Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Sebut Batak Mandailing, Presiden Jokowi Diprotes Warga Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
  • print Cetak

Sejumlah pemuda Mandailing membentangkan spanduk di lapangan Monas, Jakarta, Selasa (20/3/2019) memprotes Presiden Jokowi soal pernyataan Batak Mandailing

 

JAKARTA (Mandailing Online) : Warga Mandailing di Jakarta memprotes Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait pernyataan Batak Mandailing.

Aksi protes berlangsung di lapangan Monas, Jakarta, Selasa (20/3/2019) dengan menggelar spanduk panjang bertulis : “Tuan Presiden, Mandailing Bukan Batak”.

Protes itu dilakukan menyusul adaya pernyataan Presiden RI Joko Widodo melalui akun resmi facebook– nya yang menyebutkan “Batak Mandailing”. Diposting pada Minggu (17/3-2019), pukul 09.17, usai melakukan kunjungan kerja di beberapa tempat di Sumut.

“Kami ingin menegaskan kepada dunia berdasarkan sejarah Mandailing adalah suku yang mandiri dan tidak ada sangkut-pautnya dengan batak. Kami protes keras pernyataan presiden melalui halaman facebook-nya. Tidak pernah ada istilah “Batak Mandailing”, yang benar adalah Mandailing,  tanpa embel-embel suku apa pun,”  ujar Khoirur Rijal Nasution, koordinator aksi yang dikutip Beritahuta.com.

Mewakili teman-temannya, putra Hutabargot, Madina,  yang juga alumni Universitas Bung Karno Jakarta ini,  meminta presiden hati-hati dalam pengelolaan akun resmi pemerintah. Apalagi menyangkut keberadaan suku-suku yang ada di Sumut dengan label batak.

Sebab hal ini berpotensi menyulut keresahan dan amarah publik dan terkesan tidak menghargai  eksistensi kemajemukan suku-suku yang ada di Sumut. “Ini bagian dari awal aksi kami sampai Pak Presiden mengoreksi  postingannya,” katanya.

Foto beberapa anak muda yang sedang membentang spanduk panjang bertuliskan, “Tuan Presiden, Mandailing Bukan Batak,”  itu sekarang sedang ramai dibicarakan di media sosial yang dihuni kalangan orang Mandailing.

Berbagai komentar pengguna WhatsApp, FB dan lainnya muncul. Mereka umumnya menyatakan kecewa atas pernyataan Jokowi.

“Semoga kejadian ini meningkatkan rasa kekerabatan dan kekompakan kita orang Mandailing dimana pun berada,” kata Arsyad Lubis melalui grup WhatsApp Mandailing Godang.

Screenshot_akun fb Presiden Joko Widodo

Berikut postingan Jokowi melalui fb tersebut,  “Saya dan ibu negara menghadiri pagelaran budaya lintas etnis Provinsi Sumatera Utara di Stadion Teladan, Kota Medan, Sabtu kemarin. Kami mengenakan pakaian adat Melayu.

Sumatera Utara ini miniaturnya Indonesia. Di dalamnya ada berbagai suku, dari Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Toba, Melayu, Nias, hingga etnis India dan Tionghoa. Agamanya pun berbeda-beda: Islam, Katolik, Hindu,Budha, dan Konghucu.

Meski begitu majemuk, dalam sejarahnya tak ada perpecahan mau pun pertikaian di Sumatra karena perbedaan itu,

Horas, majuah-juah. Juah-juah. Ya ahowu.”

Selain redaksional di atas, Jokowi juga menyertakan sebuah foto sedang di atas panggung mengenakan pakaian adat melayu sembari menyalami sejumlah massa.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Beritahuta.com, aksi protes ini akan meluas jika presiden tidak cepat mengoreksi pernyataannya.

Sejumlah masyarakat Mandailing di sejumlah daerah sedang menggalang dana untuk membuat spanduk protes. Bahkan, perantau Mandailing yang di luar negeri juga tidak mau ketinggalan.

Sumber : Beritahuta.com

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghapusan Tenaga Honorer : Benarkah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan?

    Penghapusan Tenaga Honorer : Benarkah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Para tenaga honorer harap-harap cemas. Hal ini dipicu oleh rencana pemerintah akan menghapus tenaga honorer di instansi pemerintahan mulai 28 November 2023 mendatang. Tertuang dalam surat menteri PANRB No. B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintahan Pusat dan Pemerintah Daerah. (detik.com, […]

  • Caleg Perempuan dan Keperempuanan

    Caleg Perempuan dan Keperempuanan

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution                Budayawan Bias Gender itu sudah masalah klasik. Bukan sekedar keterwakilan perempuan dalam berbagai aspek sosial dan kebangsaan. Bukan juga soal emansipasi. Tapi memang, sudah kodratnya, perempuan berbeda dengan laki-laki dalam berbagai aspek, dan karena itu memerlukan pendekatan-pendekatan yang khas perempuan juga. Misalnya, jumlah murid perempuan di rata-rata sekolah lebih banyak […]

  • Baru Pertama Kali Anggota DPRD Madina Reses di Desa Pardomuan

    Baru Pertama Kali Anggota DPRD Madina Reses di Desa Pardomuan

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2017
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan Timur Baru pertama kali Anggota DPRD Mandailing Natal, melakukan reses ke Desa Pardomuan Kecamatan Panyabungan Timur, Masyarakat Desa Pardomu sangat berterimakasih. Ini termasuk sejarah bagi kami masyarakat Desa Pardomuan yang telah di datangi Anggota DPRD Madina dari Fraksi Demokrat Dodi Martua dalam rangka Reses II Tahun 2017,”sebut Kepala Desa Pardomuan Mahlil Hakim Nasution saat […]

  • Operasi Tambang Oleh TNI Ditanggapi Santai.Pelaku Tambang Emas Ilegal terus Beroperasi

    Operasi Tambang Oleh TNI Ditanggapi Santai.Pelaku Tambang Emas Ilegal terus Beroperasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): Operasi tambang emas ilegal Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu ditanggapi santai para pelaku tambang. Para pelaku tambang nampaknya tidak takut. Mereka terus menjalankan alat beratnya di lokasi lokasi yang mengandung material emas seperti di desa ampung padang tepat di pinggiran sungai batang natal. Diketahui lokasi ini dikuasai pengusaha tambang emas […]

  • Sinabung Semburkan Abu 7.000 Meter

    Sinabung Semburkan Abu 7.000 Meter

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan dari status Gunung Sinabung dari level Waspada menjadi Siaga karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik sejak akhir Oktober hingga Minggu (3/11). Sinabung memuntahkan debu vulkanik setinggi 7.000 meter, Minggu dini hari pukul 01.26 WIB. Letusan ini disertai suara gemuruh terdengar sampai ke Pos Pengamatan […]

  • Pemantauan pengelolaan Dana Bos di Madina masih minim

    Pemantauan pengelolaan Dana Bos di Madina masih minim

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pasal 31 UUD 1945 mengamanatkan bahwa pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara tetapi pendidikan dasar merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh setiap warga negara dan pemerintah wajib membiayai kegiatan tersebut. Lebih lanjut dalam Pasal 31 ayat (4) disebutkan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen (20%) dari anggaran pendapatan dan belanja negara […]

expand_less