Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

PDIP Madina Desak Penertiban Mesin Galundung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan yang juga Anggota DPRD Madina mendesak Muspida Plus secepatnya menertibkan pengoperasian alat pengolah emas (mesin galundung) yang kini merajalela di Kota Panyabungan dan Kecamatan Hutabargot.

Itu dikatakannya kepada wartawan, Jumat (25/03/2011) di Kantor DPRD Madina, usai meninjau wilayah tambang rakyat di Kecamatan Hutabargot yang merupakan wilayah daerah pemilihannya.

Katanya, ia sangat khawatir dengan kondisi perkampungan khsususnya Desa Hutabargot Julu, pusat tambang liar yang kini dipenuhi mesin galundung.

Bahkan, suasana kampung selain terlihat semrawut juga bising akibat suara mesin dompeng. Yang lebih memprihatinkan, masyarakat dari semua umur malah tenang-tenang saja menggunakan aliran air sungai kecil yang ada di depan rumah warga untuk mandi, cuci dan kakus (MCK).

Kondisi itu sudah pasti sangat berbahaya walaupun tidak sekarang. Karena itu, Muspida Plus jangan menunggu korban dulu baru bertindak. Semua pihak harus paham, walaupun alasannya demi sesuap nasi, tapi kesehatan masyarakat juga harus dipikirkan.

“Walaupun dengan alasan kemanusian, tambang liar dan utamanya galundung harus ditertibkan sebelum terjadi bencana dan konflik sosial. Karena persaingan mencari nafkah dari tambang rakyat di kawasan itu sudah tidak sehat,” ucap Iskandar.

Katanya, dengan kondisi masyarakat yang terhipnotis biji emas, tidak akan mungkin mereka menerima aturan perundang-undangan, maupun sosialisasi tentang bahaya air raksa bagi kesehatan. Karena itu Muspida Plus harus bersama-sama melakukan tindakan antsisipasi dini.

Kemudian, peredaran air raksa di Madina juga harus dipantau pihak berwajib. Karena air raksa bukanlah barang yang bisa diperdagangkan secara umum. Oknum atau pengusaha yang memperjualbelikan air raksa harus diusut, guna meminimalisir bertambahnya galundung dan ancaman penyakit.

Data dihimpun, harga 1 kilogram air raksa di Madina sudah mencapai Rp800 ribu. Sementara galundung yang beroperasi di Kecamatan Hutabargot dan Panyabungan diperkirakan lebih kurang 350 galundung.

Jika Pemkab Madina tidak bertindak cepat, daerah ini dalam waktu tidak lama lagi akan berubah jadi daerah dengan lingkungan yang rusak dan penuh ancaman penyakit.

Iskandar berharap Muspida Plus bertindak cepat dan antipatip, sekalipun berbagai elemen telah terlibat langsung dalam praktek illegal minning dan galundung.

Iskandar menambahkan, saat ini hal yang paling memprihatinkan lagi yang terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Mandailing Natal adalah, mesin galundung telah masuk dan beroperasi di jantung Kota Panyabungan tanpa adanya teguran ataupun perhatian dari pejabat setempat (Lurah dan Camat). (BS-026)
Sumber ; Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Akan Panggil Paksa Jika PTPSU Tak Hadir

    DPRD Akan Panggil Paksa Jika PTPSU Tak Hadir

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ‎ PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi II DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah mengagendakan kembali rapat kerja dengan manajemen PT Perkebunan Sumatera Utara (PTPSU) pada Senin lusa (16/11). “Kita akan melakukan pemanggilan paksa, jika perusahaan milik pemerintah Provinsi Sumut itu tetap saja membandel dan tidak mau menghadiri panggilan kedua yang dilayangkan DPRD Madina,” kata Teguh […]

  • Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Z Pangduan Lubis (in memoriam) Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada tahun 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah untuk […]

  • Daftar ke KPU, Dahlan-Aswin Busana Adat

    Daftar ke KPU, Dahlan-Aswin Busana Adat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Dahlan-Aswin memakai busana adat Mandailing menuju kantor KPU Madina untuk mendaftar, Minggu (6/9/2020). Pasangan ini diiringi rombongan sekira 1.600 orang konvoi berkendara mobil dan beca bermotor dari Sipolu-polu menuju gedung KPU Madina. Sebelumnya Dahlan-Aswin berangkat dari Sopo Godang Kotasiantar menuju Sipolu-polu. Pasangan Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri didaftarkan sebagai bakal calon […]

  • Resiliensi: Meneguhkan Langkah Bangsa

    Resiliensi: Meneguhkan Langkah Bangsa

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Azhar Nasution Setiap bangsa yang besar selalu melalui ujian sejarah yang tidak ringan. Indonesia, misalnya, pernah mengalami masa penjajahan panjang, krisis ekonomi, hingga berbagai gejolak sosial. Namun, yang membuat bangsa ini tetap berdiri tegak adalah resiliensi yaitu kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dari kesulitan. Makna resiliensi dalam kehidupan bangsa bukan hanya soal bertahan […]

  • Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Horrific! Barbaric! Itulah kata yang pasti muncul dibenak manusia modern hari ini  jika mendengar kata “perang”. Kenapa tidak? Karena perang yang telah terjadi, baik perang dunia pertama dan kedua telah menyisakan luka mendalam dan ketakutan yang mendarah daging bagi korban yang masih hidup atau keluarga yang telah […]

  • Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina menyampaikan keinginan adanya penggarapan kisah Sibaroar dalam bentuk film. Itu dicuatkan bupati usai menonton pementasan drama musikal “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Sabtu (30/9/2017) oleh Jeges Art yang disutradarai Askolani Nasution. Bupati menyatakan menyambut baik pementasan itu, sehingga jika difilmkan tariknya semakin memikat. Pengambilan gambar katanya […]

expand_less