Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Bupati Resmikan Pengoperasian Pembangkit Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


85 PLTS untuk Daerah Terpencil
TAPSEL- ; Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu meresmikan secara simbolis pengoperasian bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Dinas Pertambangan dan Energi Sumut tahun 2010 sebanyak 85 unit, Sabtu (11/12). Bupati berpesan agar warga penerima bantuan 85 PLTS di daerah terpencil tersebut untuk menjaga dan memeliharanya.
“Kita harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Jika dijaga dan dipelihara, masyarakat nantinya bisa menikmati program penerangan daerah tertinggal dalam kurun waktu yang lama, meskipun kapasitas daya listriknya terbatas,” kata Bupati Syahrul dihadapan masyarakat Desa Parausorat Sitabo-Tabo, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), saat peresmian secara simbolis operasional PLTS yang sudah terpasang di rumah warga penerima bantuan, dan dipusatkan di Dusun Sitabo-Tabo.

Diutarakan Bupati, dirinya salah satu pihak yang ikut menelurkan dan menyukseskan program pemerintah provinsi tersebut sejak beberapa tahun terakhir atau saat dirinya masih duduk sebagai anggota DPRD Sumut.

Dijelaskannya, harga 1 unit PLTS sekitar Rp6,5 juta. Hasil dari program tersebut berdampak nyata dan sangat besar bagi masyarakat terpencil dan terisolir yang selama ini belum pernah menikmati penerangan listrik baik dari PLN ataupun lainnya.

“Doakan saja selalu sehat dan kuat sehingga hubungan baik dengan pemerintah pusat dan provinsi yang telah terjalin lama bisa terus berlanjut ke depan. Sehingga jumlah bantuan bisa terus bertambah agar bisa menjangkau daerah pemukiman warga lainnya,” ujar Bupati sembari berharap agar pemerintah provinsi yang diwakili pihak Dinas Pertambangan dan Energi (Ditamben) Sumut bisa terus mengembangkan program PLTS tersebut khususnya untuk daerah Tapsel yang begitu luas dan masih banyak belum menikmati lampu penerangan sejak Indonesia merdeka.

Kepala Desa Parausorat Sitabo-Tabo, Ramli Sihombing dalam sambutannya di acara itu sangat bersyukur atas kunjungan Bupati Tapsel dan rombongan, yaitu anggota DPRD Tapsel Mangapul Situmorang, Ketua TP PKK Tapsel Nyonya Hj Syaufia Syahrul M Pasaribu, Kakanpora Tapsel Ginda Uli Pasaribu, pihak Distamben Sumut dan Tapsel, Camat SDH dan Ketua TP PKK SDH serta pejabat lainnya.

Apalagi, untuk menuju daerah itu melalui perjalanan yang panjang dengan menaiki kendaraan sekitar 3,5 jam, di mana sekitar 1 jam perjalanan atau sekitar 25 kilometer menuju Sitabo-Tabo melalui jalan tanah bebatuan yang penuh jurang.

“Bantuan PLTS ini disambut gembira masyarakat dan sangat membantu penerangan warga di malam hari khususnya bagi anak-anak sekolah yang hendak belajar,” terangnya. Senada juga disampaikan tokoh masyarakat desa, H K Sihombing. Dia menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan pemerintah kepada mereka, dan berharap ke depan bantuan dan pembangunan lainnya bisa diberikan kepada masyarakat khususnya di daerah tertinggal. Sehingga nantinya masyarakat bisa berkembang dan maju jauh dari ketertinggalan.

Kasi Ketenagalistrikan Distamben Sumut, Asril menerangkan, PLTS tersebut maksimal menggunakan tiga lampu berdaya 10 watt per lampu jenis SL. Di mana solar sel PLTS kapasitas menyerap energi dari matahari hanya 50 watt. Baterai basah atau AKI (AKI mobil, red) daya simpan energi yang ditangkap solar sel sebanyak 175 KWh. “Jadi jika sudah larut malam, sebaiknya satu lampu yang dihidupkan sesuai daya AKI untuk menyimpan tenaga listrik. Dan kalau itu dilakukan, maka mulai jam 6 sore hingga pukul 6 pagi, lampu bisa terus menyala. Tapi kalau terus tiga lampu dinyalakan, maka waktu hidup lampu hanya sampai sekitar 4-5 jam lamanya dan harus diisi kembali,” ungkap Asril.

Ditambahkannya, jika kondisi cuaca mendung dan solar sel tidak bisa menangkap energi yang dipancarkan matahari, maka jika satu lampu saja yang dihidupkan bisa untuk menerangi sampai dua malam lamanya. Kalau sampai AKI tekor dalam artian tidak menyimpan arus listrik lagi, maka untuk mengisinya kembali butuh dua hari dalam kondisi cuaca cerah. Namun, kalau mendung dan masih ada sinar matahari sedikit-sedikit maka butuh tiga hari untuk mengisi arus listrik dalam AKI hingga penuh.

“PLTS ini bisa bertahan hingga 20 tahun lamanya. Terpenting, masyarakat tidak mengotak-atik alatnya. Kalaupun lampu sampai tidak mau menyala, yang perlu dilihat adalah AKI-nya, jangan sampai tekor atau tidak ada menyimpan arus listrik lagi. Kalau solar sel dan perangkat lainnya tidak perlu dikotak-katik,” terang Asril.

Sebanyak 85 unit PLTS tersebut dipasangan untuk 85 unit rumah dan fasilitas umum di daerah terpencil seperti di sekolah, balai desa, masjid dan lainnya di dua desa, yakni Desa Parausorat Sitabo-Tabo, dan Pinarik Baru. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUKA No 1, Dahwin No 2, Sofwat-Beir No 3

    SUKA No 1, Dahwin No 2, Sofwat-Beir No 3

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KPU Madina hari ini, Kamis (24/9/2020) menyelenggarakan rapat pleno pencabutan dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna, Panyabungan. Hasil pencabutan nomor sebagai berikut : Pasangan HM Jakfar Sukhairi Naaution-Atika Azmi Utammi Nasution, App.BFin atau lebih populer disebut pasangan SUKA memperoleh nomor urut 1. Pasangan Dahlan […]

  • Ketua HNSI Sumut : UU Bukan Penghalang Untuk Pembinaan Nelayan Oleh Pemkab

    Ketua HNSI Sumut : UU Bukan Penghalang Untuk Pembinaan Nelayan Oleh Pemkab

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Kewenangan pengelolaan laut yang diatur dalam Undang – Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 23 Tahun 2014 tidak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten / Kota untuk membina nelayan yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Sebagaimana disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Sumatera Utara Zulfachri Siagian, Senin (07/10/24) dalam […]

  • Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

    Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Singkil, Bangunan talut Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di kawasan Trans Nelayan Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil dinilai mubazir karena tidak dapat difungsikan untuk apa pun juga. Bangunan talut permanen yang berada di luar kampung di pinggir ruas jalan provinsi itu dinilai syarat dengan kepentingan. Padahal diharapkan fungsinya sebagai saluran pembuangan menanggulangi banjir di […]

  • Penembak Solatiyah Tidak Diberi Sanksi

    Penembak Solatiyah Tidak Diberi Sanksi

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, Rabu (1/6), menegaskan, bila hasil pemeriksaan sesuai prosedur maka tidak ada pemberian sanksi bagi personel Polri yang menembak Solatiyah saat pembakaran camp Sorikmas Mining beberapa waktu lalu. (Foto smg) Direktur LBH Medan Nuryono SH memberi keterangan pers kepada sejumlah wartawan usai pengepungan yang dilakukan petugas Sat Reskrim Polda […]

  • Bio Data Calon Wakil Bupati Madina, Imron Lubis

    Bio Data Calon Wakil Bupati Madina, Imron Lubis

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nama Lengkap : H. IMRON LUBIS, S.Pd, MM Lahir                       : 10 Maret 1960 Alamat                    : Jl. Merdeka No. 74 Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan Motto Hidup          : Jadilah Orang Yang Disenangi Semua Orang     PENDIDIKAN FORMAL SD       : SD Negeri No. 4 Panyabungan (1966-1972) SMP     : SMEP Negeri Panyabungan (1972-1975) SMA    […]

  • Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Maraknya pemberitaan Aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari penegak hukum membuat seorang jurnalis yang bertugas di Madina merasa tertekan akibat adanya permintaan oknum pengurus salah satu organisasi masyarakat untuk […]

expand_less