Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pemkab Madina Senantiasa Pantau  Perkembangan Penyakit Raihan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

Wakil Bupati Madina Atika Azmi (kiri) Kepala Puskesmas Gunungtua Rezki Nur Habibah (tengah), Kadis Kesehatan Madina dr Faisal (kanan) saat menjenguk Raihan di Desa Kampung Padang, Kamis (15/5/2025). (Foto: Irfan)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Muhammad Raihan (11), anak penderita kalainan genetik yang tinggal di Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan selalu mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Secara teknis Puskesmas Gunung Tua senantiasa memantau perkembangan kesehatan Muhammad.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Mhd. Faisal Situmorang dan pihak UPT Puskesmas Gunung Tua Panyabungan kembali membesuk Raihan di rumah orangtuanya, Kamis (15/5/2025).

Kedatangan Wakil Bupati Atika Azmi dan rombongan bertujuan untuk memantau perkembangan kesehatan dan memberikan bantuan uang tunai kepada orangtua Raihan. Bantuan itu diharapkan dipergunakan untuk membiayai kebutuhan Raihan.

Kepala UPT Puskesmas Gunung Tua Panyabungan, Rezki Nur Habibah mengatakan, sejak Raihan berusia 2 tahun, pihaknya sudah aktif memantau dan terus memfasilitasi pengobatan anak keempat dari pasangan Sabarudin dan Gustina Siregar itu.

Rezki Nur Habibah menjelaskan, penyakit yang dialami Muhammad Raihan muncul setelah berusia 4 hari. Tanda digigit semut dan gatal di badannya muncul hingga melebar ke seluruh tubuhnya.

“Pemantauan kesehatan kepada Raihan kita lakukan secara berkala oleh dokter umum dan perawat di Puskesmas Gunung Tua hingga dilakukan opname ke RS Inanta di Kota Padangsidimpuan,” ujarnya.

Dia mangungkapkan pihaknya pernah merujuk Raihan ke RSUD Panyabungan sewaku berusia 3 tahun. Lalu, pihak RSUD mengambil sampel darah untuk dikirim ke Rumah Sakit di Kota Medan.

Hasilnya, dari pemeriksaan sampel darah Raihan, ditemukan kelainan genetik dan dokter menyarankan agar Raihan aktif dibersihkan tubuhnya.

“Saran dokter untuk pengobatan Raihan itu terus dilakukan oleh orangtuanya serta dipantau pihak tenaga kesehatan Puskesmas dan Bidan Desa,” ujarnya.

Sementara itu, Gustina Siregar, ibu kandungnya Raihan, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Madina atas kepedulian terhadap Muhammad Raihan.

Gustina juga mengakui bahwa ia selalu aktif mengerjakan saran dokter demi kesehatan kulit Raihan.

“Terima kasih saya sampaikan kepada ibu wakil bupati yang sudah beberapa kali menjenguk Raihan. Kami minta doa, semoga Raihan cepat sembuh dari penyakitnya dan bisa bergaul dengan kawan seusianya,” ucap Gustina. (mhg/fan/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unimed telah buka pendaftaran SLMPTN

    Unimed telah buka pendaftaran SLMPTN

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Universitas Medan (Unimed) telah membuka pendafataran melalui jalur Seleksi Lokal Masuk Perguruan Tinggi (SLMPTN) tahun 2012 yang dimulai sejak 9 sampai dengan 20 Juli 2012. “Pendaftaran melalui online dan dapat dilakukan dari manapun melalui website http://www.unimed.ac.id. Pelaksanaan ujian SLMPTN pada tanggal 24-25 Juli 2012, sedangkan pengumuman hasil ujian tanggal 04 Agustus 2012,” kata […]

  • Surat Pengunduran Diri Jadi BPD Tak Digubris Berakhir Pencoretan Nama di DCT. Paizal Akan Tempuh Jalur Hukum

    Surat Pengunduran Diri Jadi BPD Tak Digubris Berakhir Pencoretan Nama di DCT. Paizal Akan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU, ( Mandailing Online )-Paizal Warga Desa Sinonoan, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal merasa kecewa pada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), pasalnya surat keteranagan dari Pemerintah Daerah menyangkut dirinya yang menyatakan mundur dari keanggotaan BPD ( Badan Permusyawatan Desa ) karena alasan mencalonkan diri jadi anggota legislatif tidak diterbitkan oleh yang berwenang di […]

  • Hipnotis marak di Madina

    Hipnotis marak di Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Masyarakat Mandailing Natal diminta untuk lebih berhati-hati, apalagi jangan membawa uang berlebihan serta barang berharga lainnya ke pasar tradional, sebab belakangan ini aksi penipuan bermodus hipnotis mulai marak di Madina. Menurut data yang dihimpun, dari Polsek Kotanopan dan Polres Madina dalam seminggu ini sudah dua kali terjadi penipuan bermodus hipnotis. Pertama terjadi di […]

  • Meriahkan HUT ke 78 RI di Panyabungan Sisakan Sampah

    Meriahkan HUT ke 78 RI di Panyabungan Sisakan Sampah

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Meriahkan HUT ke 78 Republik Indonesia dengan mengadakan karnaval budaya di sepanjang jalan kota Panyabungan sore ini Rabu 16/8/2023 menyisakan 4 sampai 5 ton sampah. Sepanjang jalan mulai dari Taman Kota Panyabungan sampai Pasar Baru tumpukan sampah plastik dan bekas botol minuman berserakan, sejumlah siswa peserta karnaval terlihat ambil bagian dalam […]

  • Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja di Mandailing berreaksi terhadap sebutan Batak Mandailing oleh Presiden Jokowi. Mandailing itu bukan suku, tapi sebuah bangsa. Sehingga tak bisa disebut suku Batak atau sub suku Batak. Hal itu dikatakan Raja Onggara Lubis, dari kerajaan Hutanagodang Ulu Pungkut menjawab Mandailing Online, Kamis (21/3/2019) menanggapi munculnya sebutan “Batak Mandailig” oleh Presiden […]

  • Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampoeng Kaos Madina (KKM) sebagai industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis produk khas Mandailing, terus mengembangkan inovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama kain bermotif khas Mandailing. Saat ini KKM telah menambah produknya, berupa produk kain yang diproduksi dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kain-kain yang diproduksi tersebut memiliki corak dan motif Mandailing. […]

expand_less