Kamis, 23 Apr 2026
light_mode

Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green Concervation (BPGC) mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengevaluasi MoU antara Pemkab Madina dengan Causeruation International (CI).

Paslanya, sudah tiga tahun MoU (Memorandum of Understanding) itu ditandatangani kedua pihak, kegiatan yang dilakukan CI belum memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat Madina.

Koordinator BPGC, Syafruddin Lubis kepada wartawan, Senin (6/1/2014) di Panyabungan mengungkapkan berdasar informasi dikumpulkan Batang Pungkut Gren Concervation menyimpulkan fakta-fakta bahwa selama ini USAID telah mengucurkan dana sebesar 20 juta US dollar kepada CI melalui program Sustainanle Landscapes Partnership (LSP) atau Program Kemitraan Pembangunan Berkelanjutan di Madina.

“Namun menurut penelusuran kita, diduga dana ini tidak jelas penggunaanya. Artinya, program peningkatan perekonomian rakyat ini diduga dijadikan CI untuk mendapatkan dana tersebut, namun realisasinya tidak ada di Madina,” sebutnya.

CI sepertinya menggunakan isu konservasi di Madina untuk mendapatkan dana tersebut. Keberadaan CI selama ini di Madina hanya sebatas melakukan kegiatan workshop yang tidak jelas programnya.

“Jadi alangkah naifnya kalau isu konservasi di Madina dijadikan alat untuk mendapatkan dana, padahal kegiatan yang dilakukan sepertinya tidak ada. Program yang dilakukan selama ini tidak jelas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Berdasar penelusuran BPGC, penggunaan dana $20 juta itu ada beberapa item, mulai dari kajian lingkungan hidup strategis atau tata ruang Madina, peningkatan perekonomian rakyat Madina, kerja sama dengan perusahaan untuk menekan emisi gas serta kerja sama dengan lembaga lokal dalam upaya konservasi.

“Jadi kita berharap kepada CI jangan menjadikan Madina sebagai “ladang” untuk mencari dana guna kepentingan perorangan atau kelompok,” tegasnya.

Syafruddin juga berharap kepada Pemkab Madina jangan hanya puas dengan mendapatkan nasi bungkus dan uang transport dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan CI.

“Seharusnya keberadaan CI di Madina mempunyai program yang jelas, bukan hanya sekedar mendata dan kegiatan seminar atau workshop semata,” harapnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Natal Tercatat Terbanyak Catatan Khusus Pada Pilkada Madina

    Kecamatan Natal Tercatat Terbanyak Catatan Khusus Pada Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Naral, tercatat menjadi daerah yang terbanyak catatan kejadian khusus pasca perhitungan rekapitulasi hasil perolehan suara pada Pilkada Madina tahun 2024 tingkat Kecamatan. Dari data yang di dapat tercatat salam setiap lembaran catatan khusus setidaknya ada 5 poin keberatan termasuk masalah bukti salinan C yang ditemukan di […]

  • Ridwan Lubis Daftar Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    Ridwan Lubis Daftar Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Ridwan Lubis memastikan diri maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masa bakti 2022-2025. Ridwan mendaftar di sekretariat PWI Madina, jalan Willem Iskandar Kelurahan Pidoli Dolok, Panyabungan, Kamis (1/9). Ridwan tiba di sekretariat PWI Madina pada pukul 15.30 Wib didampingi penasehat PWI Madina Sarmin Harahap, […]

  • Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Titi Ganting di desa Sabadolok, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut, rusak parah. Rambin itu menuju Saba Rimbaan, pusat aktivitas pertanian dan perkebunan warga Saba Dolok. Melintang di atas Sungai Batang Gadis yang berarus deras. Kondisi rusak ini sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir. Agar titi gantung ini tetap bisa di […]

  • Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU. Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli […]

  • Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hingga saat ini kasus dugaan aktivitas ilegal mining di hulu Sungai Batang Batahan dan Batang Taming, Pasaman Barat, Sumatera Barat, belum juga menemui titik terang. Pasalnya, baru beberapa unit exavator yang ditangkap polisi dari total perkiraan 80 unit exavator yang menggali emas (ilegal mining) di hulu dua sungai itu. “Kami […]

  • Bus Pariwisata Jatuh di Jurang Jalinsum Titik Tambangan

    Bus Pariwisata Jatuh di Jurang Jalinsum Titik Tambangan

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Satu bus pariwisata mengalami kecelakaan di jalur Lintas Tengah Sumatera titik jembatan kecil simpang Angin Barat Lamo, Senin (8/2/2021) sekira pukul 12.15 WIB. Belum diketahui jumlah korban. Juga belum terpastikan penyebab kecelakaan. Lokasi kecelakaan itu berada di perbatasan Desa Muara Mais Jambur dengan Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Mandaililing Natal, Sumut. […]

expand_less