Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Raja-raja di Mandailing semakin menguatkan barisan dalam mewujudkan gagasan Patujoloon Mandailing, suatu konsep “standar baru kemajuan daerah”.

Patujoloon Mandailing ini dipandang sebagai kerangka universal untuk menjawab kondisi Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap, suatu keadaan yang terus-terusan menghadapi permasalahan besar dan sangat kompleks.

Hal itu terungkap pada silaturrahim raja-raja di Bagas Godang Bonandolok, Kecamatan Siabu, Madina, Sumut, Rabu malam (22/5/2024).

Bagas Godang Bonandolok selaku tuan rumah silaturrahim 30 tokoh raja dan tokoh adat menunjukkan Mangaraja Porkas Paruhuman Hasibuan akan memperkuat barisan raja-raja Mandailing dalam mewujudkan perubahan melalui konsep Patujoloon Mandailing.

Menyambut kedatangan Patuan Mandailing dan rombongan, Mangaraja Porkas Paruhuman mengundang perangkat adat setempat dalam acara silaturrahmi itu.

“Kami sependapat, Mandailing Natal terus-terusan menghadapi permasalahan besar yang sangat kompleks. Keadaan Madina saat sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap,” katanya.

Dia mengungkapkan, karena keadaan yang seperti itu, Madina memang membutuhkan seorang tokoh pemimpin tangguh yang mumpuni.

Sosok yang diyakini cukup siap untuk membawa Madina keluar dari problem yang melilit saat ini, yakni, H Ivan Iskandar Batubara, yang sebelumnya sudah dipilih untuk menerima gelar adat tertinggi, yakni Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing.

Persepsi dan permohonan Raja-raja Mandailing itu pun sudah dituangkan dalam satu naskah tertulis dan sudah disampaikan kepada Ivan. Sampai sekarang, sikap Pak Ivan Iskandar Batubara tetap sama: Inda mangilak tano ditinggang udan”.

Partisipasi “Marsialap Ari”

Di silaturrahmi itu Mangaraja Paruhuman menegaskan, “Sekarang, Patuan Mandailing yang hadir bersama Mangaraja Gunung dari Gunungtua, Mangaraja Enda Junjungan Panyabungan Tonga dan Suta Soalompoan dari Mompang hendak mengajak kita  yang berdomisili di Luat Bonandolok ini untuk mengambil peran atau partisipasi yang lebih besar.”

Menyahuti kalimat-kalimat pamangkal hata dari Mangaraja Porkas, Patuan Mandailing atau H Hasanul Arifin Nasution dari Bagas Godang Hutasiantar yang duduk melingkar bersama undangan menyampaikan tiga poin.

Pertama, komitmen Raja-raja Mandailing harus diteguhkan. Kedua, visi Raja-raja Mandailing dan Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing sudah dirangkai dalam satu konsep, narasi atau gerakan besar, yaitu: “Patujoloon Mandailing Natal, Standar Baru Kemajuan Daerah”.

Ketiga, narasi besar yang sudah berjalan itu harus direspon secara  partisipatif, atau dalam istilah Mandailing marsialap ari sebagaimana harapan dan kehendak yang sudah dituangkan dalam ajakan Patujoloon Mandailing itu.

Dalam budaya marsialap ari, lanjut Patuan Mandailing, “ada saatnya kita yang harus siap untuk di-sabat dan ada kalanya kita yang memberi tumpuk. Jika sekarang kita harus memberi sabat ada saatnya kita mendapat tumpuk”.

“Makanya, kita mesti ambil peran dengan dua hal: Satu, masuk dan lebur ke dalam narasi ini secara partisipatif. Dua, kita luruskan yang bengkok-bengkok dan tegakkan yang miring-miring sehingga keberadaan dan marwah kita kembali ke posisi sentral dinamika masyarakat. Kita ubah kebiasaan buruk. Hilangkan kebiasaan menerima amplop yang memunculkan cap “raja amplop”. Jangan lagi memilih pemimpin karena uang-nya,” imbuh Patuan Mandailing.

Penguatan Aspirasi
Hal yang lebih mendasar terungkap dari Drs. H Wildan Siregar yang dikenal sebaiknya pengurus parsadaan marga dan Ketua Parsulukan Simaninggir di Bonandolok.

Menurutnya, kalau memang Harajaon (tokoh/raja adat) sebagai pemimpin informal bersedia menjadi penyambung aspirasi masyarakat, perlu ada sejenis MoU (kesepakatan tertulis) Raja-raja Mandailing dengan calon bupati yang akan dipilih, yaitu Ivan Iskandar Batubara.

“Dengan begitu, Harajaon punya kekuatan yang tidak bisa diabaikan atau dilupakan begitu saja,” tegasnya.

Namun, pemikiran yang mengemuka tentang pemenangan di Pilkada, langsung ditanggapi Patuan Mandailing dengan menyebutkan, “Kalau pun nanti bicara pemenangan, yang harus dimenangkan itu, bukan individu atau kelompok, melainkan harapan besar kita, yaitu menerapkan Patujoloon Mandailing secara utuh dan berkesinambungan.”

Menutup pertemuan itu, Ustadz Sulhan Lubis pun memimpin doa secara khusus, salah satunya memohon agar konsep Patujoloon Mandailing itu nantinya benar-benar terwujud di Mandailing Natal.(rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjloknya PAD Retribusi Pasar di Madina Ternyata Sudah Berulang

    Anjloknya PAD Retribusi Pasar di Madina Ternyata Sudah Berulang

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : ternyata anjloknya PAD retribusi pasar se Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) sudah terjadi berulang. Tahun 2022 lalu, capaian retribusi pasar juga tidak memenuhi taget. Sama hal nya pada tahun 2023 lewat. Dari daftar target realisasi retribusi pasar dan kebersihan pasar se Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022 per 30 Desember. Tak […]

  • Terpenting Pemuda Turut Andil Membangun Madina

    Terpenting Pemuda Turut Andil Membangun Madina

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua KNPI Mandailing Natal (Madina) Khairil Amri yang baru saja dilantik menyebutkan pengurus tidak berharap banyak selain pemuda turut andil dalam membangun daerah. “Kami tidak berharap banyak, yang terpenting pemuda bisa turut andil dalam pembangunan Madina dan bisa dirasakan kesejahteraan seperti cita – cita kemerdekaan,” katanya dalam sambutannya, Jumat (12/8). Pelantikan […]

  • Jalan Hidayah Aktris Nollywood Menemukan Islam

    Jalan Hidayah Aktris Nollywood Menemukan Islam

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aktris ternama Nigeria, Lizzy Anjorin mengejutkan jutaan fansnya. Ia menyatakan diri telah bersyahadat dan melabuhkan seluruh hatinya pada Islam. Pemenang berbagai penghargaan di dunia Nollywood itu pun kini mantab berislam dan telah berhijab. “Islam selalu ada di hatiku sejak aku kecil. Ibuku merupakan seorang muslim, dan aku selalu bermimpi suatu hari dapat mempraktikkan apa yang […]

  • Penyangga Rangka Jembatan Rantopuran Oleng

    Penyangga Rangka Jembatan Rantopuran Oleng

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Arus Sungai Makin Tinggi Oleh Curah Hujan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan Jembatan Rantopuran yang masih tahap penyambungan rangka baja terancam ambruk sebelum siap. Pasalnya arus sungai kian membesar menyebabkan salah satu tiang penyangga sudah terlepas Jum’at pekan lalu. Pengerjaan jembatan yang berada di Jalur Lintas Tengah Sumatera, titik Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten […]

  • Rumah Makan Gulaen Incor dan Aporas Hadir di Panyabungan

    Rumah Makan Gulaen Incor dan Aporas Hadir di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Apakah anda rindu atau ingin menu masakan gulai incor, tapi susah mendapatkan rumah makan yang menyajikannya? Kini jangan lagi rusau. Sebab sekarang sudah ada rumah makan khas masakan gulaen incor yang terletak di Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Lokasi rumah makan ini berada di tengah hamparan sawah dan ladang, […]

  • Kades di Madina Bimtek Terkait Bumdes

    Kades di Madina Bimtek Terkait Bumdes

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Para Kepala Desa di Kabupaten Mandaiking Natal laksanakan Bibingan Teknis ( Bimtek ) terkait Bumdes. Kegiatan bimtek yang berlangsung 20/7/2023 kemaren itu, bertujuan untuk mengelola tata pemerintahan yang baik dan profesional bagi aparatur serta pimpinan desa, juga bertujuan agar pemerintah desa dapat mendirikan Bumdes sesuai dengan kebutuhan dan potensi desanya. […]

expand_less