Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution

MEDAN (Mandailing Online) Bupati Mandailing Natal, Sumut, Dahlan Nasution membantah soal dugaan korupsi di kasus Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu.

Kalau ada kerugian negara yang terjadi, dia meminta agar ditetapkan siapa yang bersalah.

“Saya enggak ada pernah korupsi, kok… Jangankan beratus juta, serupiah pun saya tidak ada korupsi di Madina. Kalau ada dapat kalian saya korupsi, saya berhenti, seratus ribu saja. Udah ya…” kata Dahlan memutus percakapan yang dilansir Kompas.com edisi Kamis (11/7/2019).

Sebelumnya, Asisten Intelijen Kejati Sumut Leo Simanjuntak menyatakan, pihaknya akan mengumumkan penetapan tersangka kasus Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 yang jatuh pada 22 Juli 2019 mendatang.

Leo mengaku, pihaknya masih sanggup menangani perkara ini meski telah menembuskannya ke KPK.

Alasannya, KPK punya kewenangan untuk mensupervisi kejaksaan bila terjadi keterlambatan yang disengaja. Dia juga berterima kasih kepada para mahasiswa yang mendukung kejaksaan menuntaskan kasus TRB dan TSS.

Saat ini, lanjutnya, Kejati Sumut sedang menghitung kerugian negara yang terjadi dalam pembangunan dua proyek tersebut. Saksi-saksi sudah dimintai keterangan.

Namun, Leo tak mau merinci berapa kerugian negara yang terjadi serta menyebutkan nama-nama tersangka dengan alasan sedang dalam penyelidikan.

Untuk memastikan ucapan Leo bahwa pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa nanti tersangka kasus Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri diumumkan, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian yang dikonfirmasi Kompas.com membenarkan.

“Ya, benar infonya…” kata Sumanggar lewat pesan singkatnya kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

Kasus Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara mencuat setelah adanya pengaduan masyarakat ke Kejatisu tahun lalu. Hingga kini gelombang unjukrasa mahasiswa kerap terjadi ke Kejatusu mendesak penuntasan kasus itu.

Unjukras terbaru terjadi pada Kamis (4/7/2019) oleh ratusan massa DPP IMA-Tabagsel di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jl. AH Nasution, Medan, menuntut lembaga ini menetapkan tersangka dan memanggil bupati Madina yang diduga kuat ada di belakang pembangunan dua taman tersebut.

Sumber : Kompas.com ( Bupati Mandailing Natal: Kalau Ada Saya Korupsi, Saya Berhenti… )

Editor : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Konfercab V PMII Madina

    Hasil Konfercab V PMII Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Supendi Ketua Umum, Imsaruddin Sekretaris Umum Konfrensi Cabang V Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dilaksanakan selama 2 hari, mulai Sabtu (4/12) hingga Minggu (5/12), melahirkan pemimpin baru. Supendi terpilih menjadi Ketua Umum dan Imsaruddin Nasution sebagai Sekretaris Umum untuk masa bakti tahun 2011-2012. Hasil ini sesuai Konfercab V yang digelar […]

  • LABRN Nilai Tindakan Main Cekik Oknum Sipir LP Natal Pada Pelajar SD Tidak Manusiawi, Polisi Harus Beri Pasal Berat

    LABRN Nilai Tindakan Main Cekik Oknum Sipir LP Natal Pada Pelajar SD Tidak Manusiawi, Polisi Harus Beri Pasal Berat

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Kasus penganiayaan pelajar Sekolah Dasar yang dilakukan Sipir Tahanan LP Kelaa IIB Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pada senin siang 28/8/2023 kemaren, menjadi perhatian serius tidak hanya Pemda Madina. Lembaga Adat Budaya Ranah Natal ( LABRN ) juga ikut bersuara. Ali Napiah selaku Ketua LABRN pada […]

  • Harga Esemka mulai Rp65 juta

    Harga Esemka mulai Rp65 juta

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Solo, (MO) – Setelah Esemka lulus berbagai uji dan bisa mendapatkan STNK, kendaraan karya para siswa Sekolah Menengah Kejuruan itu mulai dipasarkan dan harga jualnya sudah diumumkan. “Esemka type SUV Rajawali tahap pertama Rp100 juta/unit, tetapi ini terbatas dan nantinya akan menjadi Rp145 juta/unit. Hal ini terkait harga komponen yang terus naik, sedangkan mobil Esemka […]

  • Nazar Sebut Anas Terlibat Belasan Proyek

    Nazar Sebut Anas Terlibat Belasan Proyek

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kubu Anas Urbaningrum memang masih belum tahu pasti makna proyek-proyek lain yang dituduhkan oleh KPK. Jika ocehan M. Nazaruddin selama ini benar, berarti setidaknya ada 20 kasus lain terkait dengan suami Athiyyah Laila itu. Saat ini, semua proyek itu sudah disampaikan kepada komisi antirasuah. Hal itu diungkapkan kuasa hukum M. Nazaruddin, Elza Syarief […]

  • Terpilih Aklamasi, Faslah Kembali Pimpin PKB Madina

    Terpilih Aklamasi, Faslah Kembali Pimpin PKB Madina

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Khoiruddin Faslah Siregar terpilih kembali untuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dia terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Madina di Panyabungan, Rabu (19/1/2022). Sebanyak 22 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dari 23 kecamatan memilih Faslah untuk kembali memimpin PKB Madina 2022-2027. DPAC Ulu […]

  • Naskah Deklarasi “Batang Pungkut Green Conservation”

    Naskah Deklarasi “Batang Pungkut Green Conservation”

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

expand_less