Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

5.712 PNS Tapsel Terima Tunjangan Beras

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
  • print Cetak

TAPSEL – Hari Ini, Selasa (12/5), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mencairkan tunjangan beras Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dirapel per 1 Januari 2014 hingga April 2015.

Hal tersebut sesuai dengan tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015 tentang perubahan atas kelima atas Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-67/PB/2010 tentang tunjangan beras dalam bentuk natura dan uang.

“Besok (hari ini,red), rapel tunjangan beras pegawai sudah bisa dicairkan secara keseluruhan. Dan sudah dapat diambil,” ujar Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu yang disampaikan Kadis Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulaiman Lubis SE kepada METRO, Senin (11/5) kemarin.

Dijelaskannya, sesuai pesan Bupati, kata Sulaiman, pencairan  rapel tunjangan beras pegawai merupakan hasil tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia ck Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015. Sebagaimana tertuang dalam pasal 3 Ayat 2, terangnya, pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang kepada Pegawai Negeri dan pensiun atau penerima yang bersifat pensiun ditetapkan sebesar Rp7.242 per kilogram.

Lanjutnya lagi, sesuai dengan Pasal 4, harga pembelian beras oleh Pemerintah kepada Perum Bulog dan pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 berlaku terhitung mulai 1 Januari 2014.

“Amanah Pak Bupati, sekalipun jumlah rapel beras tidak seberapa, namun setidaknya pegawai dapat menggunakannya ke hal-hal yang positif. Utamanya pada anak-anak yang sedang melanjutkan sekolah. Karena, pencairan ini berketepatan pada saat tahun ajaran baru pendidikan, tentunya banyak keluarga akan membutuhkan untuk keperluan sekolah anak-anaknya,” ungkapnya.

Diterangkannya, untul jumlah PNS yang menerima rapel tunjangan beras di lingkungan Pemkab Tapsel 5.712 orang, sedangkan jumlah jiwanya sebanyak 17.380 orang.

“PNS jumlahnya 5.712, Istri 4.131 orang dan anak 1.537 dengan total jiwa 17.380 orang, sedangkan harga beras Rp7.242 perkilogram. Kemudian, untuk perbulannya akan mendapatkan tunjangan setara 10 Kilogram beras per jiwa.” Pungkasnya.

Sumber :metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan Jalan ke Aek Mata Telah Lama Disuarakan Masyarakat

    Perbaikan Jalan ke Aek Mata Telah Lama Disuarakan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi memperihatinkan bangunan jalan ke Aek Mata, Kecamatan Panyabungan yang belakangan menjadi pembicaraan sebenarnya telah lama disuarakan masyarakat setempat. Setelah Ketua Komisi III Zainuddin Nasution meminta Kadia PUPR memutar otak sehingga pembangunan infrastruktur lebih merata, anggota DPRD dari Fraksi Golkar Sobir Lubis turut angkat bicara. “Ini sudah lama kita dan masyarakat […]

  • Korban Penembakan Kader Terbaik Muhammadyah, Dirujuk ke RSU Adam Malik

    Korban Penembakan Kader Terbaik Muhammadyah, Dirujuk ke RSU Adam Malik

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Edwin Adyantho, korban penembakan kerusuhan di Desa Sihepeng, kini dirujuk ke RSU Adam Malik, Medan. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Wakapolres Madina Kompol Hariun Dalimunthe menjeguk korban di RSU Panyabungan sebelum diberangkatkan ke Medan, Selasa (20/9). Edwin tertembak pada bagian pahanya yang dilaporkan sebagai peluru nyasar […]

  • Ini Biangkerok Lemahnya Tindakan Terhadap Perhotelan yang Langgar Aturan di Madina

    Ini Biangkerok Lemahnya Tindakan Terhadap Perhotelan yang Langgar Aturan di Madina

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Natal: Untuk menjamin tidak terjadi nya lagi pelanggaran norma di lingkungan sosial Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nampaknya masih jauh dari posisi ideal. Mengapa, sebab persoalan tekhnis Peraturan Daerah terukur lemah. Seperti hal nya, penyakit masyarakat pasangan yang bukan muhrim ditangkap di hotel saat razia pekat. Hal tersebut Kata Salamuddin Nasution Kepala Dinas […]

  • Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KEDAH, MALAYSIA (Mandailing Online) – Tidak banyak yang mengetahui keberadaan masyarakat suku Man­­dailing di Kampung Je­rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia. Masyarakat Mandailing telah bertempat tinggal di Kedah sejak 1880. Kedah merupakan salah satu negeri di Malaysia yang berdekatan perbatasan dengan Thailand. Untuk memeriahkan kem­bali suasana perkampungan masyarakat Mandailing itu, satu aktivitas menarik […]

  • Tony Abbott Diminta Berjanji Tak Sadap Indonesia Lagi

    Tony Abbott Diminta Berjanji Tak Sadap Indonesia Lagi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Mantan Perdana Menteri Australia Julian Gillard meminta penerusnya, PM Tony Abbott berjanji kepada Indonesia untuk tidak melakukan penyadapan lagi di masa mendatang. Menurutnya, hal tersebut merupakan respon terbaik yang bisa diberikan Australia di tengah hubungan yang memanas dengan Indonesia saat ini. Dalam wawancara eksklusif dengan CNN, Gillard menolak untuk berkomentar mengenai penyadapan yang […]

  • Bupati Madina Hadiri HUT ke-71 IBI

    Bupati Madina Hadiri HUT ke-71 IBI

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (6/8). HUT ke-71 IBI tersebut mengusung tema ‘Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mengawal Kesehatan Ibu dan Bayi untuk Mewujudkan Indonesia Unggul dan Indonesia Maju’. Sukhairi […]

expand_less