Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

PPPK Tahun Depan Pemkab Madina Buka 315 Formasi Guru PAI

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
  • print Cetak

Kadisdik Madina Arbiuddin Harahap Ketika Menghadiri RDP dengan Komisi I/Roy.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan membuka 315 formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun depan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Arbiuddin Harahap ketika mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD dengan agenda Menindaklanjuti Surat Audiensi AGPAI Madina di ruang Komisi I, Kamis (9/12).

“Kita usulkan agar ditampung pada ujian tahap tiga. Kalaupun tidak ditampung, saya pastikan pada PPPK tahun berikutnya akan ditampung,” katanya di ruang Komisi I DPRD Madina.

Pengajuan ini menindaklanjuti keluhan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Madina terkait formasi guru PAI pada PPPK tahun 2021 yang hanya membuka lowongan untuk 1 orang.

Arbi mengaku, lowongan 1 formasi untuk guru PAI merupakan kesalahan pemerintah dan ketidakjelasan perincian pada entri data.

“Ini murni kesalahan pemerintah. Kemudian tidak ada rincian yang jelas apakah guru agama dimaksud untuk seluruh Madina atau hanya di lingkungan Dinas Pendidikan saja,” ungkapnya.

Ketua AGPAI Madina Sulhan Hamid H Lubis, M.Pd, yang turut hadir dalam RDP tersebut menyampaikan, ke depan pemerintah perlu melakukan analisa lapangan sebelum menentukan formasi CPNS maupun PPPK.

“Pemerintah harusnya melakukan analisa lapangan terkait kebutuhan dan penentuan formasi pada PPPK. Ini banyak kawan-kawan guru PAI yang mengurungkan niat ikut ujian karena hanya ada 1 formasi,” jelasnya.

Meski demikian, jelas Sulhan, dari sekian formasi yang dibuka, guru PAI berada pada peringkat teratas dalam hal jumlah peserta yang lulus passing grade.

“Dari seluruh formasi yang dibuka, guru PAI berada pada posisi teratas dalam tingkat kelulusan. Ada 73 kawan-kawan kita yang lulus,” ungkapnya.

Guru SMAN 2 Plus Panyabungan ini pun meminta agar pemerintah bisa mengambil kebijakan untuk mengakomodir guru-guru yang lulus passing grade.

“Ini kurang adil. Formasi hanya satu sementara kebutuhan guru PAI cukup banyak. Dengan 73 orang yang lulus passing grade, harapan kita ada kebijakan dari pemerintah untuk mengakomodir kawan-kawan,” sebutnya.

Ketua Komisi I Zubaidah Nasution mengharapkan dengan adanya pertemuan ini bisa memberikan kejelasan kepada para guru PAI.

“Ke depan kesalahan seperti ini harus dihindarkan oleh pemerintah,” tegas Zubaidah.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusuk Ni Otang Masih Primadona

    Pusuk Ni Otang Masih Primadona

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pusuk ni otang atau lebih populer sebutan pangkat, laris manis dan menjadi buruan konsumen di pasar Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) selama Ramadhan. Lalapan khas Mandailing ini tak diketahui persis sejak kapan bermula dan menjadi popular di Mandailing. Di kawasan Angkola, pucuk rotan ini dijadikan gulai berkuah santan tanpa cabai bermenu ikan […]

  • Pj Bupati Madina: Aktifkan siskamling

    Pj Bupati Madina: Aktifkan siskamling

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Untuk mencegah masuknya jaringan teroris dan kejahatan lainnya ke wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Pj Bupati Madina, Aspan Sopian Batubara menghimbau masyarakat khususnya para kepala desa, supaya mengaktifkan lagi pos ronda malam maupun sistem keamanan lingkungan (siskamling). Itu dikatakannnya saat melakukan silaturrahmi dengan masyarakat Kecamatan Batang Natal di Desa Tarlola baru-baru ini. Ia meminta […]

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 3 – selesai)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 3 – selesai)

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Menuju Sumteng, Sidimpuan Bersiap Menjadi Ibukota Kawasan Sudah tiba masanya Sidimpuan menegaskan diri sebagai episentrum Tabagsel. Membangun kolaborasi regional, bukan persaingan kecil antarwilayah, apalagi hanya sekedar pertarungan elit lama dan elit baru. Wacana Provinsi Sumatera Tenggara mungkin masih jauh. Mungkin juga bakal jadi desakan untuk menghentikan moratorium. Tetapi sejarah sering dimulai dari gagasan yang […]

  • Harapan Baru di Selatan Sumut: IKANAS Madina dan Jalan Panjang Nasution untuk Nusantara

    Harapan Baru di Selatan Sumut: IKANAS Madina dan Jalan Panjang Nasution untuk Nusantara

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ada yang perlahan bergerak dari selatan Sumatera Utara. Bukan suara ledakan politik. Bukan pula gegap-gempita proyek negara. Tetapi denyut lama yang seperti hendak dibangunkan kembali: kesadaran tentang persaudaraan, kehormatan sosial, dan tanggung jawab antargenerasi di tengah dunia yang semakin individualistik. Di Mandailing Natal, geliat itu mulai terasa melalui bangkitnya […]

  • Ketua PKB Sumut: Perjuangan PKB Dinafasi NU

    Ketua PKB Sumut: Perjuangan PKB Dinafasi NU

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKB Kabupaten Madina melakukan Pra Musyawarah Cabang, Senin (26/7/2021). Ketua DPW PKB Sumut, Ahmad Iman Sukri dan Bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution hadirdi pembukaan Pra Muscab itu. Termasuk Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dan Ketua PD Muhammadiyah Madina, Yusuf Nasution. Iman Sukri pada pidatonya menyatakan NU dilahirkan oleh NU. Maka […]

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sidempuan Membangun: Kota Tua Itu Harus Berhenti Bertengkar dengan Dirinya Sendiri Dari konflik elite menuju gagasan besar membangun pusat baru Tabagsel Tetapi mungkin Sidimpuan memang sedang membutuhkan satu kejutan besar: sebuah alasan untuk berhenti bertarung kecil. Karena sesungguhnya, problem terbesar kota ini bukan kekurangan elite. Justru terlalu banyak elite. Terlalu banyak tokoh. Terlalu banyak […]

expand_less