Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
  • print Cetak

Mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum UMTS memampangkan spanduk dalam unjukrasa di alun-alun kota Padangsidimpuan, Jum’at (12/4/2019).

SIDIMPUAN (Mandailing Online) Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019.

Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019).

Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. Lokasi pertama di alun-alun Kota Padangsidempuan. Lokasi kedua di halaman gedung DPRD Kota Padangsidimpuan.

Mereka memampangkan spanduk bertulis “Rakyat Menggugat. Stop Intervensi. ASN/TNI&Poliri Netral. Kawal Pemilu 2019 Bebas Curang”.

Unjukrasa di depan gedung DPRD Kota Sidimpuan

 

Selain spanduk, mahasiswa juga membacakan dokumen Pernyataan Sikap yang ditandatangani R. Hasibuan (Kordinator Lapangan), Reynaldi Siregar (Kordinator Aksi) dan disetujui Ketua BEM Fakultas Hukum UMTS, Agusni.

Antara lain tertulis bahwa jelang satu abad Republik Indonesia belum juga mampu menunujukkan sebagai negara yang bermartabat di mata dunia. Kurangnya kesadaran pemerintah menjadi indikasi hancurnya Indonesia.

Kontestasi poitik tahun ini menjadi kontestasi paling menegangkan dalam sejarah bangsa. Realitas perjalanannya berada pada puncak kegalauan sejak era Reformasi, dimana rakyat saling mencurigai, hujat menghujat, menebar kebencian dan hoak yang menjadi senjata ampuh memecah belah bangsa.

“Mengaku paling NKRI, paling Pancasilais, paling Bhineka Tunggal Ika, padahal semua sama saja menyeru perpecahan bangsa” tertulis di dokumen Pernyataan Sikap.

Pertarungan elit politik hari ini, mampu mengkotak-kotakkan lini kehidupan masyarakat yang paling bawah sehingga kontetasi politik hari ini tidak menganal adu gagasan dan visi misi. Semua bertekuk lutut di bawah penguasa dan pemodal besar.

“Jika demikian jalan pintas dianggap pantas melanggar rambu-rambu konstitusi yang ada, maka sebagai pemuda dan mahasiswa tidak tinggal diam terhadap semua penzaliman yang ada. BEM Fakultas Hukum UMTS mengutuk keras tindakan sewenang-wenang para penguasa yang haus kekuasaan,” tertulis di dokumen itu.

“Dalam jumlah kasus yang ditemukan, peran kepala daerah, ASN dan polisi yang semestinya berposisi netral sebagaimana UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN dan UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, namun banyak yang nekad mempertaruhkan jabatannya demi berpihak pada salah satu pasangan calon,” lanjut tertulis di dokumen itu.

“Bahkan tindakan ini dilakukan secara vulgar dan transparan seolah supremasi penegakan hukum kita tidak berfungsi sebagaimana mestinya”.

Selanjutnya ditulis bahwa kepala desa dan aparatur desa juga bertindak memaksakan kehendak dan memihak pada satu pasangan calon.

Oleh karena itu Mahasiswa BEM Fakultas Hukum UMTS menyatakan :

  • Mengutuk keras tindakan intervensi yang dilakukan pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.
  • Mengajak seluruh warga Tapsel, Madina, Padangsidempuan, Palas dan Paluta untuk mengawasi langsung setiap TPS sampai tingkat Kabupaten/Kota.
  • Mengajak masyarakat untuk memilih berdasar hati nurani sendiri dan melawan setiap tekanan yang dilakukan oleh pihak manapun.
  • Mengajak masyarakat untuk tidak menerima uang politik serta melaporkan money politic yang dilakukan oleh siapapun.
  • Meminta KPU dan Bawaslu untuk bersikap netral serta menindak tegas peserta Pemilu yang melanggar aturan.

Sementara itu, Rahman Simanjuntak menjawab Mandailing Online menyatakan bahwa aksi ini dimungkinkan masih akan berlanjut ke kabupaten lain kawasan Tabagsel.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Penyumbang Terbesar Kloter 14

    Madina Penyumbang Terbesar Kloter 14

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mandailing Natal (Madina) menjadi penyumbang terbanyak jamaah calon haji pada kloter 14 Embarkasi Medan yang akan berangkat pada Kamis malam (26/9), pukul 21.25 melalui Bandara Kualanamu. Sebanyak 398 jamaah asal Madina akan bergabung dalam kloter 14. Jumlah ini merupakan angka keseluruhan dari jamaah calhaj asal Madina yang diberangkatkan melalui Embarkasi Medan tahun ini. […]

  • Coming Soon, Lembaga Sensor Film Daerah Sumut

    Coming Soon, Lembaga Sensor Film Daerah Sumut

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Sumatera Utara termasuk di antara 10 provinsi yang membutuhkan keberadaan Lembaga Sensor Film. Lembaga Sensor Film Daerah Sumatera Utara segera dibentuk setelah ditandanganinya MoU antara Pemprovsu dan Lembaga Sensor Film Nasional di Ruang Beringin Kantor Gubsu,  Jumat (3/10). Penandatanganan dilakukan Sekdaprovsu Nurdin Lubis mewakili Pemerintah Provinsi Sumut dan Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) […]

  • 1.445 Guru Belum Sertifikasi

    1.445 Guru Belum Sertifikasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Sebanyak 1.445 guru PNS di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) belum sertifikasi. Dari total guru PNS sebanyak 1.637 ini hanya 192 guru yang sudah lulus sertifikasi, atau hanya sekitar 11 persen saja. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Paluta Drs Hazairin Hasibuan melalui Kabid Pengendalian Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Drs Hasmy Siregar, Jumat […]

  • Aneh Dana Jambore TP.PKK Siabu Tahun 2023 Dikerjakan Tahun 2024

    Aneh Dana Jambore TP.PKK Siabu Tahun 2023 Dikerjakan Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU ( Mandailing Online )- Aneh Jambore Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga (  TP. PKK ) di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sumber dana dari dana desa tahun 2023 di laksanakan tahun 2024. Informasinya, Jambore TP. PKK ini hanya diikuti 11 desa dari 26 desa di Kecamatan itu. Jambore TP.PKK yang dilaksanakan […]

  • Iskandar Hasibuan Masih Diharapkan Pimpin PDI Madina

    Iskandar Hasibuan Masih Diharapkan Pimpin PDI Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Konvercab DPC PDI Perjuangan zona 2 diperkirakan berlangsung pada 12 Juli 2019 di Sibolga, Sumatera Utara. Konvercab untuk zona 2 itu meliputi 10 Dewan Pimpinan Cabang atau tingkat Kabupaten. “Sejauh ini figur yang mampu memimpin DPC PDI Perjuangan Madina masih Iskandar Hasibuan,” ujar kader muda PDI Perjuangan, Ricky Saputra Harahap,ST […]

  • KKN 17 STAIN Madina Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan

    KKN 17 STAIN Madina Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SUMBAR (Mandailing Online) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandailing Natal Kelompok 17 laksanakan kegiatan sosialisasi Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan pada siswa MTs Swasta Lubuk Gadang, Nagari Koto, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Rabu, (21/08/2024). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang […]

expand_less