Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
  • print Cetak

Seorang korban dibantu angkat oleh seorang TNI ke ranjang di UGD RSU Panyabungan, Selasa malam (27/9/2022). Sekitar 89 warga dilarikan ke rumah sakit di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, diduga terpapar zat beracun saat PT SMGP melakukan uji akhir sumur geothermal di Sibanggor. (Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, siang ini, Rabu  (28/9/2022) dijadwalkan akan mengadukan PT SMGP ke Polres Madina terkait pidana lingkungan hidup.

Elemen yang akan mengadu tergabung dalam gerakan Masyarakat Madina Menggugat (GM3).

Laporan ini sehubungan  jatuhnya kembali korban keracunan yang diduga sebagai dampak aktivitas PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) yang terjadi pada, Selasa (27/9-2022).

Data sementara siang ini, jumlah korban yang masuk rumah sakit berjumlah 89 orang. Sebanyak 54 orang memperoleh rawatan di Permata Madina dan 35 di RSU Panyabungan.

Seluruh korban itu adalah penduduk Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM).

M. Irwansyah Lubis, juru bicara GM3, menyebutkan pihaknya sudah sepakat melaporkan  PT SMGP kepada pihak kepolisian disebabkan perusahaan tersebut selalu  mengancam keselamatan jiwa warga sekitar PSM.

“Korporasi asing tersebut diduga telah berulang kali melakukan tindak pidana kejahatan lingkungan hidup yang tidak bisa dibiarkan. Hal ini pelanggaran serius terhadap UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Setiap orang, sebutnya, berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diatur pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sebab itu, jika ditemukan perusahaan mencemari lingkungan, baik air, udara dan lainnya maka masyarakat berhak melaporkan kepada pihak berwajib.

Irwansyah,  yang juga ketua DPC PPP Madina, mengatakan pasal 70 ayat (1) dan (2) UU 32/2009 menyebutkan masyarakat bisa berperan dalam upaya perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup. Salah satunya melakukan pengawasan sosial dan menyampaikan informasi dan/atau laporan.

“Daftar hitam PT SMGP sudah sangat banyak terkait kerusakan lingkungan. Paling tragis, H2S dengan pencemaran udara telah mengakibatkan lima warga sekitar perusahaan itu meninggal dunia. Rentetan insiden terus berulang dengan jatuhnya korban keracunan,” katanya.

Menurut mantan sekjen DPP IMA Madina,  ini perusahaan panas bumi itu harus dipidanakan atas kejahatan korporasi lingkungan hidup yang telah merugikan masyarakat luas.

Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut bergabung dalam pelaporan PT SMGP pada, Rabu siang, sekitar 14.00 di Mapolres Madina.

“Kita mengajak seluruh masyarakat, tanpa terkecuali untuk bersama-sama bergabung dan mem pressure pelaporan ini. Kekuatan rakyat harus bersatu padu untuk meruntuhkan arogansi korporasi asing tersebut,” kata Irwansyah.

Elemen masyarakat Madina merencanakan pengaduan

Dalam pelaporan GM3, direncanakan didampingi sejumlah advokat/praktisi hukum. Mereka juga diharapkan turut mengawal kasus hukum ini, termasuk melaporkan Presdir PT SMGP Yan Tang, Direktur Risa Pasikki, Kepala KPTB Terry Indra, dan lainnya.

GM3 terdiri  dari gabungan elemen masyarakat yang vokal menyuarakan penolakan PT SMGP, antara lain: DPC PPP, Ikatan Pemuda Mandailing, PD GPI, ICMI Muda, GPK, Madina Institute, DPP IMMAN, dan IMA Madina Padang.

Sumber:  BeritaHuta
Editor: Mandailing  Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

    Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok. Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal. Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya. Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa […]

  • Komnas HAM Turun Ke Madina

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Nasional Hak Asasai Manusia (Komnas HAM) datang ke Mandailing Natal (Madina) Rabu (29/5/2013) untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait tiga item kasus di daerah ini. Tiga item penyelidikan itu, pertama terkait pengaduan Serikat Petani Indonesia Wilayah Sumatra Utara tentang dugaan penyerobotan lahan dan kriminalisasi serta sengketa kepemilikan tanah antara warga Desa Batahan, […]

  • Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang
    Tak Berkategori

    Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi Muspida Madina dan para Camat serta tokoh-tokoh masyarakat yang mendorong pemerintah pusat untuk merenegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining, 25 april lalu merupakan tindaklanjut rapat dengar pendapat antara perwakilan Naga Juang dengan DPRD Madina dan muspida ruang paripirna DPRD Madina, Selasa (9/4) lalu. Juga muara dari pertemuan antara Bupati Madina, perwakilan […]

  • Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019. Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019). Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. […]

  • 152 hakim nakal di Sumut dilaporkan

    152 hakim nakal di Sumut dilaporkan

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Komisi Yudisial (KY) pada tahun 2013 sampai dengan triwulan ketiga (Januari-September) telah menerima 1664 laporan pelanggaran kode etik dan kehormatan hakim. Laporan terbanyak dugaan pelanggaran hakim berasal dari Jakarta, sebanyak 363 laporan. “Laporan yang masuk berjumlah 1644, dengan 5 daerah terbanyak adalah Jakarta 363 laporan, Jawa Timur 179 laporan, Sumatera Utara […]

  • Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution melalui SK Bupati Nomor 360/0947/K/2021 menetapkan status Darurat Bencana Banjir selama selama 14 hari ke depan sejak surat tersebut dikeluarkan pada Sabtu (18/12). Menyahuti surat tersebut, kader Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) wajib membantu masyarakat terdampak banjir yang terjadi di […]

expand_less