Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

5.712 PNS Tapsel Terima Tunjangan Beras

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
  • print Cetak

TAPSEL – Hari Ini, Selasa (12/5), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mencairkan tunjangan beras Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dirapel per 1 Januari 2014 hingga April 2015.

Hal tersebut sesuai dengan tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015 tentang perubahan atas kelima atas Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-67/PB/2010 tentang tunjangan beras dalam bentuk natura dan uang.

“Besok (hari ini,red), rapel tunjangan beras pegawai sudah bisa dicairkan secara keseluruhan. Dan sudah dapat diambil,” ujar Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu yang disampaikan Kadis Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulaiman Lubis SE kepada METRO, Senin (11/5) kemarin.

Dijelaskannya, sesuai pesan Bupati, kata Sulaiman, pencairan  rapel tunjangan beras pegawai merupakan hasil tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia ck Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015. Sebagaimana tertuang dalam pasal 3 Ayat 2, terangnya, pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang kepada Pegawai Negeri dan pensiun atau penerima yang bersifat pensiun ditetapkan sebesar Rp7.242 per kilogram.

Lanjutnya lagi, sesuai dengan Pasal 4, harga pembelian beras oleh Pemerintah kepada Perum Bulog dan pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 berlaku terhitung mulai 1 Januari 2014.

“Amanah Pak Bupati, sekalipun jumlah rapel beras tidak seberapa, namun setidaknya pegawai dapat menggunakannya ke hal-hal yang positif. Utamanya pada anak-anak yang sedang melanjutkan sekolah. Karena, pencairan ini berketepatan pada saat tahun ajaran baru pendidikan, tentunya banyak keluarga akan membutuhkan untuk keperluan sekolah anak-anaknya,” ungkapnya.

Diterangkannya, untul jumlah PNS yang menerima rapel tunjangan beras di lingkungan Pemkab Tapsel 5.712 orang, sedangkan jumlah jiwanya sebanyak 17.380 orang.

“PNS jumlahnya 5.712, Istri 4.131 orang dan anak 1.537 dengan total jiwa 17.380 orang, sedangkan harga beras Rp7.242 perkilogram. Kemudian, untuk perbulannya akan mendapatkan tunjangan setara 10 Kilogram beras per jiwa.” Pungkasnya.

Sumber :metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Ketua KPU Madina Dibakar

    Rumah Ketua KPU Madina Dibakar

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Rumah milik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jefri Antoni dibakar orang tak dikenal (OTK), Kamis (03/02/2011) sekira pukul 04.00 WIB. Ruang tamu rumah jenis minimalis yang terletak di Jalan Abdul Haris Nasution, Lingkar Timur, Kayujati, Panyabungan itu hangus terbakar. Aksi pembakaran ini diduga ada kaitannya dengan tarik menarik kepentingan jadwal […]

  • Atika Ingin Madina Suplai Bahan MBG Secara Mandiri

    Atika Ingin Madina Suplai Bahan MBG Secara Mandiri

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak saja menyangkut penguatan sumber daya manusia, juga perlu dipandang dari sisi ekonomi. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution Atika, Kamis (19/6) menjelaskan kehadiran MBG ini perlu dipandang sebagai penggerak ekonomi. Dia menguraikan, ketika program ini berjalan banyak kebutuhan pokok yang diperlukan seperti […]

  • Pelajar SMA 3 Panyabungan dan SMK Negeri 1 Panyabungan Sumbang Rizky Wasiah

    Pelajar SMA 3 Panyabungan dan SMK Negeri 1 Panyabungan Sumbang Rizky Wasiah

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Bantuan untuk Rizky Wasiah terus mengalir. Para pelajar menyumbangkan uang jajan mereka untuk biaya operasi bayi perempuan penderita usus keluar karena tak memiliki anus itu. Para pelajar SMA Negeri 3 Panyabungan berhasil mengumpul uang sebesar 821.000 rupiah dalam Gerakan Koin Cinta Untuk Rizky Wasiah yang digalang oleh OSIS terhadap kalangan pelajar […]

  • Anggota DPRD Bantah Memperkosa

    Anggota DPRD Bantah Memperkosa

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kuasa Hukum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) BEH, Ridwan Rangkuti SH MH, membantah kliennya memperkosa TH. Diduga laporan palsu yang dibuat korban hanya berniat memeras BEH. “Kami menduga TH dan PH, oknum LSM yang menggiring pengaduan tersebut diduga bertujuan ingin memeras BEH,” ujar Ridwan Rangkuti di Panyabungan, Ahad (28/11/2010). Sebab, berdasarkan pemeriksaan TKP […]

  • Askolani Nasution: Perlu Publikasi Kearifan Lokal Mandailing

    Askolani Nasution: Perlu Publikasi Kearifan Lokal Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing Askolani Nasution mengatakan sangat perlu publikasi kearifan lokal Mandailing ke dunia internasional. “Tentu melalui publikasi berbahasa Inggris, baik melalui media buku, jurnal, website, film, dokumenter, dan lainnya,” katanya dalam seminar “English Language Immersion: Local Wisdom”, Penguatan kearifan lokal Mandailing yang dilaksanakan di Laboratorium Seni SMAN 2 Plus Panyabungan. Pria […]

  • Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama ini para kontraktor mengabarkan bahwa salah satu oknum yang terlibat menjual proyek pemerintah daerah adalah Asisten III Pemkab Mandailing Natal (Madina), Samad Lubis, SE. Selain Samad Lubis, ada juga onum anggota DPRD Madina berinisial JS yang disebut-sebut orang dekat bupati terlibat dalam bisnis kongkalikong penjualan proyek tersebut. Ketika persoalan pengarahan […]

expand_less