Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Perjalanan Mantan Wartawati AS Menggapai Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
  • print Cetak
Kristin Szremski bersama muslimah Africa

Kristin Szremski (pakai kaca mata) bersama muslimah Africa

Lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga penganut Kristen Lutheran di Missouri, Amerika Serikat, Kristin Szremski tidak pernah merasa puas dengan kehidupan spiritualnya. Hal itu lantas mendorongnya untuk berpindah keyakinan ke agama Katolik di usia 40 tahun.

Namun, pada 2001, perempuan itu akhirnya memilih Islam sebagai tempat berlabuh. Sejak itulah ia merasakan kebahagiaan yang sempurna dalam kehidupan ruhaninya.

Perkenalan Szremski dengan agama yang diwahyukan dari Nabi Muhammad SAW ini bermula pada 16 tahun silam. Ketika itu, dia yang masih bekerja sebagai jurnalis di salah satu surat kabar di Chicago, mendapat tugas dari kantornya untuk membuat liputan khusus tentang komunitas Arab.

“Ketika itu, saya tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang Islam. Yang saya tahu, semua agama dan nabi yang datang setelah Yesus (Isa AS) adalah palsu,” kata Szremski membuka kisah perjalanan rohaninya, seperti dikutip Huffington Post.

Untuk memenuhi tugas liputan dari kantornya tersebut, Szremski lalu melakukan penelitian terhadap komunitas Arab di AS selama enam pekan. Dia pun mewawancarai banyak Arab Muslim. Dalam proses liputan itulah, hatinya mulai terpesona dengan ajaran Islam.

“Saya menemukan bahwa agama Islam memiliki karakteristik yang mirip dengan yang disampaikan Bibel (kitab suci umat Nasrani),” tuturnya.

Menurut Szremski, pemahamannya tentang agama Lutheran dan Katolik cukup membantunya dalam mempelajari Islam. Bahkan, pengetahuannya mengenai konteks sejarah Bibel, justru membuka pikirannya untuk mempertanyakan kembali konsep keimanan Kristiani yang ia anut.

Setelah mempelajari Islam selama 18 bulan lamanya, Szremski semakin yakin bahwa Alquran adalah firman Tuhan yang sebenarnya. Dia juga meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai rasul yang diutus oleh Allah SWT kepada umat manusia. Meskipun demikian, saat itu dia masih belum bisa melepaskan keyakinannya mengenai ketuhanan Yesus.

“Sampai akhirnya saya membaca Surah al-Ikhlas yang menyebutkan bahwa Allah itu tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Apa yang disampaikan oleh surah tersebut benar-benar menyadarkan saya, Yesus bukan Tuhan,” ungkapnya.

Keyakinan Szremski terhadap kebenaran Islam pun semakin kuat. Pada 21 Juli 2001, dia akhirnya mengikrarkan dua kalimat syahadat, menjadi seorang Muslimah. Kisahnya pun cukup unik.

Ketika itu, Szremski sedang berada di sebuah hotel di Washington DC untuk menghadiri rapat dengan pihak majalah tempat ia menulis. Di atas tempat tidur kamarnya, ada Alquran dalam posisi terbuka. Szremski lalu berlutut dan berdoa, meminta kepada Tuhan untuk membimbingnya kepada jalan kebenaran.

“Tiba-tiba dari bibir saya keluar kalimat, tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad SAW adalah utusan-Nya. Kemudian, saya mengulangi lagi pernyataan tersebut dalam bahasa Arab. Sejak itu, saya sudah menjadi Muslimah,” kenangnya.

Demi menyempurnakan kewajibannya sebagai Muslimah, tahun lalu, Szremski akhirnya berangkat ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Dia pun mengaku sangat gugup saat menjalani rukun Islam yang kelima tersebut.

“Haji merupakan perjalanan spiritual yang berat. Dengan segala keterbatasan fisik yang saya miliki, banyak ujian yang harus dihadapi selama berada di Makkah. Mulai dari kelelahan, kurang tidur, hingga kondisi ekstrem yang dapat memengaruhi kesehatan,” tuturnya.

Szremski mengungkapkan, tujuan perjalanan hajinya ke Makkah semata-mata untuk menemukan hubungan yang lebih dalam dengan Sang Pencipta. Ketika berada di hadapan Kabah, dia mengaku merasakan kehadiran Allah dengan cara yang ia tidak pernah rasakan sebelumnya.

“Saya merasakan cinta yang luar biasa. Di sana (Makkah), saya bisa menyembah dan mencurahkan hati saya kepada Tuhan dengan lebih khusyuk,” akunya.

 

Dikutip dari : Republika Online

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Anti Perbudakan di Mandailing

    Gerakan Anti Perbudakan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap                                                                                                          […]

  • Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan Bupati Simalungun HR Saragih sudah menyatakan bersedia memberikan keterangan kepada Majelis Kehormatan Hakim (MKH). “Dia sudah menyatakan bersedia, tinggal kapan dia datang untuk memberikan keterangan,” kata Mahfud, kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 7 Januari 2011. Sementara tentang bekas calon bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, lanjutnya, MKH akan […]

  • Warga Mompang Sukarela Buka Jalan

    Warga Mompang Sukarela Buka Jalan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Aksi blokir Jalinsum di Mompang Julu berakhir pukul 18:00 WIB. Warga dengan sukarela membongkar seluruh material blokade, tanpa ada paksaan dari pihak polisi. Beredar kabar bahwa ada pertemuan antara beberapa tokoh masyarakat Mompang Julu dengan pihak polres serta pemkab Madina di perkantoran Pemkab Madina pada siang. Belum diketahui poin poin […]

  • Kuasa Hukum Tegaskan Tak Ada Kelalaian Terkait LHKPN Saipullah

    Kuasa Hukum Tegaskan Tak Ada Kelalaian Terkait LHKPN Saipullah

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasdution (SAHATA) menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran hukum dan/atau kelalaian yang dilakukan KPU Mandailing Natal (Madina) dalam memverfikasi dokumen Paslon SAHATA. Menurut tim kuasa hukum, seluruh verifikasi dokumen telah dilakukan dengan mengacu […]

  • Rp.448.034.000 Anggaran Baju Dinas Untuk Anggota DPRD Madina Terpilih

    Rp.448.034.000 Anggaran Baju Dinas Untuk Anggota DPRD Madina Terpilih

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Sekretariat DPRD Madina mengajukan anggaran baju dinas Rp.448.034.000 bagi 40 anggota DPRD Madina terpilih periode 2024 – 2029. Hal itu dibenarkan Sekretaris DPRD Madina Afrizal Nasution pada Mandailing Online Rabu 18/7. “Ya benar anggaran baju dinas 40 anggota DPRD Madina terpilih sudah disediakan, namun belum terealisasi, ” Kata Rizal. Sejauh ini jelasnya, usulan […]

  • Atikah dan Sektor Ekonomi

    Atikah dan Sektor Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Banyak yang dapat disimpulkan dari hasil bincang-bincang antara Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin dengan kalangan pers, kemarin. Kegiatan bincang-bincang di restaurant Dapoer Nenek, Panyabungan, Senin (9/3/2020). Membahas banyak sektor penting di Mandailing Natal (Madina), tentang potensi, kendala, tantangan dan peluang-peluangnya ke depan. Terutama sektor ekonomi, sosial, pemerintahan, daya saing, kompetitif […]

expand_less