Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Tambang Kotanopan, Atika: Saya Upayakan yang Terbaik Untuk Masyarakat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution mengaku akan mengupayakan solusi terbaik bagi masyarakat Kecamatan Kotanopan terkait persoalan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di sepanjang pinggiran Sungai Batang Gadis yang belakangan menjadi sorotan berbagai pihak.

“Saya berupaya mencari solusi terbaik agar masyarakat yang selama ini mendulang emas tidak dirugikan apa pun nanti keputusan yang diambil pemerintah,” kata Atika usai memimpin rapat Penanganan Pertambangan Tanpa Izin di Kecamatan Kotanopan yang berlangsung di aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (4/4/2024).

Dia menjelaskan, salah satu upaya yang dia lakukan adalah menggelar rapat tersebut. “Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena di satu sisi itu adalah warga saya, saudara satu kampung saya, tapi di sisi lain sebagai bagian dari pemerintah, saya juga harus melihat aspek kerusakan lingkungan yang ditimbulkan aktivitas itu,” jelas perempuan peraih dua rekor MURI ini.

Wabup Atika menceritakan, mendulang emas telah menjadi bagian dari sejarah perjalanan Bumi Gordang Sambilan.

“Cara-cara tradisional dalam mencari bijih emas bisa disebut melekat dengan leluhur kita di Madina, ini tidak pernah menjadi masalah karena tidak ada kerusakan yang ditimbulkan,” ujar lulusan UNSA Australia ini.

Adapun yang menjadi permasalahan, jelas Atika, adalah pemodal atau pengusaha yang menggunakan alat berat jenis excavator. “Ini yang berkali-kali saya sampaikan, yang mau ditindak atau ditutup itu adalah penggunaan alat berat. Ini yang mau coba saya berikan pemahaman kepada saudara-saudara saya di sana,” terangnya.

Atika menambahkan, tahun 2021 lalu Pemkab Madina telah mengajukan lokasi WPR dan Kotanopan termasuk di dalamnya. “Tapi, keputusan akhir ada di tangan kementerian. Tadi pun saya tekankan lagi agar OPD terkait kembali menyiapkan draft usulan. Saya ingin warga yang kehidupannya dari mendulang emas bisa tetap mencari nafkah dengan baik dan tidak melanggar aturan,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam rapat yang dihadiri Kapolres AKBP Arie Sopandi Paloh, Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf. Amrizal Nasution dan unsur Forkopimda, Atika mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat di sekitar lokasi. “Saya mencatat masukan dari Pak Kapolres, Pak Dandim, DPRD, unsur Forkopimda dan masyarakat untuk mengambil kesimpulan sebelum menjadi keputusan bersama,” katanya dalam rapat itu.

Sebagai pemimpin rapat, Wabup Atika merekomendasikan tiga hal. Pertama, penghentian segala aktivitas PETI di seluruh wilayah Madina tanpa tebang pilih. Kedua, mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku bagi pelaku yang tidak mengindahkan poin pertama. Ketiga, memberikan ruang bagi masyarakat melakukan penambangan emas secara tradisional.

“Kegiatan penambangan secara tradisional dengan menggunakan dulang masih dimaklumi. Sekali lagi saya tekankan, yang mau ditutup atau dihentikan itu adalah penambangan dengan menggunakan alat berat,” tegasnya sebelum menutup rapat. (rel/kominfo)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekerasan Verbal pada Anak

    Kekerasan Verbal pada Anak

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummi Zaimah Mahasiswa S2 Jurusan Pendidikan Biologi, Unimed   Kekerasan pada anak sering kita lihat terjadi di media sosial atau bahkan sering terjadi di sekitar kita. Orang tua, kerabat, dan keluarga yang seharusnya mengasuh, melindungi dan memberikan kasih sayang kepada anak justru menjadi penyebab utama yang menyebabkan terjadinya kekerasan. Kekerasan pada anak di […]

  • Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pjs Bupati Madina, Ir. H. Dahler Lubis kelihatan marah kepada pimpinan RSU Panyabungan yang dinilai teledor menangani keluarga pasien Covid-19. Kepada wartawan, Jum’at (16/10/2020) Dahler menyikapi keteledoran pihak RSU Panyabungan yang diduga membiarkan orangtua pasien Covid dari Muarasipongi keluyuran keluar masuk kamar pasien. Harusnya RSU Panyabungan tidak mentolelir itu, agar keluarga […]

  • Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pria kelahiran London, Inggris 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan. Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu meenjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman. […]

  • SBY bentuk poros baru?

    SBY bentuk poros baru?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wacana pembentukan poros keempat yang dimotori oleh Partai Demokrat di Pilpres 2014 ternyata akan mengancam posisi poros koalisi lainnya. Bahkan pihak yang akan dirugikan atas terbentuknya poros koalisi keempat itu adalah Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. “Kalau kemudian poros keempat koalisi ini benar-benar terjadi, bukan tidak mungkin yang paling dirugikan, secara matematika politik, […]

  • DPRD Madina Apresiasi Upaya Atasi Kebutuhan Air Bersih

    DPRD Madina Apresiasi Upaya Atasi Kebutuhan Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kalangan DPRD Mandailing Natal (Madina) menyepakati perlunya keseriusan dalam upaya mengatasi kebutuhan air bersih secara jangka panjang di Panyabungan dan kawasan lain di Madina. Pembangunan air bersih dan potensi-potensi sumber air merupakan hal yang urgen. Sikap DPRD Madina itu terkait adanya upaya Pemerintah Deerah Madina dengan pihak Pemprovsu dalam program penanggulangan air bersih di Madina […]

  • Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Ali Fauzi alias Salman, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengawasi masuknya salah satu jenis pupuk dari Malaysia. Pupuk bercap Matahari itu dapat dijadikan bom atau bahan peledak. “Pupuk cap Matahari yang berasal dari Malaysia itu dapat dijadikan bahan peledak, hanya tinggal dicampur dengan minyak tanah sehingga pengawasannya harus […]

expand_less