Rabu, 24 Jun 2026
light_mode

Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011).

Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak ke sekolah-sekolah di Panyabungan Kota ini antara lain Dodi Maratua, Iskandar Hasibuan dan Rizky Daulay.

Sekolah yang pertama kali yang didatangi Komisi A adalah SMUN 1 Panyabungan. Komisi A DPRD Madina yang menanyakan kendala yang dihadapi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Menjawab pertanyaan Dewan, Kepala SMUN 1 Panyabungan mengatakan, saat ini mereka masih membutuhkan laptop untuk guru demi lebih memantapkan para guru dalam memberikan pelajaran kepada murid. Juga dibutuhkan alat peraga seni musik untuk para siswa.

Kepala SMUN 1 Panyabungan juga menyampaikan, oknum guru berinisial AN dalam beberapa bulan terakhir tidak masuk mengajar. Meski AN tidak masuk mengajar, hal itu tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah tersebut karena guru lain telah ditugaskan menggantikan tugas AN.

Saat anggota Komisi A DPRD Madina Iskandar Hasibuan menanyakan tentang standarisasi sekolah secara nasional, Kepala SMUN 1 Panyabungan menjawab, SMUN 1 Panyabungan telah dinyatakan resmi masuk ke dalam standarisasi karena syarat-syarat untuk masuk tidaknya suatu sekolah kedalam standarisasi nasional, SMU 1 Panyabungan telah memenuhinya. Contoh, SMUN 1 Panyabungan telah memiliki laboratorium, pramuka sebagai ekstrakurikuler sekolah dan lainnya.

Namun sewaktu Anggota Komisi A DPRD Madina Dodi Maratua, menanyakan tentang standarisasi internasional, Kepala SMUN 1 Panyabungan menjawab sekolah yang dipimpinnya belum mencapai hal tersebut karena syarat untuk menjadi sekolah berstandarisasi internasional.

Kendala yang dihadapi antara lain SMUN 1 Panyabungan masih kekurangan lokal. Sebab sekolah yang berstandarisasi internasional perlokalnya murid hanya boleh 32 orang. Sedangkan SMUN 1 Panyabungan saat ini mencapai 40 siswa perlokalnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berjudi di Hotel, Anggota DPRD Labura Ditangkap

    Berjudi di Hotel, Anggota DPRD Labura Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAU-Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhan Batu Utara (Labura), tercemar akibat ulah salah seorang anggotanya berinisial RS. Sabtu (8/1) malam, RS ditangkap polisi beserta enam kontraktor (pemborong) di Rantau Prapat Hotel (RPH). Ketujuh tersangka ditangkap basah tengah bermain judi dengan kartu remi di kamar hotel 221 dan 222 (connecting door) oleh petugas polisi. Sejumlah […]

  • DCS dapil 2 PKB Madina

    DCS dapil 2 PKB Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKB Madina

  • Konsistensi Pemda Madina Dipertanyakan.Publik Soroti Pernyataan Bupati Tentang Disiplin

    Konsistensi Pemda Madina Dipertanyakan.Publik Soroti Pernyataan Bupati Tentang Disiplin

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi lubuk larangan di Mandailing Natal menuai sorotan keras dari kalangan mahasiswa. Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi, mempertanyakan konsistensi pemerintah daerah dalam tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN). “Pernyataan soal ketidakdisiplinan masyarakat itu sah-sah saja, tetapi publik juga berhak mempertanyakan […]

  • CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

    CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pasar baru panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal sebentar lagi akan di tempati pedagang. Namun masih banyak pasilitas pendukung pasar yang belum memadai. Jalan keliling pasar contohnya, meski sudah selesai dikerjakan, namun kondisinya tergenang air ketika diguyur hujan. Pasilitas pendukung lainnya seperti paving blok banyak yang rusak. Kontraktor terkesan tinggalin masalah meski […]

  • Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pencabutan IUP (izin Usaha Pertambangan) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) oleh Bupati Mandailing Natal (Madina), Selasa malam (9/12), pihak PT.SMGP masih mengkaji langkah-langkah yang akan ditempuh. Manager Sustainability PT SMGP, Rani Djandam yang dikonfirmasi Rabu (10/12) melalui telefon seluler mengatakan bahwa pihaknya sekarang ini sedang melakukan koordinasi […]

  • Rela Antri Belasan Jam

    Rela Antri Belasan Jam

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Langkanya minyak tanah di Mandailing Natal masyarakat rela antri belasan jam untuk mendapatkan jatah lima liter minyak tanah. Hal ini terpaksa dilakukan warga karena sulitnya memperoleh minyak tanah dalam satu bulan terakhir. Dalam satu bulan terakhir minyak tanah bersubsidi langka di Madina akibat adanya program pemerintah memberlakukan konversi minyak tanah ke gas yang rencananya […]

expand_less