Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
  • print Cetak
Razman Arif Nasution

Razman Arif Nasution

JAKARTA (Mandailing Online) : Kebijakan bupati Madina menyurati polres untuk menangguhkan penahanan terhadap Kadis Perhubungan Madina Harlan Batubara tersangka korupsi, merupakan langkah keliru.

“Seharusnya bupati bukan membuat surat permohonan penangguhan penahan, karena yang paling pas seharusnya bupati itu menonaktifkan Kadishub,” kata pengacara DR.H.Razman Arif Nasution, SH, S.Ag. MA (PHD) yang dilansir surat kabar Malintang Pos edisi pekan ini.

“Penonaktifan diharuskan agar Harlan bisa lebih fokus menghadapi proses hukumnya,” ujar Razman yang juga putra Madina ini.

Menurut Razman, sebagai putra daerah Madina, dia akan terus mengawasi dan mengawalnya sampai ke pengadilan.

Razman meyakini bahwa kasus ini tidak mungkin berdiri sendiri, artinya tak mungkin Harlan saja yang terlibat, melainkan ada nama-nama lain.

“Saya yakin sekali ada tersangka lain, makanya saya harapkan Polres Madina harus cepat, saya menduga ada pihak lain yang menjadi tersangka, sebab tidak mungkin Kadishub bertindak sendiri, polisi harus cepat agar kasus itu terang benderang,” ujar Razman Arif.

Secara terpisah, Kuasa Hukum Pemkab Madina Safaruddin Hasibuan,SH yang menjadi kuasa hukum Kadishub Harlan Batubara, yang dihubungi via selular, mengatakan bukan soal lindung melindungi, tetapi sesuai dengan KUHAP hak tersangka ada untuk itu.

“Karena negara kita negara hukum menganut azas praduga tidak bersalah, biarkanlah penyidik bekerja secara professional,” katanya.

“Kasus ini kan terkait pengadaan tanah terminal yang ditampung dalam APBD Tahun 2013 lalu, lain yang diusulkan mereka lain jadinya di APBD, jadi marilah kita serahkan sepenuhnya kepada penyidik agar tidak menimbulkan polemik yang bisa merusak nama baik daerah kita,” ujar Safaruddin Hasibuan.

Sumber : Malintang Pos

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Pemkab Madina Akan Lakukan Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS

    Besok Pemkab Madina Akan Lakukan Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mandailing Natal (Madina) akan menyelenggarakan Tes Kompetensi Dasar (TKD) seleksi CPNS, mulai besok, Rabu (10/12/2014) hingga 21 Desember. TKD seleksi CPNS ini akan diikuti 6.703 orang memperebutkan 90 formasi, diantaranya bidang kesehatan, pendidikan dan tenaga tekhnis. Demikian disampaikan Kepala BKD Madina, Ahmad Meinul Lubis kepada wartawan […]

  • SKPD Madina harus direalisasikan

    SKPD Madina harus direalisasikan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Realisasi perampingan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) harus secepatnya direalisasikan dengan mengirim langsung ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dieksaminasi. Ketua DPC PPP Madina, Yulizar Parlagutan Lubis, mengatakan pengiriman hasil rapat paripurna DPRD tentang pengesahan Ranperda, khususnya penciutan SKPD bersama rancangan peraturan daerah tentang retribusi […]

  • 9 Ranperda Madina Menunggu Evaluasi Dari Pemprovsu

    9 Ranperda Madina Menunggu Evaluasi Dari Pemprovsu

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Setelah mendapat keputusan dari DPRD Madina, 9 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Mandailing Natal saat ini sudah diajukan kepada  Biro Hukum Sekretariat Daerah Propinsi Sumatra untuk di registrasi, namun hingga kini masih menunggu evaluasi dan registrasi dari Biro Hukum Pemprovsu, demikian disampaikan Kabag Hukum Pemkab Madina, Alamulhaq Daulay kepada wartawan kemarin. Dikatakannya, 9 […]

  • KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambut baik usulan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) yang berharap penyelenggara pemilu mengedepankan isu-isu hak azasi manusia (HAM) dalam penetapan calon Presiden pada pemilu 2014. “Nanti kita akan lihat dan kaji lagi persyaratan capres. Bagaimana mengimplemetasikan HAM dalam persyatan capres,” kata Ketua KPU Husni Kamil […]

  • Granat desak grasi Ola dicabut

    Granat desak grasi Ola dicabut

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) -Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencabut kembali grasi kepada Meirika Franola alias Ola. “Presiden tidak bisa menyatakan bertanggungjawab saja mengeluarkan grasi, namun juga harus mencabutnya kembali,” kata Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat di Jakarta, Minggu. Sebelumnya, melalui Keppres Nomor 35 tahun 2011, Ola mendapatkan pengampunan dari semula hukuman […]

  • Surat Tulak-tulak

    Surat Tulak-tulak

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (I) Oleh : Z.Pangaduan Lubis) SuratTulak-Tulak. Masyarakat Mandailing memiliki aksara etnisnya sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak (bukan aksara Batak). Zaman sejarah ditandai oleh penggunaan aksara. Zaman sebelum adanya penggunaan sejarah dinamakan zaman pra-sejarah. Kita belum mengetahui sejak kapan masyarakat Mandailing menggunakan aksara Surat Tulak-Tulak dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita dengan […]

expand_less