Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Itak Poul-Poul, Penganan Khas Mandailing Yang Mulai Hilang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati.

Namun, belakangan ini mulai hilang. Saat ini untuk mencari jenis makanan yang satu ini sangat susah di daerah Mandailing Natal (Madina), padahal makanan ini merupakan ciri khas daerah yang perlu dilestarikan.

Penelusuran yang dilakukan, belakangan ini makanan khas yang rasanya sangat nikmat ini hanya dijumpai di beberapa tempat. Misalnya di Kotanopan dan di Panyabungan.

Untuk Kotanopan, makanan ini dijual di warung Simpang Tiga Raya, itupun hanya hari Jum’at dan Sabtu. Selebihnya untuk mencari itak poul-poul ini sangat susah. Kalaupun ada diproduksi hanya sebatas untuk dikonsumsi keluarga, bukan untuk di jual.

Hal ini di akui Siti Aminah Sari, SE, Jum’at (16/8/2-013) salah seorang peminat makanan itak poul-poul.

“Belakangan ini sangat susah mencari makanan ini, setahu saya untuk daerah Kotanopan hanya ada di warung Simpang Tiga Raya, itupun hari Jum,at dan Sabtu. Kalau kita ingin jumlah yang lebih banyak, kita harus memesan terlebih dahulu. Sebagai makanan khas Mandailing, jenis makanan ini seharusnya dilestarikan,” katanya.

Siti mengakui dirinya pun heran kenapa jenis makanan ini mulai hilang, padahal rasanya sangat nikmat. Mungkin orang sekarang lebih suka makanan yang instan disebabkan tidak ada waktu untuk membuatnya. Padahal, makanan instan itu belum tentu lebih baik karena sudah banyak yang bercampur kimia dan pengawet lainnya.

“Jujur saja, saya lebih suka makanan khas daerah dari pada yang instan,” ujarnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parlindoengan Loebis, Orang Indonesia di Kamp Konsentrasi NAZI

    Parlindoengan Loebis, Orang Indonesia di Kamp Konsentrasi NAZI

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Parlindoengan Loebis berangkat ke Negeri Belanda untuk belajar Kedokteran, setelah lulus Kandidat I di Betawi (begitu dia menuliskannya). Di Leiden, tak lama ia direkrut Perhimpoenan Indonesia. Sepeninggal Hatta cs, PI bersifat kekirian, dengan garis Stalinis yang jelas. Sempat Loebis menjadi ketua, selama 3 tahun, dan membawa PI ke arah yang tak begitu kiri. Kerjasama dengan […]

  • Fahrizal: Bupati Berwenang Cabut Izin Perusahaan Yang Mengancam Nyawa Warga

    Fahrizal: Bupati Berwenang Cabut Izin Perusahaan Yang Mengancam Nyawa Warga

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) — Anggota DPRD Sumatera Utara H. Fahrizal Efendi Nasution, SH berpendapat bupati berwenang mencabut izin operasioal satu perusahaan berdasar ketentuan tertentu. Ketentuan itu, apabila suatu perusahaan gagal menjaga lingkungan hidup, mengancam kesehatan warga, serta keselamatan jiwa masyarakat sekitar. Itu diungkap Fahrizal, Minggu petang (2/10/2022) mengamati PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) […]

  • 23 September, Pendaftaran CPNS Palas

    23 September, Pendaftaran CPNS Palas

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS, – Pada tanggal 23 September 2013 mendatang hingga 4 Oktober, Pemkab Palas secara resmi membuka pendaftaran lowongan penerimaan CPNSD Palas formasi TA 2013. Hal itu sesuai dengan surat Menpan RI No r/177.F/M.PAN-RB/08/2013 tentang persetujuan rencana formasi CPNSD untuk pelamar umum TA 2013. Dimana lowongan yang dibutuhkan sebanyak 91 orang. Demikian disampaikan Kepala BKD Palas, […]

  • Sumut Sepakat Suarakan Lantang Rebut Saham Jepang di Inalum

    Sumut Sepakat Suarakan Lantang Rebut Saham Jepang di Inalum

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan 10 kabupaten/kota se kawasan Danau Toba dan Asahan sepakat untuk bersama memperjuangkan 58,88 persen saham Jepang di PT Inalum. Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan yang dilaksanakan di Hotel JW Mariott Medan, Sabtu (12/10/2013). “Pemprov Sumut dan Pemerintah kabupaten/kota sepakat berjuang menyuarakan hal yang sama,” ujar Gubernur Sumut Gatot […]

  • Tabagsel Mulai Bergerak, Jangan Berhenti di Foto Bersama

    Tabagsel Mulai Bergerak, Jangan Berhenti di Foto Bersama

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Episentrum   Ada sesuatu yang berbeda dari pertemuan para kepala daerah Tapanuli Bagian Selatan di Padangsidimpuan beberapa hari lalu. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, publik melihat sinyal bahwa elite daerah mulai berbicara bukan sekadar atas nama kabupaten masing-masing, tetapi atas nama kawasan. Isu yang dibahas memang tentang bandara: * Bandara […]

  • Pemkab Madina Diminta Perbaiki Jembatan Langgunai Batahan

    Pemkab Madina Diminta Perbaiki Jembatan Langgunai Batahan

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Panyabungan. Pantai Langgunai di Kecamatan Batahan merupakan salah satu objek wisata pantai di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hanya saja untuk menuju ke lokasi butuh waktu dan perbaikan jalan serta jembatan yang masih terbuat dari kayu. Pantauan MedanBisnis, ketika berkujung ke pantai tersebut, panorama alam dan pemandangannya bagus untuk menjadi tujuan wisata. Sayangnya menjadi kurang […]

expand_less