Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

SMAN Plus Madina diklat P4GN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – SMA Negri Plus Mandailing Natal laksanakan diklat pendidikan tingkat SMA,SMK, MA tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ditengah-tengah pelajar dan masyarakat di daerah itu selama tiga hari di Hotel Madina Sejahtera Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan.

Hal tersebut dikatakan kepala sekolah SMA Negri Plus Madina, Zulkarnain Lubis, malam ini.

Pelaksanaan diklat itu dikatakan Zulkarnain bekerjasama dengan PIMANSU (Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumatra Utara) dan GAN Sumut (Gerakan Anti Narkoba) dan Dinas Pendidikan Madina, dengan menghadirkan nara sumber dari Medan .

Sementara peserta diklat diundang dari seluruh SMA,SMK dan MA yang ada di Mandailing Natal bertujuan tentang bagaimana bahayanya nerkoba.

“Kita mengundang utusan per sekolah 4 orang siswa/wi. Melalui utusan inilah kita harapkan untuk menginformasikannya kepada rekan-rekannya maupun maupun masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskannya, kesehatan merupakan investasi berharga suatu Negara. Jika warganya sehat tentu produktivitas juga akan meksimal demikian sebaliknya.

Kesehatan juga merupakan tolak ukur kemajuan suatu Negara, salah satu kesehatan yang paling penting adalah tidak menyalahgunakan narkoba.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dilkalangan usia sekolah mencapai angka 73,4 %, ini menunjukan perlunya mempromosikan kesehatan dikalangan para pelajar.

“Selama ini kegiatan kempanye kesehatan tidak menyalahgunakan narkoba di sekolah sudah sering dilaksanakan, tetapi posisi siswa/wi hanya cendrung sebagai peserta bukan sebagai pelaku aktif,” tuturnya.

Padahal kampanye kesehatan untuk siswa oleh siswa sangat perlu dilakukan. “Karena biasanya informasi dari siswa untuk siswa lebih cepat mencapai sasaran, maka kita berharap dengan kegiatan bisa langsung menyerap kepada siswa” jelasnya.

Salah seorang siswa sekolah SMA Plus Madina Adek nasution mengungkapkan sangat berterima kasih kepada panitia PIMANSU dan GAN Sumatera Utara yang telah melaksanakan Diklat tentang bahaya narkoba bagi kalangan pelajar yang ada di Madina.

“Diklat ini merupakan pengalaman yang cukup berharga bagi kami,disini kami jadi tahu bagaimana bahayanya Narkoba yang bisa menghancurkan masa depan kita,dan mudah-mudahan apa yang telah diharapkan oleh para pembicara bahwa kita bias melakukan sosialisasi baik dilingkungan sekolah maupun ditengah – tengah masyarakat bias kita laksanakan,” kata Adek.
sumber :waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Bina Hacker Peretas Situs Presiden

    Polri Bina Hacker Peretas Situs Presiden

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)  – Masih ingat ‘Jember Hacker’ Wildan Yani Ashari? Aksi pemuda berusia 22 tahun asal Jember mengusili situs presidenSBY.info berbuah penahanan oleh Polri. Lulusan SMK Bangunan ini pun disidik atas tindakan usilnya itu. Sejak akhir Januari lalu, dia mendekam di tahanan Polri. ”Saat ini sedang tahap penyelesaian perkara,” jelas Direktur Eksus Mabes Polri Brigjen […]

  • Percepatan Re-Operasionalisasi PT. SMGP Harus Diprioritaskan

    Percepatan Re-Operasionalisasi PT. SMGP Harus Diprioritaskan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkembangan kemajuan yang berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan akan pasokan listrik, menjadi dasar untuk menempatkan upaya percepatan re-operasiolasasi PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP) sebagai prioritas bagi pemerintah. Demikian ditegaskan Mandailing Natal (Madina) Ali Mutiara Rangkuti dalam sebuah rilis pers yang dikirim ke redaksi Mandailing Online, Sabtu (14/2015). Ali menjelaskan, […]

  • Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   Idul Fitri sebagai hari kemenangan bukan hanya bermakna sebagai pembebasan sekaligus pembersihan secara personal menuju kefitrian setelah berjuang sebulan penuh melaksanakan Ibadah Shoum namun juga memiliki makna perekat dan pemersatu diantara sesama masyarakat ditengah kemajemukan beragama yang merupakan anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Inilah […]

  • Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhail menangkap 1 pria berikut baran bukti 5 kg ganja kering di Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan, Selasa dinihari (29/10/2019). Tersangka berinisial AT Batubara (43) warga Desa Gunung Tua, Panyabungan ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) dalam satu misi penyamaran. Tersangka ditangkap sekira pukul 00.30 WIB. […]

  • Seperti Apa Istana Nabi Sulaiman?

    Seperti Apa Istana Nabi Sulaiman?

    • calendar_month Selasa, 24 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan sejarah mengungkapkan pertemuan Sulaiman dengan ratu Saba berdasarkan penelitian yang dilakukan negeri tua Saba di Yaman Selatan. Penelitian yang dilakukan terhadap reruntuhan mengungkapkan bahwa seorang ratu yang pernah berada di wilayah ini hidup antara 1000 hingga 950 SM dan melakukan perjalanan ke utara (ke Yerusalem). Menurut sebagian riwayat, Saba adalah julukan yang diberikan […]

  • Sampuraga Juga Ada di Kalimantan

    Sampuraga Juga Ada di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selain di Mandailing, Sumatera Utara, mitos Sampuraga juga ada di Kalimantan. Tepatnya di dalam cerita suku Dayak Tomun, Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. Hanya saja, Sampuraga versi Mandailing memiliki perbedaan dengan Sampuraga versi Lamandau. Persamaannya : kedua versi Sampuraga ini sama-sama durhaka kepada sang ibu. Sampuraga versi Lamandau diceritakan karamnya perahu Sampuraga dan perahu itu […]

expand_less