Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

5.712 PNS Tapsel Terima Tunjangan Beras

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
  • print Cetak

TAPSEL – Hari Ini, Selasa (12/5), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mencairkan tunjangan beras Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dirapel per 1 Januari 2014 hingga April 2015.

Hal tersebut sesuai dengan tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015 tentang perubahan atas kelima atas Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-67/PB/2010 tentang tunjangan beras dalam bentuk natura dan uang.

“Besok (hari ini,red), rapel tunjangan beras pegawai sudah bisa dicairkan secara keseluruhan. Dan sudah dapat diambil,” ujar Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu yang disampaikan Kadis Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulaiman Lubis SE kepada METRO, Senin (11/5) kemarin.

Dijelaskannya, sesuai pesan Bupati, kata Sulaiman, pencairan  rapel tunjangan beras pegawai merupakan hasil tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia ck Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015. Sebagaimana tertuang dalam pasal 3 Ayat 2, terangnya, pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang kepada Pegawai Negeri dan pensiun atau penerima yang bersifat pensiun ditetapkan sebesar Rp7.242 per kilogram.

Lanjutnya lagi, sesuai dengan Pasal 4, harga pembelian beras oleh Pemerintah kepada Perum Bulog dan pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 berlaku terhitung mulai 1 Januari 2014.

“Amanah Pak Bupati, sekalipun jumlah rapel beras tidak seberapa, namun setidaknya pegawai dapat menggunakannya ke hal-hal yang positif. Utamanya pada anak-anak yang sedang melanjutkan sekolah. Karena, pencairan ini berketepatan pada saat tahun ajaran baru pendidikan, tentunya banyak keluarga akan membutuhkan untuk keperluan sekolah anak-anaknya,” ungkapnya.

Diterangkannya, untul jumlah PNS yang menerima rapel tunjangan beras di lingkungan Pemkab Tapsel 5.712 orang, sedangkan jumlah jiwanya sebanyak 17.380 orang.

“PNS jumlahnya 5.712, Istri 4.131 orang dan anak 1.537 dengan total jiwa 17.380 orang, sedangkan harga beras Rp7.242 perkilogram. Kemudian, untuk perbulannya akan mendapatkan tunjangan setara 10 Kilogram beras per jiwa.” Pungkasnya.

Sumber :metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pimpin Apel Pagi Satpol PP

    Bupati Pimpin Apel Pagi Satpol PP

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution memimpin apel pagi di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Komplek Perkantoran Bupati Lama Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, Senin (04/07). Bupati mengaku, apel pagi khusus untuk Satpol PP ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi Satpol PP di Kabupaten Madina […]

  • Siapakah Orang Kaya Itu?

    Siapakah Orang Kaya Itu?

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kekayaan merupakan tema yang menarik diperbincangkan. Sedikit sekali penghuni dunia ini yang tidak ingin kaya dalam hidupnya. Hidup kaya bisa dikatakan impian setiap orang. Kesuksesan orang baru diakui kalau dia sudah menjadi orang kaya. Keberhasilan pendidikan juga sering dilihat dari sejauh mana hasil pendidikan itu dapat mengantarkan peserta didiknya menjadi orang kaya. Lawan dari kaya […]

  • PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Hubungan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin dengan wakilnya, Gatot Pujo Nugroho, dikabarkan tidak harmonis. Apalagi, sejak ditahan di Rutan Salemba Jakarta, Gubsu ternyata tidak pernah dapat berhubungan dengan Wagubsu baik via telepon maupun pesan singkat (SMS). Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, hubungan Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo […]

  • Dinas Pendidikan Diduga Arahkan KUPT Berpolitik Prkatis

    Dinas Pendidikan Diduga Arahkan KUPT Berpolitik Prkatis

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis Bantah Adanya Pengerahan Politik Praktis PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Pendidikan diduga mengarahkan para kepala UPT Dinas Pendidikan kecamatan terlibat politik praktis di Pilkada Madina 2015. Dugaan pengarahan itu dilakukan di rumah dinas, Sabtu (3/10). Salah seorang yang ikut di pertemuan itu menyebutkan tidak lazim dilaksanakan pada hari libur bila memang dalam […]

  • PAD Dishutbun Palas Terealisasi 237%

    PAD Dishutbun Palas Terealisasi 237%

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Tercatat hingga pertengahan September 2014, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) PADa Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten PADang Lawas (Palas) dari sektor penerimaan retribusi terealiasi Rp 488,967 juta atau tercapai 237,37%. Target PAD Dishutbun TA 2014 sebesar Rp 244,55 juta. “Target PAD Dishutbun Palas pada tahun anggaran (TA) 2014 ditetapkan Pemkab Palas Rp […]

  • Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Satu unit beca bermotor ditabrak mobil angkutan penumpang umum (mopen) di jalan Lintas Sumatera titik Desa Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Senin sore (10/11). Menurut saksi mata, mopen bernomor polisi BB 1725 RA itu pecah ban akibatnya sang supir tak mampu mengendalikan laju kenderaan sehingga menabrak beca motor […]

expand_less