Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

HARI INI ADA YANG MATI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
  • print Cetak

Oleh : Askolani Humas DPRD Mandailing Natal

Sebut saja namanya “Juang”, lelaki lajang 25-an tahun yang minggu lalu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Menggantung diri di pintu kamar orang untuk sebuah kematian yang dipilih. Sebutlah ini takdir, suratan, karena rezeki, jodoh dan ajal adalah takdir Tuhan. Tetapi alangkah kejamnya takdir yang disuratkan kepada “Juang” karena lelaki ini terpilih untuk mengakhiri hidupnya dengan “nista” seperti itu (jika benar kematian seperti itu memang kematian yang paling nista). Kita melihatnya sungguh amat sederhana sekali: mengapa begitu gampang kita putus asa!
Tapi, ini: mari tarik sebatang rokok, dan nikmati sebuah kopi. Mari kita reguk dalam-dalam dunia dalam nafas kita. Kita ada di antara orang-orang yang tak seorang pun tahu, apakah kita terpilih untuk sesuatu takdir, atau tidak terpilih. Kita tak tahu seberapa saya Tuhan kepada kita, setara atau tidak dengan rasa sayang yang juga kita berikan kepada Tuhan. Apakah Tuhan sungguh-sungguh memilih kita menjadi hamba yang memiliki kemuliaan, sama seperti usaha kita memuliakan Tuhan. Apakah Tuhan akan tetap sayang kepada kita, saat kita lebih banyak dendam kepada takdir yang dipahatnya. Saya tak baik berandai-andai terlalu lama.
Begini saja. Lelaki itu bernama Juang. Lahir tak seberuntung kita (jika kita memang makhluk yang cukup beruntung). Ayahnya meninggal waktu dia masih balita, disusul ibunya tak lama. Hidup dengan kemiskinan yang tak berhati nurani, bekerja apa saja untuk sepiring nasi pagi dan sore hari (yang entah bergizi atau tidak, karena gizi hanya ada dalam konteks orang kaya). Ia dapat menerima berbagai penuzulan tak bermartabat, karena lapar tak mengenal martabat. Ia pernah mencuri nasi tetangga, atau juga mengambil paksa haknya dari tetangga (bukankah tidak beriman seseorang jika masih ada tetangganya yang belum makan?). Ia bisa menerima takdir dengan amat lapang dada, tak pernah mengeluh, tak pernah mencaci maki, tak pernah membenci Tuhan (karena amat percaya Tuhan adalah penguasa mutlak atas takdir dan kerahman-rahiman).
Tapi hari ini ia sakit, sudah beberapa hari. Tak ada uang buat berobat. Orang sakit tak bisa kerja! Orang sakit tak punya uang! Orang sakit tak bisa makan! Orang tak makan-makan tak berpengharapan, apalagi di negeri yang bertahun-tahun melupakan nuzul “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.” Ia tak pernah sekolah, tak hapal UUD, tak butuh sebaris puisi perjuangan atau kemanusiaan. Ia hanya tahu sejak bertahun-tahun: “Kalau tak bekerja, ia tak makan; kalau tak makan, ia tak bisa bekerja.” Untuk rakyat sederhana seperti Juang tak ada yang lebih mudah mengakhiri kerumitan sosial ini, kecuali dengan sebuah kematian yang terpilih, entah telah ditakdirkan atau tidak. Tapi jika benar telah ditakdirkan, betapa kejamnya karena kita yang harus terpilih menjalani ini!

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Pemkab Madina Belum Perpanjang Kontrak Lapangan Aek Godang Panyabungan Dipagar Pemiliknya

    Diduga Pemkab Madina Belum Perpanjang Kontrak Lapangan Aek Godang Panyabungan Dipagar Pemiliknya

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemilik lahan (tanah) Lapangan Aek Godang kini memagar lapangan (lahan) tersebut karena diduga pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) belum membayar dana perpanjangan kontrak penggunaan lahan tersebut. Sekadar mengingatkan lahan tersebut selama ini sudah dimanfaatkan Pemkab Madina sebagai tempat/lokasi berbagai kegiatan terutama untuk kegiatan peringatan hari-hari besar termasuk pelaksanaan pameran pembangunan. Belum dilakukannya […]

  • Komoditi Kopi Bisa Menggerakkan Ekonomi Madina

    Komoditi Kopi Bisa Menggerakkan Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komoditas kopi dinilai bisa menggerakkan perekonomian Mandailing Natal, mengingat tanah di daerah ini sangat baik untuk tanaman kopi. Lebih dari itu, secara nasional komoditas juga termasuk satu dari beberapa komoditas yang mampu menekan defisit neraca perdagangan RI. Itu dinyatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga, Suti Masniari Nasution saat meresmikan pembangunan […]

  • Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada kunjungan ke kawasan Pantai Barat, Jum’at (10/12/2021), Bupati Mandailing Natal (Madina), Ja’far Sukhairi Nasution, singgah di titik Desa Ampung Siala Kecamatan Batang Natal memantau aktivitas tammbang di pinggiran Sungai Batang Natal. Dia menasihati para penambang agar menghentikan kegiatan perusakan lingkungan itu. Sejauh ini belum terdengar tindakan tegas dari pemerintah daerah terhadap para penambang emas […]

  • Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ali Muhammad Mori, seorang pekerja sosial dan pendeta dari Jepang. Ia mengaku sangat terkesan dengan cara saleh beberapa Muslim di Manchuria, tempat tinggalnya dulu. Kisah ini bermula dari 18 tahun yang lalu ketika Ia berada di Manchuria dimana Jepang masih menguasai daerah tersebut. Waktu itu di padang pasir dekat Pieching adalah kali pertamanya Ia bergabung […]

  • STOP BEROPERASI!!! Imbauan kepada Pemilik Betor dari Luar Psp

    STOP BEROPERASI!!! Imbauan kepada Pemilik Betor dari Luar Psp

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN, (Mandailing Online)- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Psp mengimbau seluruh pemilik becak bermotor (betor) yang bukan dari Kota Psp agar secepatnya berhenti beroperasi, sebelum digelar razia. Hal itu untuk mengurangi volume betor guna penataan lalulintas yang rapi. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ahmad Bestari, Selasa (8/10) mengatakan, imbauan itu khusus untuk seluruh […]

  • Sobir Lubis Terpilih Menjadi Ketua Kadin Madina

    Sobir Lubis Terpilih Menjadi Ketua Kadin Madina

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sobir Lubis terpilih secara aklamasi menjadi ketua Kadin Mandailing Natal. Pemilihan itu dilakukan dalam Musyawarah Kabupaten Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal, Senin (16/10) di aula Hotel Rindang Panyabungan. Muskab itu berjalan dengan suskes. Pembukaan Muskab Kadin Madina itu dihadiri Direktur Eksekutif Kadin Sumut, Hendra Utomo dan Wakil Ketua […]

expand_less