Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Guru Olahraga Pukuli Wartawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
  • print Cetak


MADINA- Seorang wartawan jadi sasaran amuk seorang guru olahraga di SMA Negeri 1 Siabu, Madina, Kamis (21/7). Adalah Todung Mulya Lubis, wartawan media cetak terbitan Medan yang harus menderita luka lebam di bagian wajah karena dipukuli oleh sang guru tersebut. Tidak terima diperlakukan seperti itu, Todung membawa kasus ini ke kantor polisi.
(FOTO ridwan)
MELAPOR KE POLSEK: Todung Lubis didampingi rekannya melaporkan guru olahraga yang telah memukulinya, ke Polsek Siabu, Kamis (21/7).
Kejadian bermula saat Todung dan rekannya, Darlin mendatangi SMAN 1 Siabu atas undangan silaturahmi via telepon dari kepala sekolah (kasek) Drs Aliruddin Pulungan. Waktu dihubungi, kasek mengaku ingin membicarakan rekaman dugaan kutipan-kutipan liar di SMA yang dipimpinnya. Setibanya di sekolah tersebut, Todung dan Darlin menunggu di depan ruang Kasek. Tiba-tiba datang guru olahraga yang bernama Karoche dan langsung melontarkan kalimat kasar. “Di mana kau simpan rekaman itu? Berikan sama saya!” ucap Todung menirukan kalimat Karoche.
Mendengar permintaan itu, ia (Todung) diam saja. Rekaman yang diminta Karoche adalah rekaman dugaan pengutipan liar pembayaran SKHU dan uang PMDK siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Saya punya rekaman kalau siswa yang mau mengambil SKHU, dan bagi yang ingin melanjutkan ke PT harus membayar Rp500 ribu per siswa. Itu lah (rekaman) yang diminta Karoche tetapi belum saya berikan,” beber Todung.
Dijelaskannya, laporan dugaan kutipan liar ini diperolehnya dari masyarakat sekitar. Atas dasar itu lah ia melakukan investigasi mencari tahu kebenaran dugaan kutipan tersebut. “Beberapa hari yang lalu, saya jumpa dengan Karoche dan dia minta rekaman itu, tapi tidak saya berikan tapi dia terus memaksa. Dan, saat diundang kepala sekolah untuk bersilaturahmi, saya mau saja. Ternyata saya malah mendapat perlakuan kriminal. Ia (Karoche) memukuli saya. Pukulannya beruntun ada sepuluh kali. Pukulannya melayang ke muka (wajah), kepala, dada, dan bibir,” terangnya sambil menunjukkan bibirnya yang pecah.
Todung menambahkan, usai dipukul Karoche, pihak sekolah bersama Camat Siabu Mukhlis MSi mengajaknya untuk negosiasi atas pemukulan tersebut, bahkan Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron Lubis turut meminta Todung untuk berdamai agar kasus tersebut tidak diperpanjang. “Mereka (Kadis, Kepsek, Camat, red) minta supaya kasus ini jangan diperpanjang dan dilakukan perdamaian, tetapi dalam hal ini saya tersakiti,” tambahnya.
Sementara itu, Karoche yang dikonfirmasi METRO usai melakukan rapat di ruang Camat Siabu membantah telah memukul Todung. Menurutnya, Todung yang memukul duluan. “Saya tak memukul dia (Todung, red), dia yang mukul saya,” bela Karoche.
Sedangkan rekan Todung, Darlin yang mengaku berada saat kejadian itu, mengaku melihat Karoche memukuli Todung dan bukan hanya sekali. “Saya lihat langsung Karoche memukuli Todung. Ia (Todung) hanya bisa menutupi wajah dengan tangan sembari berusaha menghindar,” beber Darlin.
Kapolres Madina AKBP A Fauzi Dalimunthe SIK yang dikonfirmasi METRO melalui Kapolsek Siabu AKP S Daulay membenarkan pihaknya menerima pengaduan atas nama Todung Mulya Lubis dengan nomor surat pengaduan LP/52/VII/2011/Sek Siabu. “Benar kita menerima pengaduan itu, dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan terhadap korban,” sebut kapolsek. (wan)
sumber: Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Pemkab Mandailing Natal (Madina) Alamulhaq Daulay SH mengaku belum mengetahui terjadinya penundaan pembahasan 11 Ranperda di DPRD Madina. “Saya belum mengetahui adanya penundaan itu, namun yang jelas saat ini 11 ranperda itu telah kita serahkan kepada Baleg DPRD Madina, sekarang tergantung orang itu,” kata Alamulhaq, Selasa […]

  • Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang ke-20 di Surakarta, Senin (25/10/2021). Dalam sambutan itu, dia antara lain menyampaikan pentingnya melakukan rekontekstualisasi sejumlah konsep fikih dalam rangka merespon tantangan zaman. Dia menambahkan bahwa ketidakstabilan sosial dan politik, perang saudara dan terorisme disebabkan oleh tindakan kelompok-kelompok […]

  • Kunjungi Ulupungkut, Atika dan Tim Akan Bahas Penanganan Pasca Banjir

    Kunjungi Ulupungkut, Atika dan Tim Akan Bahas Penanganan Pasca Banjir

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT ( Mandailing Online ) – Pasca Banjir Bandang dari sungai batang pungkut di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal ( Madina ). Wakil Bupati di dampingi Kepala Dinas PUPR Madina meninjau kondisi sejumlah kerusakan yang diakibatkan banjir tersebut. Wakil Bupati Atika Azmi Utammi melihat kondisi jalan yang nyaris amblas tergerus air sungai, selain itu, ia […]

  • Zakaria Rambe : Polisi Dinilai Menutup nutupi Akhir Dari Penertipan Tambang di Perbatasan Tapsel-Madina

    Zakaria Rambe : Polisi Dinilai Menutup nutupi Akhir Dari Penertipan Tambang di Perbatasan Tapsel-Madina

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online )- Zakaria Rambe, pengamat Hukum dan Sosial dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara meminta aparat penegak hukum (APH) khususnya Polisi dan TNI untuk terbuka terkait penertiban Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Mandailing Natal (Madina) beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria karena menilai Polisi dan TNI terkesan menutup-nutupi akhir dari penertiban […]

  • Masyarakat Sorik Marapi Yang Bersahaja dan Sederhana

    Masyarakat Sorik Marapi Yang Bersahaja dan Sederhana

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PEMUKIMAN KAWASAN SORIK MARAPI – Pemukiman di kawasan Sorik Marapi Mandailing Natal masih banyak yang beratap ijuk dengan lingkungan pemukiman yang asri. Lingkungan ini selaras dengan falsafah kehidupan masyarakatnya yang relative masih bersahaja dan sederhana, serta saling hormat menghormati antar sesama dengan kearifan local yang bagus dalam bingkai dalihan na tolu. Tetapi belakangan ini, […]

  • Jokowi Siap Naikkan Harga BBM

    Jokowi Siap Naikkan Harga BBM

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, JAKARTA — Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) setelah resmi dilantik. Jokowi menyatakan kesiapannya melakukan langkah tersebut kendati hal itu berpotensi mendapat penolakan keras dari rakyat. “Saya siap untuk tidak populer. Tapi, kita harus tahu bahwa kita harus memotong subsidi,” ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, […]

expand_less