Narkoba Sudah Darurat.Ketua SMSI Dukung Polisi, BNNK dan TNI Babat Habis Bandar Sampai Akar
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 38 menit yang lalu
- print Cetak

Jebri Barata Lubis, Ketua SMSI Madina
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perang melawan narkoba di Bumi Gordang Sambilan tidak bisa lagi setengah-setengah. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Madina, Jeffry Barata Lubis, pasang badan dan menyatakan perang terbuka terhadap bandar dan pengedar.
Pernyataan keras itu dilontarkan Jeffry usai Deklarasi Gerakan Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkoba di Aula Rupatama Tantya Sudirajati, Polres Madina, Jumat (23/10/2026).
“Berantas habis sampai ke akar-akarnya. Jangan beri ampun!” tegas Jeffry dengan nada tinggi.
Menurut Jeffry, Mandailing Natal yang dikenal sebagai Serambi Mekkah-nya Sumatera Utara kini sedang dalam kondisi darurat narkoba. Julukan suci itu ternoda oleh peredaran sabu, ganja, dan pil haram yang sudah masuk ke desa-desa, ke sekolah, bahkan ke warung kopi.
“Ini ancaman nyata. Generasi muda kita mau dibunuh pelan-pelan. Kalau kita diam, 10 tahun lagi Madina akan kehilangan generasinya,” kata Jeffry.
Jeffry tidak hanya sekadar beretorika. Ia memerintahkan seluruh media yang tergabung dalam SMSI Madina untuk menjadi corong perang melawan narkoba.
“Jangan takut beritakan bandar. Jangan takut sebut kampung narkoba. SMSI Madina siap jadi mitra strategis Polres, BNNK, dan TNI. Kita gebuk lewat pemberitaan,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak lagi takut melapor.
“Jangan lindungi bandar hanya karena dia tetangga atau keluarga. Hari ini dia jual ke orang lain, besok bisa jadi anak kita yang jadi korban. Lapor ke Polres, lapor ke BNNK.
Deklarasi yang dihadiri Forkopimda, Ormas, OKP dan mahasiswa itu diakhiri dengan komitmen bersama: Madina harus bersih dari narkoba.
“Madina ini Bumi Gordang Sambilan, bukan Bumi Sabu-Sabuan. Jaga kesuciannya!” tutup Jeffry.(*)
- Penulis: Muhammad Hanapi




