Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Korban Sipil Meningkat, KontraS Sumut Desak Kapoladsu Usut Peredaran Senjata Api Ilegal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
  • print Cetak

 

Ali Isnandar

MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumut mendesak Poldasu

segera memutus mata rantai peredaran senjata api ilegal di Sumatera Utara.

Desakan itu menyusul maraknya kasus penembakan warga sipil yang dilakukan OTK akhir-akhir ini di Sumut.

Kasus terkini adalah peristiwa penembakan terhadap satu pemimpim redaksi suatu media di Simalungun, Sumut.

Kejahatan ini disokong oleh adanya peredaran senjata api illegal yang dengan mudah didapatkan oleh pelaku kejahatan.

Kabid Advokasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut, Ali Isnandar melalui rilis pers, Selasa (29/6/2021) menjelaskan, kepemilikan senjata api ilegal dapat memicu munculnya berbagai kejahatan lain seperti pengancaman, perampokan, bahkan berujung pembunuhan. Karena itu dia meminta agar Kapolda Sumut segera memutus mata rantai peredaran senjata api ilegal di Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh KontraS Sumut, dalam rentang waktu setengah tahun terakhir, bulan Januari s/d Juni 2021 terdapat 10 kasus kepemilikan senjata api illegal.

Diantara 10 kasus tersebut, 4 kasus penggunaan Senjata Api Ilegal diketahui terjadi pada kasus dugaan perampokan. Salah satunya kasus perampokan bersenjata di Toko Asia Baru Jl. Wahidin, Pandau Hulu II, Medan Area pada bulan Maret lalu.

Selain untuk merampok, 4 kasus lain kepemilikan senjata api ilegal dipergunakan untuk menakut-nakuti (mengancam) warga, salah satunya dilakukan seseorang yang diduga oknum Sekuriti PTPN II menodongkan pistol ke warga ketika merusak tanaman serta meruntuhkan posko milik Masyarakat Adat Rakyat Penunggu di Jl. Jati Rejo, Dusun VII, Desa Sampali, Kec. Percut Sei Tuan pada (2/06/21) lalu.

Yang lebih sadis lagi kata Nandar – sapaan akrab Ali Isnandar – senjata api illegal sengaja dipergunakan dalam 2 kasus dugaan pembunuhan berencana. Yakni, pembunuhan Mhd Ridho Gufa (37) yang tewas ditembak OTK di Jl. Yos Sudarso KM 13 di depan SPBU Martubung Kel. Besar Kec. Medan Labuhan pada (28/03/21) yang lalu, belum diketahui apa motif pembunuhan.

Kemudian yang terakhir kasus pembunuhan berencana Marasalem Harahap (19/06/21) seorang wartawan media online yang tewas ditembak di Simalungun, dari keterangan pers kepolisian, korban Marasalem ditembak karena unsur dendam dari otak pelaku dimana korban kerap melakukan pemberitaan terkait usahanya.

“Data ini kami himpun dari media massa. Tidak menutup kemungkinan jumlah kasus dapat bertambah mengingat tingginya peluang untuk melakukan kejahatan di Sumatera Utara” ungkap Nandar.

Dia menerangkan, dari 10 kasus yang terjadi, 2 kasus diantaranya telah menewaskan korban ulah pelaku penggunaan senjata api illegal dalam waktu setengah tahun ini.

“Pertanyaannya siapa pemasok senjata-senjata itu” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan pers kepolisian pada kasus Marasalem Harahap, senjata api ilegal yang dipergunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban dibeli seharga 15 juta rupiah oleh otak pelaku. Pada kasus lain, BS warga Desa Mencirin ditangkap polisi akibat membawa senjata api ilegal pada Januari lalu, BS mengaku membelinya seharga Rp 5 juta.

“Seperti tidak ada pengawasan yang dilakukan kepolisian, para penjahat begitu mudah mendapatkan senjata api ilegal untuk melancarkan kejahatan, apakah fungsi pencegahan di kepolisian sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya” nada kecewa Nandar.

Dalam bidang preventif, kepolisian bertugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memelihara keselematan orang, benda dan barang termasuk memberikan perlindungan dan pertolongan , khususnya mencegah terjadinya pelanggaran hukum sebagaimana dijelaskan dalam UU No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“KontraS Sumut sangat memahami tugas yang dilakukan kepolisian amatlah berat dan beresiko, namun demi  menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat Sumut dari ancaman kejahatan, kami mendesak Kapolda Sumut agar semakin meningkatkan pengamanan dan mengusut tuntas peredaran senjata api Ilegal sehingga korban penembakan tidak semakin banyak yang berjatuhan” tutupnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL-METRO; Aparat kesatuan Polsek Pintu Padang berhasil menggagalkan penyelundupan 17 kilogram (kg) ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Kota Padangsidimpuan (Psp), Senin (4/10) sekitar pukul 03.30 dini hari. Dalam aksinya, polisi berhasil mengamankan 3 tersangka. Dua tersangka dibekuk dari pinggir jalan, satu tersangka tertangkap di dalam hutan setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran. Namun, dalam […]

  • Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

    Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mandailing Natal khususnya dan Sumatera Utara umumnya membutuhkan kelahiran pelaku-pelaku usaha yang mampu menggerakkan ekonomi, terutama industri kreatif. Kebutuhan itu, bukan saja dalam upaya menyedot tenaga kerja dalam mengurangi jumlah pengangguran, tetapi jauh lebih luas adalah kian meningkatnya gerak dinamika ekonomi, pergerakan arus nilai tambah suatu daerah hingga menguatnya daya saing di pentas regional maupun […]

  • Jembatan Ambruk, Kecamatan Batahan Terisolir

    Jembatan Ambruk, Kecamatan Batahan Terisolir

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jembatan di jalur Pantai Barat Mandailing Nmatal (Madina) penghubung Kecamatan Natal – Kecamatan Batahan, ambruk, pekan lalu. Jembatan yang berada di titik Desa Kubangan Pandan Sari Kecamatan Batahan ini diduga dibangun amburadul sehingga ambruk ketika dilalui truk pembawa alat berat (trado). Tokoh Pemuda Batahan, Aswin kepada wartawan, Rabu (24/9/2014) mengatakan, […]

  • Polisi Tidak Akan Periksa Ical

    Polisi Tidak Akan Periksa Ical

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ical: Ada Otak Rekayasa Lemahkan Golkar JAKARTA-Berkas pemeriksaan dugaan tindak pidana Gayus Tambunan berwisata ke Nusa Dua Bali sudah selesai. Besok (22/11), berkas itu akan disampaikan pada Kejaksaan Agung. Itu artinya, Polri tidak akan menyelidiki lebih dalam apa kepentingan lain Gayus berada di Bali. Termasuk dugaan pertemuan Gayus dengan sejumlah tokoh politik selama menginap di […]

  • Dikira Raib, Ternyata Mobil Dinas Wakil Bupati Madina Rusak, Sparepart Inden ke Singapura

    Dikira Raib, Ternyata Mobil Dinas Wakil Bupati Madina Rusak, Sparepart Inden ke Singapura

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – dikira mobil Wakil Bupati Mandailing Natal  Atika Azmi Utami raib karena sejak 3 bulan terakhir tak lagi di pakai untuk menujang kegiatannya dan ternyata, mobil yang tergolong baru tersebut mengalami kerusakan dibagian deksel dan sekarang sedang perbaikan di Medan. Kepala Bagian Umum Sekretatiat Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) […]

  • Harga Kantalan Terus Turun

    Harga Kantalan Terus Turun

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet (kantalan-bahasan Mandailing) di tingkat petani terus mengalami peturunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Darwis (43) petani karet di Panyabungan kepada wartawan, Kamis (18/7) mengatakan, penjualan pada Kamis pagi sekitar 7.000 hingga 7.500 rupiah per kilo gram. Pekan sebelumnya masih menembus angka 7.500 hingga 8.000 rupiah per kilo gram. “Kita […]

expand_less