Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Mantan Anggota DPRD Nyalon Kepala Desa

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
  • print Cetak

 

SIDIMPUAN – Samiun Siregar, mantan Anggota DPRD Psp periode 2009-2014, maju menjadi salah satu peserta/calon Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Desa Pudun Jae, Kecamatan Psp Angkola Julu. Hal itu terlihat dari hasil pendaftaran calon Pilkades serentak 2015.

“Pilkades sudah hangat di sini (Desa Pintu Langit Jae,red). Apalagi dengan hadirnya mantan anggota DPRD sebagai salah satu peserta dari 6 orang yang mendaftar,” ujar Isrofil Siregar, salah seorang Tokoh Masyarakat, Desa Pintu Langit Jae, kepada Metro, Jumat (16/10).

Ia mengatakan, majunya Samiun Siregar menjadi salah satu calon atas dasar permintaan dari warga Desa Pintu Langit Jae. Karena, sosok mantan anggota DPRD sangat dibutuhkan warga untuk memperjuangkan aspirasi-aspirasi masyarakat.

“Dia (Samiun Siregar, red) sudah berpengalaman di pemerintahan, apalagi sudah pernah menjadi anggota DPRD. Kemudian, karakter orangnya yang peduli dan mau memperjuangkan aspirasi masyarakat, itu yang dipandang warga sini,” tuturnya.

Kemudian, ia mengakui pelaksanaan tahapan Pilkades di Desa Pintu Langit Jae sudah berlangsung, bahkan seluruh peserta sudah resmi mendaftar.

“Pelaksanaan tahapan sudah berjalan. Disitu lah diketahui sudah enam orang yang mendaftar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Pintu Langit Jae, Kecamatan Psp Angkola Julu, Giman Siregar mengatakan, kepanitian Pilkades berjumlah 11 orang. Atas dasar arahan dari PMK, mereka (panitia, red) telah melaksanakan tahapan awal.

Sehingga sudah ada enam orang calon atau peserta Pilkades, termasuk Samiun Siregar yang merupakan mantan anggota DPRD.

“Tahapan pendaftaran sudah selesai. Ada enam orang calon, yaitu Syafaruddin Siregar, Mayani Harahap, Samiun Siregar, Amir Tua Harahap, Ongko Mas Siregar, dan Pangondian Siregar. Keenam calon ini sudah resmi mendaftar,” katanya.

Menanggapi isu yang beredar di media cetak terkait penundaan Pilkades Serentak, ia mengatakan, panitia Pilkades langsung berkoordinasi dengan PMK untuk melanjutkan tahapan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PMK. Katanya stop dulu untuk sementara waktu tahapannya. Karena masih ada lagi kendala. Informasi yang kami dengar, belum ada Perda untuk itu. Apa kata PMK, itu yang akan kita laksanakan,” pungkasnya.

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Aktifitas perambahan hutan alias praktek illegal logging di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayau Kabupaten Madina terus saja berlangsung secara terang-terangan dan tanpa memperdulikan, lingkungan, aparat dan masyarakat sekitar. Bahkan aktifitas tersebut juga disinyalir merambah sampai ke hutan lindung yang disulap menjadi perkebunan pribadi. Informasi diperoleh Portibi DNP, dari […]

  • Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 4)

    Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 4)

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Sebelum Ki Hadjar Dewantara, Mandailing Sudah Bicara Pendidikan Tulisan ini bukan untuk membandingkan apalagi mengecilkan Ki Hadjar Dewantara. Tetapi, sejarah tetap perlu dibaca secara utuh. Sebab jauh sebelum Ki Hadjar mendirikan Taman Siswa tahun 1922, Willem Iskander sudah mendirikan sekolah guru bumiputera di Tanobato pada tahun 1862.[1] Sekolah untuk […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (4)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (4)

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DARI ANGKOLA KE MINANGKABAU Disunting: Dame Ambarita Di tepi Danau Toba, Singamangaraja X pura-pura melakukan pemeriksaan terakhir. Tetapi dengan menggunakan keris pusaka Gajah Dompak ia melonggarkan tali yang mengikat Pongkinangolngolan, sambil menyelipkan satu kantong kulit berisi mata uang perak ke balik pakaian Pongkinangolngolan. Perbuatan ini tidak diketahui oleh para Datu, karena selain tertutup tubuhnya, juga […]

  • Bacakada Madina Endar Sutan Lubis Akui Dapat Surat Tugas Dari PAN

    Bacakada Madina Endar Sutan Lubis Akui Dapat Surat Tugas Dari PAN

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Bakal Calon Bupati Madina Endar Sutan Lubis pada Focus Group Diacussion di Aula Hotel Rindang Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan Jum’at 24/5/2024 mengklaim ia telah mendapatkan surat tugas dari Partai Amanat Nasional ( PAN ). Selain PAN ia juga telah melakukan loby ke Partai Demokrat, Golkar dan PPP. ” Untuk perahu […]

  • 26 Angota DPRD Madina Usulkan Hak Interpelasi Kepada Bupati

    26 Angota DPRD Madina Usulkan Hak Interpelasi Kepada Bupati

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 26 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari berbagai fraksi berbeda akhirnya secara resmi mengajukan usul hak interpelasi kepada Bupati Dahlan Hasan Nasution terkait kondisi Kabupaten Madina serta pengelolaan pemerintahan yang dinilai banyak masalah.   Dokumen usul hak interpelasi ini diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Madina, Arminsyah Batubara […]

  • Parkir di Panyabungan Semrawut

    Parkir di Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Lokasi parkir kendaraan di sekitar Parkir di Panyabungan Semrawut semrawut terutama di Pasar Lama dan Pasar Baru Panyabungan. Kenderaan baik roda 2, 3 dan roda empat parkir di sembarang tempat dan sejauh ini pemerintah belum mampu menertibkannya. Amatan METRO, Senin (19/9) banyak warga khususnya warga Panyabungan mengeluhkan kondisi lokasi parkir yang tak jelas di Panyabungan. […]

expand_less