Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan masih kerap disorot masyarakat. Kondisi ini cukup wajar mengingat rumah sakit adalah instansi yang bersentuhan langsung dengan persoalan hidup masyarakat. Karena itu, instansi ini mesti siap memberikan layanan maksimal jika ingin mendapat penilaian positif masyarakat.

Sayangnya, pelayanan rumah sakit yang maksimal yang selama ini didambakan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih sangat sulit didapatkan ketika masyarakat berobat atau pelayanan lainnya. Keluhan ini tidak hanya sering disuarakan pasien, tapi juga banyak dipersoalkan keluarga pasien atau pengunjung rumah sakit.

Yang paling sering dikeluhkan warga umumnya mengenai pelayanan yang buruk, penanganan pasien yang lamban, kebersihan tidak terjamin, fasilitas tidak memadai, biaya pengobatan mahal sekalipun menggunakan kartu miskin dan banyak lagi. Bahkan kalau mau jujur, keluhan warga terhadap sistem pelayanan RSUD Panyabungan hampir setiap hari didengar.

Ironisnya, RSUD Panyabungan yang selalu mendapat sorotan dari berbagai pihak, terkesan tidak pernah menghiraukannya. Padahal sorotan itu muncul karena hal itu sudah terlihat nyata kalau kita berkunjung ke RSUD Panyabungan.

Pantuan wartawan di RSUD Panyabungan akhir-akhir ini, banyak kelihatan yang janggal terutama di bidang pelayanan perawat. Kalau malam tepatnya dini hari, perawat tidak menghiraukan pasien lagi. Mereka asyik tidur. Kalau pasien memerlukan perawat, keluarga pasien terpaksa menggedor pintu agar mereka bangun.

Seperti dituturkan M Zein di Panyabungan, Kamis (11/08/2011). Istrinya, Derli Hasibuan sedang menjalani rawat inap di Ruangan VIP 2 RSUD Panyabungan. Malam itu istrinya muntah-muntah. Ia pun langsung memanggil perawat yang sedang ngorok di kamar perawat. Meski berkali-kali memencet bel, namun perawat tak kunjung datang. “Saya terpaksa menggedor pintu ruangan perawat, baru perawatnya bangun,” cerita Zein.

Setelah perawat datang, bukannya langsung memberikan pertolongan malahan perawat tersebut memandangi istri Zein yang sedang muntah-muntah. “Saat itu saya tanya dia memang dokter tidak ada situ, dia mengatakan tidak ada,” ujarnya.

Lanjut Zein, “Kok dipandangi saja bu, apa tidak diberi pertolongan.” Perawat itu langsung menjawab dengan sinisnya, “Kalau tidak suka di sini pindah saja.” Untung saja malam itu Zein masih bisa menahan emosi melihat tingkah perawat yang sinis itu.

Karena istri Zein merasa kepanasan, Zein lantas menyelakan kipas angin. Namun perawat itu pun marah. “Kenapa kipas dinyalakan,” ujar perawat. Langsung Zein menjawab, “Hei bu, lihat itu AC yang kalian pasang di RSUD Panyabungan ini hanya sebuah pajangan yang tidak berfungsi. Ibu itu jangan asal ngomong, kami bayar d isini,” ungakap Zein dengan nada tinggi.

Masih kata Zein, seorang perawat lain juga berkata kepada, ”Kami hanya perawat di sini, tidak bisa kami bermain disini, yang bermain di sini atasan saya.”

Harap Zein, Bupati Hidayat Batubara secepatnya memperbaiki RSUD Panyabungan, jangan seperti yang terjadi selama ini. Seluruh pegawai atapun honor harus dibrifing supaya mereka melayanai masyarakat dengan baik. Apalagi sewaktu kampanye Hidayat menjanjikan menggratiskan kesehatan. Mana janji Hidayat?

“Sesekali ceklah RSUD Panyabungan, jangan hanya sembunyi di balik meja,” tegas Zein. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Pengunduran Diri Jadi BPD Tak Digubris Berakhir Pencoretan Nama di DCT. Paizal Akan Tempuh Jalur Hukum

    Surat Pengunduran Diri Jadi BPD Tak Digubris Berakhir Pencoretan Nama di DCT. Paizal Akan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU, ( Mandailing Online )-Paizal Warga Desa Sinonoan, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal merasa kecewa pada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), pasalnya surat keteranagan dari Pemerintah Daerah menyangkut dirinya yang menyatakan mundur dari keanggotaan BPD ( Badan Permusyawatan Desa ) karena alasan mencalonkan diri jadi anggota legislatif tidak diterbitkan oleh yang berwenang di […]

  • Sopo Godang Lambang Demokrasi Mandailing Yang Perlu Dipertahankan

    Sopo Godang Lambang Demokrasi Mandailing Yang Perlu Dipertahankan

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Syahren Hasibuan Jurnalis dan seniman tinggal di Panyabungan Sopo Godang sebuah bangunan yang bentuknya empat persegi panjang menyerupai bentuk Bagas Godang tapi lebih kecil dan terbuka serta tidak memiliki dinding. Tingginya lebih rendah dari Bagas Godang dan posisinya terletak di depan Bagas Godang berbatas dengan halaman bolak. Fungsi Sopo Godang adalah tempat musyawarah adat, […]

  • Merasa Dirugikan, Tiga Cakades Lubuk Samboa Akan Laporkan Panitia Pilkades ke Polisi

    Merasa Dirugikan, Tiga Cakades Lubuk Samboa Akan Laporkan Panitia Pilkades ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Merasa dirugikan, 3 Calon Kepala Desa di Lubuk Samboa Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) berencana laporkan Ketua Panitia Pilkades ke Polisi, pasalnya, Calon Kades atas nama Sulpahri Lubis yang juga sebagai pemenang pada Pilkades 21 Agustus lewat diduga telah melakukan pembohongan publik terkait Berkas nya sebagai Cakades. Arisman […]

  • Inilah 29 Kabupaten/Kota di Jatim yang Rekrut CPNS 2014

    Inilah 29 Kabupaten/Kota di Jatim yang Rekrut CPNS 2014

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 10 kabupaten/kota di Jawa Timur tidak mendapatkan formasi CPNS tahun ini. Itu berarti dari 39 kabupaten/kota di Jatim, hanya 29 daerah yang mendapatkan alokasi. "Tidak semua daerah yang mendapatkan formasi CPNS. Di Jatim juga begitu, ada 10 yang tidak mendapatkan alokasi," kata Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara […]

  • Arafah Diterjang Badai Pasir, Jemaah Madina Berzikir Berdoa

    Arafah Diterjang Badai Pasir, Jemaah Madina Berzikir Berdoa

    • calendar_month Senin, 20 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ARAFAH (Mandailing Online) – Badai pasir disertai angin kencang dan hujan deras melanda Arafah beberapa saat menjelang waktu shalat magrib, Minggu (19/8/2018). Sebahagian para jemaah banyak yang terkejut dengan kejadian ini, apalagi tahap berwukuf hanya menjelang hitungan jam. Badai pasir dan hujan ini, ditambah lagi padamnya listrik di tenda tenda para jemaah, membuat jemaah […]

  • Armada Sampah Kurang, Dilema Menuju Kota Panyabungan Bersih (bagian 1)

    Armada Sampah Kurang, Dilema Menuju Kota Panyabungan Bersih (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menjadikan kota Panyabungan benar-benar bersih dari sampah nampaknya masih jauh dari target yang diinginkan pasangan Sukhairi-Atika. Meski di awal-awal pemerintahan baru ini telah menunjukkan grafik kian bersihnya ibukota kabupaten itu, namun Bupati Mandailing Natal (Madina), Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution nampaknya masih harus memeras otak agar harapan kota Panyabungan bebas sampah […]

expand_less