Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
  • print Cetak

Bupati Ketika Melayat di Rumah Salah Satu Korban Tanah Longsor/Istimewa.

LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution bersama rombongan secara langsung melayat ke rumah duka korban longsor bekas tambang emas di Desa Simpang Bajole dan Desa Bandar Limabung, Kecamatan Linggabayu.

Kedatangan Bupati ke rumah korban didampingi Kepala Dinas Sosial Dedi Hermansyah, Kepala BPBD Edi Sahlan, Kapolres AKBP Muhammad Reza CAS, dan forkopimcam setempat.

Rombongan tidak hanya berhenti di satu tempat, tapi mengunjungi satu per satu rumah korban.

Bupati menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi.

“Pemerintah daerah turut berdukacita atas musibah yang terjadi dan berharap agar keluarga bisa bersabar menerima cobaan ini,” katanya, Jumat (29/4).

Bupati Sukhairi menjelaskan, para korban yang tertimbun adalah ibu rumah tangga dan meninggalkan banyak anak.

“Ada yang empat ada yang enam (anak). Kami dari pemerintah sangat prihatin dan mengucapkan turut berdukacita kepada 12 keluarga korban,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, para korban pada Kamis (28/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB melakukan aktivitas mencari butiran-butiran emas secara tradisional atau mendulang di lubang bekas tambang orang lain. Tanpa diduga dinding lubang longsor dan menimbun para korban.

“Tanpa disadari mungkin terjadi longsor dan mereka tertimbun. Barangkali cuma 10 hingga 15 menit, tapi sudah kehabisan oksigen dan meninggal dunia,” jelas Sukhairi.

Kedua belas korban dimakamkan hari ini di pemakan umum masing-masing desa. Sembilan korban merupakan warga Desa Bandar Limabung dan tiga lainnya warga Desa Simpang Bajole.

Bupati Madina menambahkan, Pemerintah Kabupaten Madina sudah berulang kali meminta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin karena sangat berbaya bagi jiwa dan lingkungan.

Namun hingga hari ini tambang emas liar masih marak. Bupati menduga hal tersebut sangat berkaitan dengan desakan ekonomi.

“Sudah beberapa kali pemerintah Kabupaten Madina, bahkan saya langsung sudah mengimbau masyarakat dan Kapolres juga langsung mengimbau masyarakat untuk menghentikan kegiatan tambang tanpa izin karena kegiatan tersebut sangat berdampak dan beresiko, namun karena ekonomi banyak masyarakat masih melakukan aktivitas tersebut” pungkas Bupati.

Untuk diketahui sebelumnya dikabarkan 12 ibu rumah tangga meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor bekas lubang tambang emas.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

    Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) mengirimkan Sembilan orang tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ade (40) warga Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi untuk dititipkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), kemarin. Kapolres Madina AKBP Bony Johanes Sirait Sik melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna, membenarkan sembilan orang dari sebelas tersangka pengeroyokan yang […]

  • Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Idulfitri 1443 H Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersilaturahmi dengan insan pers di aula kantor Bupati, Desa Parbangunan, Kamis (28/4). Bupati Sukhairi di hadapan jurnalis yang bertugas di wilayah Madina menyampaikan pers merupakan elemen penting bagi Pemkab Madina dalam […]

  • Kasus Pejabat Keuangan Pemkab Madina Tembak Warga, Saksi Mata : Suara Tembakan Terdengar Keras

    Kasus Pejabat Keuangan Pemkab Madina Tembak Warga, Saksi Mata : Suara Tembakan Terdengar Keras

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Jenis senjata dalam kasus penembakan terhadap warga Desa Hutanamale oleh pejabat Dinas Keuangan Pemkab Madina, Gong Matua Nasution berdeda dengan pengakuan saksi mata dan saksi korban. Sejumlah saksi mata yang dijumpai Mandailing Online di Desa Hunamale, Kamis (16/2/2017) lalu menyebutkan bahwa suara tembakan itu terdengar keras, kekuatan suara ledakan […]

  • LGBT Buah Kapitalisme

    LGBT Buah Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dian Marlina Rambe Muslimah Peduli Generasi   Dikutip dari detik.com Millen Cyrus memenangkan kontes kecantikan Miss Queen 2021 yang diselenggarakan di Bali, Kamis (30/9/2021). Ini menjadi pro dan kontra, karena kontes tersebut  merupakan ajang kecantikan bagi para transgender. Ajang transgender yang diikuti Milen Cyrus ini mengalahkan 17 kontestan di Miss Quin Indonesia, ia […]

  • Soal CPNS Batubara, Unpad tarik MOU

    Soal CPNS Batubara, Unpad tarik MOU

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATUBARA – Universitas Padjadjaran (Unpad) terpaksa menarik MoU dengan Pemkab Batubara sekaitan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010 di daerah itu. Selain menerima MoU, pihak Unpad menarik utusan mereka dari Kabupaten Batubara. ‘Ini janji mereka kepada kami yang melakukan pertemuan ke Unpad. Alasannya mereka tidak mau membawa perguruan tinggi ke dalam konflik seperti […]

  • Tarif Rp100 Juta, Dijanjikan Menang CPNS

    Tarif Rp100 Juta, Dijanjikan Menang CPNS

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Staf Sekretariat Golkar Jadi Calo LANGKAT- Ini pelajaran bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2010 agar tidak menjadi korban penipuan para calo. CPNS sebaiknya tidak mudah percaya dengan ulah sejumlah calo yang mengaku-ngaku dekat dengan pejabat, seperti modus yang dilakoni Nurhasanah alias Novi (37) sebagai calo. Novi yang sehari-hari bertugas sebagai staf Seketariat […]

expand_less