Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

4 Perampok Bersenpi Dibekuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
  • print Cetak

TAPSEL-Jajaran Polres Tapsel menangkap empat perampok spesialis mobil sales dengan senjata api revolver rakitan, Senin (23/1).
Kapolres Tapsel AKBP Subandriya melalui Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar didampingi Kaurbin Ops Reskrim Iptu Sugiri kepada wartawan, Senin (23/1) mengatakan, awalnya polisi menangkap dua tersangka di Desa Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, dini hari sekira pukul 05.00 WIB. Kemudian dalam pengembangan, siang itu sekira pukul 15.00 WIB, dua tersangka lainnya berhasil ditangkap saat melarikan diri di persawahan milik warga di Tangsi Manunggang, Kecamatan Psp Tenggara. Sementara tersangka lainnya melarikan diri masuk ke hutan-hutan dan perkebunan dan diduga mengarah ke Sibulele, Kecamatan Batang Angkola.
Diceritakan Kasatreskrim, awalnya tujuh pelaku sudah mengintai mobil boks korban dengan nomor polisi (nopol) BM 9413 AI. Di dalam mobil ada Marusul Pulungan, Irwansyah Lubis dan Darwin Siagian yang merupakan merupakan sales UD A Lubis di Sayurmatinggi, Tapsel, Minggu (22/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku mengintai korban mulai dari Desa Hurase menggunakan mobil Terrios bernopol BM 1823 QG.
Di tengah jalan, tepatnya mendapatkan Desa Hurase yang merupakan kebun karet milik warga, mobil para tersangka yang sudah menunggu sebelumnya berhenti di tengah jalan dan menghalangi mobil boks. Kemudian salah seorang tersangka mendatangi sopir Irwansyah Lubis dan meminjam dongkrak, namun sopir yang curiga tidak turun dan membukakan pintunya mengatakan tidak ada
Selanjutnya tersangka menodongkan senjata revolver rakitan kepada sopir. Karena takut, sopir spontan menggas mobilnya dan melewati mobil para tersangka. Namun para tersangka mengejar dari belakang dan sempat terjadi tabrakan bagian samping kanan sopir sehingga menyebabkan Terios penyok bagian kanan.
Ketika tiba di tengah Desa Hurase, Marusul Pulungan, Irwansyah Lubis dan Darwin Siagian turun dan meminta pertolongan warga. Melihat mobil boks berhenti di perkampungan, para tersangka tidak berani berhenti dan menambah kecepatannya melaju ke arah Desa Tolang, Kecamatan Sayurmatinggi.
Namun rupanya warga Desa Hurase dan Marusul Pulungan sudah menelepon warga lainnya di Desa Tolang agar menghentikan mobil Terios warna putih tersebut, karena hendak merampok mobil boks.
Warga Tolang yang sudah mendapatkan kabar itu, kemudian membuat blokade dengan memasang kawat, papan dan balok, dua unit sepedamotor, paku di tengah jalan. Namun para tersangka tetap menerobos blokade sehingga menyebabkan mobil bagian depan penyok, kaca depan pecah dan ban bagian kiri pecah. Tapi para tersangka tetap mengendari mobilnya menuju arah Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola. (phn.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lynette Wehner: Alquran Seperti Ditulis Untukku

    Lynette Wehner: Alquran Seperti Ditulis Untukku

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisah Lynette Wehner memeluk Islam bermula ketika ia bekerja di sebuah sekolah Islam. Sikap profesionalnya itu menafikan kekhawatiran keluarganya. “Anda pasti akan menjadi Muslim,” ungkap Wehner, menirukan pandangan mertuanya, seperti dilansir onislam.net, Senin (25/11). Perkataan mertuannya itu memang membekas dipikirannya. Namun, ia tidak memungkiri memiliki sebuah kelas lebih penting ketimbang harus khawatir soal mertuannya. Sejak […]

  • Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd   Akhir-akhir ini masyarakat dicengangkan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut negara-negara yang menganut pemerintahan otokrasi atau oligarki lebih efektif menangani pandemi virus corona (Covid-19). (CNNIndonesia.com) Tito menyebut negara dengan pemerintahan seperti itu mudah mengendalikan perilaku masyarakat dalam menghadapi pandemi karena kedaulatan negara dipegang oleh satu atau […]

  • DPRD Tapsel : KEK Batahan Positif di Tabagsel

    DPRD Tapsel : KEK Batahan Positif di Tabagsel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Tapsel, Sogot Simatupang menyambut positif rencana pebukaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan. Kehadiran KEK Batahan dipandang akan mempe garuhi perekonomian di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Itu diungkapkan Sogot di hadapan rombongan Komisi 1 DPRD Mandailing Natal (Madina) yang melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa […]

  • Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu kursi DPRD Mandailing Natal (Madina) akan diisi oleh Ludfan Nasution,S.Sos. Kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu kosong setelah ditinggalkan Muhammad Jafar Sukhairi Nasution yang mengundurkan diri karena mencalon sebagai calon wakil bupati Madina pada Pilkada Madina 2015. Kepastian Ludfan Nasution yang akan mengisi kursi kosong itu berdasarkan surat Ketua DPRD […]

  • Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Solat Idul Fitri berjamaah tetap akan dilansungkan di masjid masjid seluruh Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Itu diungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan didampingi Kadis Infkom Madina, Sahnan Pasaribu dan Kabag Humas, Wildan Nasution kepada wartawan di sekretariat perkantoran bupati Madina, Jum’at (22/5/2020). Kebijakan ini mengacu pada kondisi Kabupaten Madina […]

  • Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dispenda Sumut Rp9,3 M

    Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dispenda Sumut Rp9,3 M

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Puluhan massa tergabung dalam Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) melakukan aksi unjukrasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Selasa (08/03/2011). Dalam aksinya, mereka meminta Kejatisu mengusut tuntas seluruh kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kepala dan Wakil Kepala Daerah serta mantan Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Sumut tanpa […]

expand_less