Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Bupati Resmikan Pengoperasian Pembangkit Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


85 PLTS untuk Daerah Terpencil
TAPSEL- ; Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu meresmikan secara simbolis pengoperasian bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Dinas Pertambangan dan Energi Sumut tahun 2010 sebanyak 85 unit, Sabtu (11/12). Bupati berpesan agar warga penerima bantuan 85 PLTS di daerah terpencil tersebut untuk menjaga dan memeliharanya.
“Kita harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Jika dijaga dan dipelihara, masyarakat nantinya bisa menikmati program penerangan daerah tertinggal dalam kurun waktu yang lama, meskipun kapasitas daya listriknya terbatas,” kata Bupati Syahrul dihadapan masyarakat Desa Parausorat Sitabo-Tabo, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), saat peresmian secara simbolis operasional PLTS yang sudah terpasang di rumah warga penerima bantuan, dan dipusatkan di Dusun Sitabo-Tabo.

Diutarakan Bupati, dirinya salah satu pihak yang ikut menelurkan dan menyukseskan program pemerintah provinsi tersebut sejak beberapa tahun terakhir atau saat dirinya masih duduk sebagai anggota DPRD Sumut.

Dijelaskannya, harga 1 unit PLTS sekitar Rp6,5 juta. Hasil dari program tersebut berdampak nyata dan sangat besar bagi masyarakat terpencil dan terisolir yang selama ini belum pernah menikmati penerangan listrik baik dari PLN ataupun lainnya.

“Doakan saja selalu sehat dan kuat sehingga hubungan baik dengan pemerintah pusat dan provinsi yang telah terjalin lama bisa terus berlanjut ke depan. Sehingga jumlah bantuan bisa terus bertambah agar bisa menjangkau daerah pemukiman warga lainnya,” ujar Bupati sembari berharap agar pemerintah provinsi yang diwakili pihak Dinas Pertambangan dan Energi (Ditamben) Sumut bisa terus mengembangkan program PLTS tersebut khususnya untuk daerah Tapsel yang begitu luas dan masih banyak belum menikmati lampu penerangan sejak Indonesia merdeka.

Kepala Desa Parausorat Sitabo-Tabo, Ramli Sihombing dalam sambutannya di acara itu sangat bersyukur atas kunjungan Bupati Tapsel dan rombongan, yaitu anggota DPRD Tapsel Mangapul Situmorang, Ketua TP PKK Tapsel Nyonya Hj Syaufia Syahrul M Pasaribu, Kakanpora Tapsel Ginda Uli Pasaribu, pihak Distamben Sumut dan Tapsel, Camat SDH dan Ketua TP PKK SDH serta pejabat lainnya.

Apalagi, untuk menuju daerah itu melalui perjalanan yang panjang dengan menaiki kendaraan sekitar 3,5 jam, di mana sekitar 1 jam perjalanan atau sekitar 25 kilometer menuju Sitabo-Tabo melalui jalan tanah bebatuan yang penuh jurang.

“Bantuan PLTS ini disambut gembira masyarakat dan sangat membantu penerangan warga di malam hari khususnya bagi anak-anak sekolah yang hendak belajar,” terangnya. Senada juga disampaikan tokoh masyarakat desa, H K Sihombing. Dia menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan pemerintah kepada mereka, dan berharap ke depan bantuan dan pembangunan lainnya bisa diberikan kepada masyarakat khususnya di daerah tertinggal. Sehingga nantinya masyarakat bisa berkembang dan maju jauh dari ketertinggalan.

Kasi Ketenagalistrikan Distamben Sumut, Asril menerangkan, PLTS tersebut maksimal menggunakan tiga lampu berdaya 10 watt per lampu jenis SL. Di mana solar sel PLTS kapasitas menyerap energi dari matahari hanya 50 watt. Baterai basah atau AKI (AKI mobil, red) daya simpan energi yang ditangkap solar sel sebanyak 175 KWh. “Jadi jika sudah larut malam, sebaiknya satu lampu yang dihidupkan sesuai daya AKI untuk menyimpan tenaga listrik. Dan kalau itu dilakukan, maka mulai jam 6 sore hingga pukul 6 pagi, lampu bisa terus menyala. Tapi kalau terus tiga lampu dinyalakan, maka waktu hidup lampu hanya sampai sekitar 4-5 jam lamanya dan harus diisi kembali,” ungkap Asril.

Ditambahkannya, jika kondisi cuaca mendung dan solar sel tidak bisa menangkap energi yang dipancarkan matahari, maka jika satu lampu saja yang dihidupkan bisa untuk menerangi sampai dua malam lamanya. Kalau sampai AKI tekor dalam artian tidak menyimpan arus listrik lagi, maka untuk mengisinya kembali butuh dua hari dalam kondisi cuaca cerah. Namun, kalau mendung dan masih ada sinar matahari sedikit-sedikit maka butuh tiga hari untuk mengisi arus listrik dalam AKI hingga penuh.

“PLTS ini bisa bertahan hingga 20 tahun lamanya. Terpenting, masyarakat tidak mengotak-atik alatnya. Kalaupun lampu sampai tidak mau menyala, yang perlu dilihat adalah AKI-nya, jangan sampai tekor atau tidak ada menyimpan arus listrik lagi. Kalau solar sel dan perangkat lainnya tidak perlu dikotak-katik,” terang Asril.

Sebanyak 85 unit PLTS tersebut dipasangan untuk 85 unit rumah dan fasilitas umum di daerah terpencil seperti di sekolah, balai desa, masjid dan lainnya di dua desa, yakni Desa Parausorat Sitabo-Tabo, dan Pinarik Baru. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usut Korupsi di Dinkes dan Dishub Madina

    Usut Korupsi di Dinkes dan Dishub Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepolisian dan kejaksaan didesak menyelidiki kasus korupsi di 2 instansi Pemkab Madina. Kedua instasi itu adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Dugaan korupsi di Dinas Kesehatan meliputi pengendapan dana BPJS, BOK, Rekonsiliasi dan suap penerimaan bidan PTT. Sedangkan di Dinas Perhubungan dugaan korupsi pembelian lahan untuk terminal di Panyabungan. Desakan […]

  • MPC PP Madina Adakan Berbagai Lomba Jelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    MPC PP Madina Adakan Berbagai Lomba Jelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2021 pada Jumat 1 Oktober 2021, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) menggelar berbagai lomba dengan hadiah menarik. Kegiatan bertajuk MPC PP Kab Madina Competition diisi dengan aneka lomba yakni lomba karya tulis ilmiah, fotografi, puisi, dan video kreatif bertemakan patriotisme, […]

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Kejari Madina Dikabarkan Periksa Dua Pejabat Pemkab Madina Terkait Smart Village

    Kejari Madina Dikabarkan Periksa Dua Pejabat Pemkab Madina Terkait Smart Village

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): 2 Pejabat di Pemkab Mandailing Natal( Madina ) kabarnya di periksa oleh Kejaksaan Negeri Madina setelah sebelumnya kedua pejabat itu mangkir di panggilan pertama. Keduanya pejabat yang diperiksa itu terkait dugaan korupsi smart village atau desa digital dana desa tahun anggaran 2023. Kabar pemeriksaan kedua pejabat Pemkab Madina itu sendiri belum terkonfirmasi. […]

  • Lia Eden Bebas

    Lia Eden Bebas

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lia Aminudin alias Lia Eden (64), terpidana kasus penodaan agama dijemput tujuh orang pengikutnya saat keluar dari Lapas Wanita Tangerang, Banten, Jumat (15/4). Lia Eden bebas setelah menjalani masa tahanan 2,5 tahun yang dijatuhkan vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Sujbacran pada 2 Juni 2009. Sumber : Analisa

  • Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

    Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai Muhammad Yusuf angkat bicara soal dugaan penyelewengan gaji 1.574 pegawai honor di lingkungan Pemko Binjai Tahun 2007-2009. Yusuf meminta honorer yang merasa dirugikan, segera melapor dan membuat pengaduan. Permintaan tersebut disampaikan M Yusuf saat dihubungi via telepon, Rabu (02/03/2011). “Alokasi Rp8 miliar yang diambil dari dana APBD Kota […]

expand_less