNS, sehingga tidak terfokus pada satu daerah saja,” bantah Natsir saat ditemui di kantornya, kemarin.

Mawardi menegaskan, masing-masing pelamar memiliki peluang yang sama, karena melalui proses seleksi yang sama pula. “Semua pelamar mengikuti proses yang ada dan memiliki peluang yang sama,” tegas dia.
Diakuinya, dari jumlah pelamar yang sudah ada, kans untuk memperebutkan kursi PNS yang tersedia sangat minim. Perberbandingannya 1:200, sehingga mereka memilih menyebar keberbagai daerah termasuk di luar Sumut untuk mencari peluang terbesar.

“Bayangkan, dari 285 kursi yang dibutuhkan, sudah ada 5.210 pelamar yang mengadu nasib untuk menjadi PNS. Berarti kalau dibandingkan, 1:200 untuk perebutan kursi PNS tadi, makanya mereka memilih kans yang lebih besar, bukan berarti kuota CPNS Langkat penuh,” katanya memberi penjelasan.

Sementara di Pemerintahan Provinsi (Pemprov), hingga hari ke-10 pendaftaran CPNS, panitia telah menerbitkan 2.977 kartu ujian. Jumlah ini masih relatif sedikit bila dibandingkan dengan tahun lalu yang jumlahnya mencapai 5 ribuan.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan BKD Pemprovsu, Pandapotan Siregar, menegaskan, hingga kini belum ada pelamar yang mendaftar untuk jurusan dokter spesialis internis, kejiwaan, sastra Cina, strata-2 arkeolog, diploma tiga bahasa Mandarin.

Di Deli Serdangm 105 bekas pelamar CPNS yang dikirim melalui PT Pos Indonesia ke Pemkab Deli Serdang dinyatakan bermasalah. “Untuk berkas BTL (Berkas Tidak Lengkap), panitai akan memberitahukan melalui via ponsel untuk dilengkapi. Tetapi untuk kategori TMS (Tidak Memenuhi Persyaratan), panitia akan memgirim ulang berkas lamaranya sebari pemberitahuan berkas ditolak karena tidak Tidak Memenuhi Persyaratan,” tegas Kasubid Pengadaan Pengawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Deli Serdang, Syahrul, Senin (29/11).

Hingga saat ini, jumlah lamaran CPNS yang memasukan ke BKD Deli Serdang sebanyak 3.991 berkas dan dinyatakan bermasalah 105 berkas untuk TMS sebanyak 60 berkas, sementara itu untuk BLT sekitar 45 berkas.

Panitia penerimaan CPNS Sergai juga mulai mengirimkan nomor ujian peserta yang lolos seleksi berkas. “Berkas pelamar yang lengkap kita kirim nomor ujiannya, sedangkan yang tidak lengkap juga kita kembalikan ke alamat masing masing,” terang Kepala BKD Pemkab Sergai, Ahmad Zaki MAP

Sampai saat ini, Panitia telah menerima berkas pelamar untuk tenaga guru sebanyak 1.368 orang, tenaga kesehatan 1.155 orang serta tenaga teknis sebanyak 2.271 orang. “Sebanyak seribu lebih pelamar telah dikirm nomor ujiannnya, dan juga berkas pelamar yang tidak lengkap dikembalikan kepada ke alamat pemilik. Mungkin berkas terus bertambah sampai batas akhir pendaftaran nanti,” bilangnya.

15 Formasi Kosong

Pelamaran penerimaan CPNS 2010 di Kota Tebing Tinggi di Gedung TC Sosial Jalan Rumah sakit Umum Kota Tebing Tinggi mulai mengalami peningkatan. Hingga Senin (29/11), jumlah peserta sah yang telah menerima nomor ujian berjumlah 968 peserta.

“Hari Senin ini mulai ramai pelamar dan kebanyakan dari pelamar berasal dari Kota Medan, Binjai, Siantar, Simalungun dan Deli Serdang,’’ cetus Kepala BKD kota Tebing Tinggi, Drs Amas Muda.
Pelamar untuk formasi tenaga kesehatan sampai saat ini berjumlah 321 orang, tenaga guru 184 orang dan tenaga teknis berjumlah 463 pelamar.

Sampai saat ini masih ada 15 formasi yang belum ada pelamarnya. Seperti tenaga Guru SDLB Diploma–II PGSLB (2 orang), Guru SDLB S-1/ D-IV PGSLB (2 orang) dan guru bimbingan penyuluhan/bimbingan konseling S-1 pendidikan BP/BK atau S-1 BP/BK dan akta IV (2 orang) juga masih kosong. Formasi tenaga kesehatan formasi dokter spesialis radiologi (2 orang), dokter spesialis patologi (2 orang) dan S-1 dokter gigi (2 orang) juga masih kosong.
Selain itu, formasi pengawas tata pertamanan dari D-III pertamanan (2 orang), perancangan peraturan perundang undangan S-2 Hukum latar belakang S-1 hukum pidana (1 orang) belum ada pelamar. (ndi/ril/btr/mag-15/mag-3/ari)
Sumber :Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir-akhir ini istilah khilafah menjadi topik perbincangan masyarakat. Ada anggapan bahwa istilah khilafah itu tidak ada dalam al-Quran. Karena itu Khilafah tidak perlu disuarakan. Bahkan seolah ingin ditanamkan kepada umat bahwa Khilafah itu bukan ajaran Islam sehingga umat tidak perlu menyibukkan diri dengan urusan Khilafah. Memang benar, kata khilafah dalam makna sistem pemerintahan Islam—sebagaimana […]

  • Bupati Evaluasi SPBE Pemkab Madina

    Bupati Evaluasi SPBE Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Aula Kantor Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (11/7). Rakor SPBE diikuti langsung Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Sekda Madina Gozali Pulungan, Asisten I Alamulhaq, Asisten II Erman Gafar, Asisten III […]

  • Bupati Batubara Diadukan ke Mabes Polri

    Bupati Batubara Diadukan ke Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KISARAN- Persoalan dugaan manipulasi hasil seleksi CPNS Batubara tahun 2010 memasuki babak baru. Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen, secara resmi diadukan ke Mabes Polri, karena diduga mendalangi manipulasi data, dalam proses seleksi CPNS di daerah tersebut. Janto Dearmando Saragih, dari Gerakan Penyelamat Harta Negara (Gerphan) yang mengadukan OK Arya ke Mabes Polri, dalam laporan polisi […]

  • Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Demokrat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta dilakukan pencoblosan ulang di Kecamatan Muara Batang Gadis karena diduga terjadi kejanggalan dan kecurangan oleh penyelenggara pemilu. Surat yang ditujukan kepada KPU dan Panwaslu Madina tertanggal 13 April 2014 yang ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Syafaruddin Ansyari dan Sekretaris dan Harminsyah Batubara itu […]

  • Zakaria Rambe : Polisi Dinilai Menutup nutupi Akhir Dari Penertipan Tambang di Perbatasan Tapsel-Madina

    Zakaria Rambe : Polisi Dinilai Menutup nutupi Akhir Dari Penertipan Tambang di Perbatasan Tapsel-Madina

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online )- Zakaria Rambe, pengamat Hukum dan Sosial dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara meminta aparat penegak hukum (APH) khususnya Polisi dan TNI untuk terbuka terkait penertiban Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Mandailing Natal (Madina) beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria karena menilai Polisi dan TNI terkesan menutup-nutupi akhir dari penertiban […]

  • Sambut Ramadhan: MUI Madina Keluarkan 12 Himbauan

    Sambut Ramadhan: MUI Madina Keluarkan 12 Himbauan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Dalam menyambut Ramdhan 1436, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muspida Madina mengeluarkan 12 poin himbauan kepada kaum muslimin. Himbauan ini dikeluarkan untuk kekhusyukan dan kenyamanan umat Islam melaksanakan ibadah puasa. Hal itu dikatakan Ketua MUI Madina Drs. H. Syamsir Batubara didampingi Sekretaris, Ahmad Asrin,S.Ag.MA kepada wartawan Selasa (16/6). Himbauan itu : […]

expand_less