Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

CPNS Dimonopoli Keluarga Pejabat?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Tarutung, Dari 203 orang CPNS yang diterima di Pemkab Tapanuli Utara Formasi Tahun 2010, yang diumumkan lulus hanya sebanyak 184 orang. Hal itu tertera pada pengumuman bupati yang dipampangkan di Kantor BKD Taput.

Pengumuman Nomor 800/5272/BKD/II/2010 tentang penetapan nomor ujian serta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Daerah Tapanuli Utara TA 2010 tersebut, ditandatangani Bupati Taput Torang Lumbantobing Tanggal 22 Desember 2010.

Pantauan wartawan, Rabu (22/12/2010), di sekitar Kantor BKD Taput, pengumuman ditempel pukul 13.00 WIB. Beberapa jam kemudian, informasi dari para pelamar disebut-sebut bahwa CPNS yang lulus dimonopoli keluarga dan orang dekat pejabat Pemkab Taput.

Misalnya, tiga orang keluraga Wakil Bupati Taput lulus atas nama Maria Silaban Nomor peserta 137110131 jurusan Bahasa Inggris, Ruth Juh Lumbantobing nomor peserta 258150022 jurusan Pranata Laboratorium DIII Analis Kesehatan dan Marlon Lumbantoruan nomor peserta 319180045 jurusan pengawas benih tanaman (agronomi).

“Harapan kami kepada pihak Universitas Indonesia sebagai pengawas dan pemeriksa ujian, agar melihat kembali hasil pengumuman CPNS di Tapanuli Utara, karena diduga ada permainan pejabat atas kelulusan CPNS sebanyak 184 orang. Bahkan diimbau kepada KPK agar meminta hasil ujian dari pihak UI hasil seleksi CPNS dari Taput,” ujar salah seorang pelamar yang tidak lulus.

Sementara Kepala BKD Taput Rudolf Manalu saat dihubungi, mengatakan dari 203 CPNS yang diterima di Taput hanya 184 orang yang diumumkan lulus. “Kita mengumumkan itu karena sebagian jurusan tidak ada yang melamar. Dalam waktu dekat, kita akan melaporkannya ke BKN,” ujarnya.

Saat ditanya, bahwa CPNS yang lulus dimonopoli kelurga para pejabat, dia membantah. Disebutkan, hasil penilaian pihak UI itu benar-benar murni. “Silakan para pelamar mengatakan demikian, yang penting kita murni menjalankan tugas sebagai penitia,” ujarnya. (BS-027)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Dadakan di Madina: Jabatan Bergerak, Arah Penguasa Berubah?

    Mutasi Dadakan di Madina: Jabatan Bergerak, Arah Penguasa Berubah?

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Di Mandailing Natal, mutasi tidak lagi sekadar rotasi jabatan. Ia telah menjelma menjadi pola konsentrasi kendali — dan kini, bola panas itu tidak bisa lagi berhenti di meja eksekutif. Ia sudah mendarat di meja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mandailing Natal. Dan kali ini, DPRD tidak punya ruang untuk bersikap abu-abu. […]

  • Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

    Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina), Todung Mulya Lubis sangat menyayangkan kondisi lingkungan yang hancur khususnya ekosistem air sungai Batang Natal, sehingga masyarakat hilir sungai di Natal menjadi korban. Dalam postingan media sosial (Medsos) Facebook miliknya. Beliau memposting sebuah foto tentang keruhnya air Sungai Batang Natal. Menurut Todung dalam postingan […]

  • Syamsul tak Kunjung Disidang, KPK Didemo

    Syamsul tak Kunjung Disidang, KPK Didemo

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Ternyata ada yang tidak sabar ingin segera melihat Gubernur Sumut Syamsul Arifin duduk di kursi terdakwa di pengadilan tipikor. Kemarin (14/2), sekitar 50-an massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Gemaki), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Massa yang dipimpin Aji ini mendesak agar tim […]

  • Hari Ketujuh Serangan Israel, 172 Tewas, 1.230 Terluka

    Hari Ketujuh Serangan Israel, 172 Tewas, 1.230 Terluka

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Serangan –  Zionis Israel ke Palestina sudah memasuki hari ketujuh, Senin (14/7). Meskipun upaya diplomatik dan kecaman dunia internasional terus berdatangan, namun tak menghentikan kebengisan Yahudi menumpahkan darah para warga sipil di Jalur Gaza, Palestina. Sejauh ini, korban meninggal dunia sudah mencapai 172 dan korban luka mencapai 1.230 orang. Mereka yang menjadi korban adalah warga […]

  • Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) memusnahkan 417 kilogram ganja di Halaman Mapolres Madina, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Jumat (20/01/2012) lalu. Tokoh Masyarakat Panyabungan H Ismail Hakim mengatakan rasa bangganya atas penemuan ladang ganja maupun narkoba dari parra tersangka. Namun ia merasa kecewa karena tidak satu orang pun petani ganja yang bisa ditangkap. (Beritasumut.com/Muhammad […]

  • Mahasiswa Malikulssaleh Kelompok 187 Sosialisasi Prokes di TK

    Mahasiswa Malikulssaleh Kelompok 187 Sosialisasi Prokes di TK

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ACEH TAMIANG (Mandailing Online) – Mahasiswa memiliki peran dalam memberhasilkan kampanye pencegahan sebaran virus corona. Hal ini yang melandasi para mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Kelompok 187 mensosialisasikan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, pekan ini. Sosialisasi dilakukan kepada murid TK AMALIA di Dusun Bukit Suling, Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang,  […]

expand_less