Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Tak Tersentuh Polri dan TNI, ada Dugaan Kuat Tambang Emas Ilegal Rantobi Dibekingi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

Meski malam hari, aktifitas tambang emas ilegal di Desa Rantobi, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal ini terus beroperasi ( ist )

Batangnatal ( Mandailing Online ): aktifitas penambang emas ilegal di Desa Rantobi Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara tak henti beroperasi. Aktifitas penambangan yang beroperasi di daerah aliran sungai batang natal itu terpantau pada dini hari tadi senin 5/1/2026  sedang beroperasi. Memang aktifitas penambangan ini jelas terlihat dari jalan raya lintas pantai barat.

Meski pelaku tambang berupaya menutupi areal dengan sebuah terpal yang dibentangkan di pinggir jalan raya agar aktifitasnya tidak kelihatan pengguna jalan. Namun warga tetap berupaya mendapatkan gambar aktifitas untuk dilaporkan pada Media.

Pelaku tambang berupaya menutupi lokasi aktifitas dengan membentangkan terpal agar aktifitas tambang emas ilegal tidak terlihat dari pinggir jalan raya lintas pantai barat Madina ( ist )

Dari penuturan warga setempat mengaku mereka sudah tidak bisa berbuat banyak selain melapor ke Media. Karena ke pihak Polisi dan TNI nampaknya tidak berjalan.

” biarkanlah warga dan pembaca yang menilai bagaimana TNI dan Polri melakukan pembiaran terhadap aktifitas tambang emas ilegal di desa kami, karena jelas dekingan pelaku tambang kuat sehingga aparat tak bisa bertindak” kata Nasution.

Nasution yang memang minta nama bawaannya di rahasiakan itu mengaku tidak akan berhenti menyampaikan praktek ilegal ini kepada Media.

” saya tidak akan berhenti menyanpaikan informasi aktifitas tambang emas ilegal ini ke media, sebab hanya media saat ini yang bisa menyampaikan berita ini kepada petinggi Polri dan TNI,” kata Nasution.

Ia beralasan bahwa aktifitas tambang emas ilegal yang beroperasi di daerah aliran sungai sangat berdampak, mulai dari pencemaran air yang sudah tentu limbah tambang akan dibuang ke sungai yang akan mengancam kehidupan akuatik dan kesehatan manusia.

Dampak lainnya kata Nasution. Aktivitas tambang bisa menyebabkan erosi tanah, meningkatkan risiko banjir dan longsor serta kerusakan ekosistem yang ada disungai yang tentu akan merusak habitat alami dan mengancam keanekaragaman hayati.

Diketahui, aktifitas tambang emas ilegal di desa rantobi ini memang seolah tak tersentuh hukum. Ada dugaan bahwa aktifitas itu di bekingi orang orang berpengaruh sehingga Polisi dan TNI tutup mata.

Di Kecamatan Batang Natal memang menjadi salah satu dollar bagi pelaku tambang emas ilegal. Para pelaku tambang di Kecamatan Batang Natal tersebut beraktifitas tanpa tersentuh hukum. Diperkirakan pukuhan alat berat beroperasi sslain di sepanjang aluran sungai batang natal, ada juga yang beraktifitas di daerah daerah lahan milik warga.

Diketahui, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal  sendiri sudah memerintahkan 12 camat diwilayahnya untuk menutup tambang emas ilegal.

Hal itu diketahui dari surat Bupati Madina bernomor: 660/0698/DLH/2025 yang ditandatangani. Surat itu ditujukan ke 12 camat yang di daerahnya marak tambang emas ilegal. ( napi )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

    Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan masih kerap disorot masyarakat. Kondisi ini cukup wajar mengingat rumah sakit adalah instansi yang bersentuhan langsung dengan persoalan hidup masyarakat. Karena itu, instansi ini mesti siap memberikan layanan maksimal jika ingin mendapat penilaian positif masyarakat. Sayangnya, pelayanan rumah sakit yang maksimal yang selama ini didambakan masyarakat Kabupaten […]

  • PN Panyabungan Jangan Main-main

    PN Panyabungan Jangan Main-main

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengadilan Negeri Panyabungan diminta tidak main-main dalam menyidangkan kasus pengisap ganja dengan terdakwa Heriansyah Hanzali Dalimunte (PNS), Dedek Ispansyah Siregar (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara (wiraswasta). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Mandailing Natal Binsar Nasution di Gedung DPRD Madina, Rabu (24/11/2010). Dia meminta PN Panyabungan tidak main-main menyidangkan kasus ini karena kasus […]

  • Pecatur Madina Kian Handal

    Pecatur Madina Kian Handal

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para atlit catur Mandailing Natal (Madina) kian menujukkan kehandalannya. Satu medali emas dan satu perunggu berhasil disabet dua pecatur Madina dalam laga pada Porwilsu Wilayah 4 di Tarutung, Jum’at (23/5/2014). Peraih medali emas itu atas nama Marihot Sinaga yang tampil pada posisi pertama, medali perunggu atas nama Bode Tanjung berada di […]

  • Korban Sipil Meningkat, KontraS Sumut Desak Kapoladsu Usut Peredaran Senjata Api Ilegal

    Korban Sipil Meningkat, KontraS Sumut Desak Kapoladsu Usut Peredaran Senjata Api Ilegal

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumut mendesak Poldasu segera memutus mata rantai peredaran senjata api ilegal di Sumatera Utara. Desakan itu menyusul maraknya kasus penembakan warga sipil yang dilakukan OTK akhir-akhir ini di Sumut. Kasus terkini adalah peristiwa penembakan terhadap satu pemimpim redaksi suatu media di Simalungun, Sumut. Kejahatan ini disokong oleh adanya peredaran […]

  • SI BELE-BELE

    SI BELE-BELE

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pala muli eme di Huta Namale, dung salose sude mardege dohot mamiari eme, tarida mei alak huta i udur-udur mamorsan karung ni eme. Dung lopeh manarui eme, marayak ariannai male muse mei simanare. Adope, mangan bubur cacak ma jolo le so ro gogoi mulak muda manarui eme. Dung salose karejo sude, laos muli tu huta […]

  • TNI AU minta maaf

    TNI AU minta maaf

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang […]

expand_less