Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Budidaya Jamur di Tapsel Menjanjikan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 28 Des 2015
  • print Cetak
 

Tapsel – Usaha budidaya jamur tiram memang sangat menjanjikan. Dilihat dari finansial usaha ini layak untuk dikembangkan sebagai usaha home industri yang dapat menopang ekonomi keluarga.

Sudarto (37) warga lingkungan II Kelurahan Sigalangan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini misalnya telah memulai atau merintis budidaya jamur tiram di rumahnya sendiri. Awalnya hanya coba-coba ternyata bisa. Mencoba menuangkan ilmu yang dipelajarinya di pulau Jawa di tengah kesibukannya sebagai pedagang lopo kopi ternyata tidak begitu menyita waktunya untuk memulai usaha ini.

Sudah enam bulan memulai usaha ini dan kini Sudarto telah memiliki 300 baglog yang siap panen. Setiap harinya Sudarto memetik 2 kg per hari dari baglog yang sudah mengeluarkan jamur dan layak panen. “Tapi masih ada baglog yang belum mengeluarkan jamur namun ada juga yang terlambat masa penennya, dan sebagian baglog justru sudah ada yang mulai habis masa panennya,” kata Sudarto ketika ditemui di rumahnya di Lingkungan II, Kelurahan Sigalangan, Tapsel, Sabtu (26/12).

Lokasi rumahnya yang strategis berada di pinggir irigasi dan suhunya dingin usaha budidaya jamur ini ternyata memiliki prosfek yang baik. Setelah diketahui orang bahwa Sudarto membudidayakan jamur maka banyak yang datang memesan sehingga produksinya tidak bisa memenuhi permintaan warga. Jamur Tiram ini pun kemudian dibandrol Rp 20.000/kg.

“Permintaan jamur cukup tinggi bang dan harganya tidak menjadi masalah, walapun kita buat Rp 20.000 per kg tidak masalah. Masalahnya barangnya ngak ada,” katanya.

Tingginya permintaan warga membuat Sudarto tergoda untuk menyeriusi usaha budidaya jamur ini. Namun karena untuk membangun kumbung sebagai tempat penangkaran jamur memerlukan biaya, tentu ini menjadi kendala baginya untuk mengembangkan usaha ini, karena pemasukan sehari-harinya yang utama hanya dari berjualan warung kopi.

“Kita baru pulang merantau dari pulau Jawa bang, dan kita mulai membuka warung kopi dan ikut aktif dalam kelompok tani seperti warga lainnya yang hidupnya sebagai petani,” katanya.

Dia juga berharap kepada pemerintah dapat memperhatikan usaha masyarakat seperti ini yang pada akhirnya dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat.
“Kami sudah punya kelompok tani bang, dan rencannya usaha kami ini dapat perhatian pemerintah, apakah itu peningkatan kualitas usaha maupun pemberian modal usaha,” katanya.

Sudarto memiliki istri Yuyun Diansari (29) kini telah dikaruniai dua orang anak. Anak paling besar baru berusia (8) tahun dan masih duduk dibangku kelas 3 SD. Setiap harinya berjualan kopi sambil merawat jamur dan sekali-kali mengurusi irigasi yang mengairi ke sawah-sawah penduduk.

Dia yakin hidup di kampung halaman tidak kalah bila berusaha ditekuni. Apalagi Sudarto memiliki skill ilmu cara membudidaya jamur yang pernah dipelajarinya saat merantau di pulau Jawa. Tentunya usaha budidaya jamur yang diperaktekannya di kampung halaman ini dapat membuka mata warga masyarakat untuk mempelajari budidaya jamur atau setidaknya menjadi inovasi baru dalam menggiatkan ekonomi masyarakat.

Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Himbau Warga Tidak Terhasut Provokasi

    Bupati Himbau Warga Tidak Terhasut Provokasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara menghimbau masyarakat agar tidak mudah terhasut dan terprovokasi untuk menjaga kekondusifan daerah demi kelancaran pembangunan yang sedang berjalan. Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan bahwa pemimpin itu sering dihujat, di demo. Itu terjadi karena tidak semua kelompok di masyarakat memiliki pandangan yang sama terhadap kebijakan pembangunan yang dilaksanakan. […]

  • Festival Gordang Sambilan, MAN 1 Panyabungan Juara 1

    Festival Gordang Sambilan, MAN 1 Panyabungan Juara 1

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – MAN 1 Panyabungan meraih Juara I di Festival Gordang Sambilan. Festival yang berlangsung dari 28 hingga 29 November 2019 di Panyabungan, Mandailing Natal itu diikuti Madrasah Aliah se Sumut. Group Gordang Sambilan MAN 1 Panyabungan yang dikomandoi Maulana Ari Sahputra Lubis, merasa terharu dan gembira ketika menerima trofy tersebut. […]

  • Ruko Pasar Kotanopan Dijadikan Tempat Mesum

    Ruko Pasar Kotanopan Dijadikan Tempat Mesum

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Sumpah serapah, itulah yang keluar dari mulut seorang masyarakat tatkala melihat prilaku anak muda dan sebagian pelajar tingkat SLTA di ruko bagian belakang lantai 2 Pasar Kotanopan saat hari Sabtu lalu. Betapa tidak, perangai beberapa pasangan ini sudah tidak menunjukkan etika di depan umum dan dianggap melanggar nilai-nilai moral dan agama. […]

  • DPRD Madina Akan Usut Nasib Rekomendasi Pansus Palmaris

    DPRD Madina Akan Usut Nasib Rekomendasi Pansus Palmaris

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina akan memanggil seluruh pejabat Pemkab Madina yang terkait dengan PT. Palmaris mempertanyakan mengapa eksekusi pencabutan izin PT. Palmaris tak jalan. Itu dikatakan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Hj. Leli Artati, S.Ag menjawab wartawan di ruang kerjanya, gedung DPRD Madina, Selasa (29/3). Hanya saja, dia belum bisa memastikan kapan DPRD […]

  • Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara H Zulkifli Siregar (ZS) tersandung kasus asusila. Pria 56 tahun itu diadukan ke Mapolresta Siantar Sabtu (5/3) malam dengan sangkaan melakukan pelecehan seksual kepada Ade Trianingsih (19) di Hall Laponta Siantar Hotel, Sabtu (26/2) sekira pukul 02.00WIB. Informasi yang berhasil di peroleh dari berbagai sumber menyebutkan, Zulkifli berada […]

  • Sengketa lahan di Paluta ricuh

    Sengketa lahan di Paluta ricuh

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GUNUNGTUA – Terkait sengketa lahan yang terjadi antara warga dengan PT Wonorejo Perdana di Ujung Gading, Kecamatan Simangambat Kabupaten Padanglawas Utara yang tak kunjung tuntas berujung kemarahan massa. Satu unit alat berat milik perusahaan PT Wonorejo Perdana dibakar massa, setelah buldozer tersebut melakukan perusakan lahan sawit masyarakat sehingga warga mengamuk. Dari peristiwa itu, empat warga […]

expand_less