Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

Tak Tersentuh Polri dan TNI, ada Dugaan Kuat Tambang Emas Ilegal Rantobi Dibekingi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

Meski malam hari, aktifitas tambang emas ilegal di Desa Rantobi, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal ini terus beroperasi ( ist )

Batangnatal ( Mandailing Online ): aktifitas penambang emas ilegal di Desa Rantobi Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara tak henti beroperasi. Aktifitas penambangan yang beroperasi di daerah aliran sungai batang natal itu terpantau pada dini hari tadi senin 5/1/2026  sedang beroperasi. Memang aktifitas penambangan ini jelas terlihat dari jalan raya lintas pantai barat.

Meski pelaku tambang berupaya menutupi areal dengan sebuah terpal yang dibentangkan di pinggir jalan raya agar aktifitasnya tidak kelihatan pengguna jalan. Namun warga tetap berupaya mendapatkan gambar aktifitas untuk dilaporkan pada Media.

Pelaku tambang berupaya menutupi lokasi aktifitas dengan membentangkan terpal agar aktifitas tambang emas ilegal tidak terlihat dari pinggir jalan raya lintas pantai barat Madina ( ist )

Dari penuturan warga setempat mengaku mereka sudah tidak bisa berbuat banyak selain melapor ke Media. Karena ke pihak Polisi dan TNI nampaknya tidak berjalan.

” biarkanlah warga dan pembaca yang menilai bagaimana TNI dan Polri melakukan pembiaran terhadap aktifitas tambang emas ilegal di desa kami, karena jelas dekingan pelaku tambang kuat sehingga aparat tak bisa bertindak” kata Nasution.

Nasution yang memang minta nama bawaannya di rahasiakan itu mengaku tidak akan berhenti menyampaikan praktek ilegal ini kepada Media.

” saya tidak akan berhenti menyanpaikan informasi aktifitas tambang emas ilegal ini ke media, sebab hanya media saat ini yang bisa menyampaikan berita ini kepada petinggi Polri dan TNI,” kata Nasution.

Ia beralasan bahwa aktifitas tambang emas ilegal yang beroperasi di daerah aliran sungai sangat berdampak, mulai dari pencemaran air yang sudah tentu limbah tambang akan dibuang ke sungai yang akan mengancam kehidupan akuatik dan kesehatan manusia.

Dampak lainnya kata Nasution. Aktivitas tambang bisa menyebabkan erosi tanah, meningkatkan risiko banjir dan longsor serta kerusakan ekosistem yang ada disungai yang tentu akan merusak habitat alami dan mengancam keanekaragaman hayati.

Diketahui, aktifitas tambang emas ilegal di desa rantobi ini memang seolah tak tersentuh hukum. Ada dugaan bahwa aktifitas itu di bekingi orang orang berpengaruh sehingga Polisi dan TNI tutup mata.

Di Kecamatan Batang Natal memang menjadi salah satu dollar bagi pelaku tambang emas ilegal. Para pelaku tambang di Kecamatan Batang Natal tersebut beraktifitas tanpa tersentuh hukum. Diperkirakan pukuhan alat berat beroperasi sslain di sepanjang aluran sungai batang natal, ada juga yang beraktifitas di daerah daerah lahan milik warga.

Diketahui, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal  sendiri sudah memerintahkan 12 camat diwilayahnya untuk menutup tambang emas ilegal.

Hal itu diketahui dari surat Bupati Madina bernomor: 660/0698/DLH/2025 yang ditandatangani. Surat itu ditujukan ke 12 camat yang di daerahnya marak tambang emas ilegal. ( napi )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 66 Tahun Indonesia, Medan Belum Merdeka Dari Jambret

    66 Tahun Indonesia, Medan Belum Merdeka Dari Jambret

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kota Medan belum merdeka dari tindakan kejahatan. Pagi-pagi buta, persis di hari 66 tahun Indonesia merdeka, sudah terjadi aksi penjambretan terhadap dua pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta di kawasan Jalan Kapten Muslim, Helvetia, Medan, Rabu (17/08/2011). Akibat aksi jambret ini, Putri Kemala Ulfa (21) penduduk Jalan Tuba IV Gang Perintis, Kelurahan Tegal Sari Mandala […]

  • Ini Dia 5 Masakan Khas Mandailing

    Ini Dia 5 Masakan Khas Mandailing

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ocha Lubis Kalau bicara tentang makanan, emang ga ada habisnya. Apalagi makanan tradisional khas Indonesia, pasti membuat kamu tergoda untuk segera mencicipinya. Seperti halnya dengan makanan khas yang unik dari salah satu suku di Provinsi Sumatera yaitu Mandailing. Penasaran gimana sih makanan khas dari Suku Mandailing ini? Yuk kita lihat di bawah ini. 1. […]

  • Rombongan NNB Diamuk Massa

    Rombongan NNB Diamuk Massa

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tuntut Pelaku Ditangkap, Warga Sisipa Blokir Jalan Warga Desa Siloung, Sialang, dan Parindoan atau Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, memblokir jalan dengan mendirikan tenda dan menanam pohon karet, Minggu (31/7) pagi. Aksi ini menyebabkan kemacetan sekitar 3 kilometer selama 6 jam. Menurut Kades Sisipa Ikhlas Rambe, pemblokiran jalan tersebut merupakan buntut dari aksi pengeroyokan yang […]

  • Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Membawa Berkah Bagi Orangtua dan Keluarganya Masih ingatkan dengan Gyta Adinda Nasution, gadis belia warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina yang berhasil menemukan ramuan obat diabetes ? Ternyata, sejak lahir 17 tahun lalu, gadis berkerudung dan berkacamata ini sudah membawa berkah bagi orangtua dan keluarganya. Bisman Nasution menceritakan, putrinya yang saat ini sekolah di […]

  • Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal|| Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, diduga melakukan taktik kotor untuk menutupi kesalahannya. Setelah merusak aset daerah, ia kini mengutus orang-orangnya untuk mendatangi rumah-rumah warga dan membuat surat pernyataan bahwa masyarakat setuju dengan perbuatannya. Sebagian masyarakat sudah menandatangani karena terpaksa. “Warga dibujuk dan ditekan untuk menandatangani surat itu. Mereka menggunakan orang-orang PKK […]

  • DPRD Sumut abaikan perempuan

    DPRD Sumut abaikan perempuan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Komisi A DPRD Sumatera Utara dinilai sangat diskriminasi dan tak berimbang dalam menetapkan lima komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut. Komisi A tak ada meloloskan satu pun calon perempuan. “Kami menilai fit and profer tes yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut ini sangat diskriminasi gender. Karena telah menihilkan peran perempuan dalam institusi publik,” […]

expand_less