Senin, 10 Agu 2026
light_mode

KEK Pantai Barat Batu Loncatan Ekonomi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2019
  • print Cetak

Irwan Daulay saat berada di Kawasan Ekonomi Khusus Zhenzhen, Cina.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Barat Madina di Kecamatan Batahan dan sekitarnya oleh Bupati Madina Dahlan Nasution dianggap menjadi batu loncatan bagi bangkitnya industrialisasi di Madina.

Itu disampaikan Irwan Daulay, pengamat pembangun Madina, kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).

Potensinya sangat besar oleh dukungan Raw Material (bahan baku) yang melimpah, baik berbahan sawit, karet, kopi, hortikultura, hasil laut dan pariwisata.

Begitu juga ketersediaan energy menjadikan kawasan ini akan sangat mungkin berkembang pesat melampaui KEK lainnya di Indonesia.

“Misalnya Sei Mangke yang sejak tahun 2013 yang lalu di-ground breaking sudah mendaptakan komitmen investasi lebih dari 10 triliun Rupiah,” imbuh Irwan yang sudah dua kali ke kawasan KEK Zhenzen, Cina.

Dari data resmi BPS, di tengah-tengah keterpurukan ekonomi bangsa, ternyata Madina secara gradual meningkat porsi industri manufaktur terhadap PDRB, sehingga mampu mempertahankan pertumbuhan di 6 % melampaui pertumbuhan nasional dan regional.

Tantangan yang akan dihadapi nantinya adalah seputar ketersediaan SDM yang bervisi industrial serta lemahnya inovasi oleh perusahaan swasta di sekitarnya dalam upaya menciptakan nilai tambah baru terhadap produknya.

Dan hal ini terus didorong oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sehingga dalam waktu segera usulan KEK oleh dunia usaha dapat ditindak lanjuti dengan kelahiran Peraturan Pemerintah.

“Terkait SDM yang bervisi idustrial, Pemerintah Madina sudah mulai melakukannya dengan menggandeng beberapa perguruan tinggi yang akan dikolaborasi dalam satu kesatuan tekad membangun Madina dari sektor swasta oleh Public Private University Partnership (PPUP),” jelasnya.

Begitu juga dengan pemerintah daerah dalam tahapan gradual ikut berbenah dalam menyongsong visi industrial ini dengan masuk ke dunia usaha dengan skala penuh berdasar konsep reinventing local government.

“Hal ini membutuhkan perencanaan yang matang dan komprehensif serta membutuhkan dukungan seluruh pihak, terutama pemegang kebijakan dan para pengusaha yang sudah dan sedang berinvestasi di sana,” ujar Irwan.

Irwan Daulay yang saat ini sedang menggeluti dunia usaha, berharap KEK Madina 10 tahun ke depan akan mampu mengubah Madina dalam wajah dan perspektif berbeda, bahwa usaha-usaha keras dan konsisten ternyata mampu melahirkan sejarah besar.

 

Kawasa Ekonomi Khusus

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu yang tercangkup dalam daerah atau wilayah  untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional.

Pada dasarnya KEK dibentuk untuk membuat lingkungan kondusif bagi akitivitas investasi, ekspor, dan perdagangan guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi serta sebagai katalis reformasi ekonomi. Untuk ide ini diinspirasi dari keberhasilan beberapa negara yang lebih dulu mengadopsinya, seperti Cina dan India.

Zhenzhen merupakan daerah di Cina yang menjadi satu dari beberapa KEK di dunia yang berhasil memajukan suatu daerah.

Shenzhen yang semula dusun nelayan, saat ini merupakan daerah tujuan investasi bagi sejumlah perusahaan teknologi tinggi, antara lain Foxconn dan ZTE. Berkat Shenzhen, China kini juga menjadi investor global terbesar kelima di dunia.

Perubahan Zhenzhen dari status dusun nelayan menjadi kawasan industri yang pesat itu, menjadikan gambaran bahwa status daerah Pantai Barat Mandailing Natal terutama Batahan dan sekitarnya juga memiliki peluang yang tinggi menuju kawasan industri pesat.

Dengan laju pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 25,8%, Shenzhen menjadi kota utama di dunia dalam bidang industri, urbanisasi dan modernisasi. Seiring dengan kemajuuan Shenzhen, jumlah penduduknya juga melonjak pesat akibat pertumbuhan lapangan kerja.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tengah menghadapi tantangan fiskal yang cukup serius pada tahun anggaran 2025. Berdasarkan dokumen APBD 2025, total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,06 triliun, terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,45 triliun, belanja transfer Rp408,51 miliar, belanja modal Rp186 miliar, dan belanja tidak terduga sebesar Rp10 […]

  • Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum Ranperda RPJMD Mandailing Natal (Madina) disetujui oleh DPRD dan pemerintah terlebih dahulu Pansus RPJMD melakukan pembahasan dan telaah untuk memberikan masukan dan penyempurnaan dokumen ranperda tersebut Adapun Pansus RPJMD yang terdiri dari lintas fraksi tersebut, yakni Dodi Martua Tanjung (Fraksi Demokrat), Lely Hartati (Persatuan Madina), Zainuddin Nasution (Gerindra), Suhandi (Gerindra), […]

  • DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat dengar pendapat membahas kasus Naga Juang gagal dilaksanakan DPRD yang sejatinya dilaksanakan pada Senin (01/04/2013 sesuai janji pimpinan DPRD Madina As Imran Khaitamy dan Fakrizal Efendi Nasutioan kepada masyarakat Naga Juang. Rapat itu beragenda meminta keterangan pihak muspida serta pihak PT. Sorikmas Mining (SM) serta masyarakat dalam rangka mencari format […]

  • PT.SMGP Berdayakan Petani Dengan 3.500 Bibit Jeruk Manis di Puncak Sorik Marapi

    PT.SMGP Berdayakan Petani Dengan 3.500 Bibit Jeruk Manis di Puncak Sorik Marapi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Kawasan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal merupakan kawasan yang memiliki potensi penghasil palawija maupun buah-buahan. Hanya saja, kendala modal usaha menjadikan perkebunan buah-buahan di kawasan ini tak mampu berkembang. Bahkan jeruk manis Sibanggor yang terkenal itu sudah lama berkurang produksinya. Dalam peran-sertanya memberdayakan petani mengembangkan perkebunan buah-buahan, PT. […]

  • General Manager KP.USU Tak Bisa Masuk Ke Perkebunan KP.USU

    General Manager KP.USU Tak Bisa Masuk Ke Perkebunan KP.USU

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Koperasi Maju Bersama Jaya, Parwis Batubara yang merupakan mitra KP.USU, Senin (27/10) mengatakan bahwa PT. ALN dinilai sangat arogan. Sejak 9 September 2014, General Manager KP.USU, Hotri Pulungan tidak bisa masuk ke lokasi KP.USU untuk melakukan tugasnya sebab dilarang oleh manajemen PT.ALN melewati portal yang diklaim PT.ALN sebagai jalan […]

  • Fraksi Golkar : Bupati Harusnya Mencopot Tersangka Koruptor

    Fraksi Golkar : Bupati Harusnya Mencopot Tersangka Koruptor

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harusnya tak menjamin pejabat tersangka koruptor yang berakibat polisi tak bisa melakukan penahanan. “Seharusnya bupati mencopot jabatan, bukan memberikan jaminan,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) As. Imran Khaitamy Daulah SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/2). Itu dikatakan Imran terkait kegagalan Polres Madina menahan […]

expand_less