Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

RSUD Panyabungan Perlu Direformasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
  • print Cetak


Penilaian Satma PP Madina

MADINA- Ketua Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) Madina Tan Gozali Nasution, menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan perlu direformasi. Pimpinan dan jajaran struktural selayaknya diganti. Reformasi tersebut demi peningkatan citra RSUD Panyabungan di mata masyarakat.
Penilaian ini disampaikan Tan Gozali Nasution, kepada METRO, Selasa (21/12), usai sidang paripurna anggota DPRD Madina dengan Pj Bupati Madina Aspan Sopian Batubara.
Menurutnya, penyampaian Pj Bupati Madina itu tak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan, apalagi yang menyangkut pelayanan pasien. Pj Bupati seharusnya turun langsung ke RSUD untuk memastikan keburukan RSUD Panyabungan. Sebab, banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan RSU Panyabungan yang buruk. Namun, akibat rendahnya taraf ekonomi masyarakat masih memilih RSU Panyabungan sebagai tempat berobat.
“Yang disampaikan Bupati itu seharusnya diprotes DPRD Madina. Bupati menyampaikan bahwa tak memahami terkait menurunnya pelayanan RSUD Panyabungan, mungkin ada benarnya jumlah masyarakat yang berobat ke RSUD Panyabungan cukup tinggi tetapi itu akibat rendahnya taraf ekonomi masyarakat dan bagi ekonomi yang menengah ke atas pasti tak akan mau berobat ke RSUD. Dan ini sudah terbukti bahwa RSU swasta yang ada semakin berkembang dengan pesat,” tegas Gozali.
Apalagi yang menyangkut pelayanan paramedis dan pegawai yang ada, Tan Gozali menyebutkan, pihaknya sudah sering menerima keluhan dari lapisan masyarakat yang berobat ke RSUD Panyabungan. Pasien rawat inap sering terlambat memeroleh pengobatan dari tenaga medis yang ada bahkan pelayanannya juga tak santun.
“Kami menduga ada permainan antara RSUD Panyabungan dengan RSU lainnya. Pasalnya, kami juga memeroleh laporan bahwa dokter yang ada di RSUD Panyabungan sudah berulang kali menyuruh pasien untuk berobat ke RSU swasta yang ada di Madina. Bukan itu saja pelayanan di bidang keamanan juga sangat bobrok karena keluarga pasien sering mengalami kehilangan harta benda di dalam ruang rawat inap dan RSUD tak pernah mengganti rugi dan selalu menyalahkan keluarga pasien. Ini sudah tak benar lagi dan Pj Bupati Madina harus berpihak kepada kebenaran fakta yang ada, harusnya Pj Bupati Madina membentuk tim khusus untuk memantau dan menginvestigasi segala persoalan yang ada di RSUD Panyabungan dan melakukan reformasi birokrasi dengan mengganti pimpinan dan pejabat struktural yang ada demi peningkatan kulalitas,” ungkap Tan Gozali. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun. Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan […]

  • Komisi II: PTPSU Lecehkan DPRD Madina

    Komisi II: PTPSU Lecehkan DPRD Madina

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banyaknya keluhan warga terkait polemik kehadiran PT Perkebunan Sumatera Utara (PT.PSU) di Mandailing Natal (Madina) mulai masuk ranah DPRD. Pihak Komisi II DPRD telah melakukan rapat kerja dengan Dinas Perkebunan Madina membahas dan mengkaji akar semua persoalan sekaligus mencari solusi. Lanjutan rapat kerja dengan Dinas Kehutanan Perkebunan itu menghasilkan keharusan […]

  • KPK segera kirim rekomendasi pemecatan ke Kemendagri

    KPK segera kirim rekomendasi pemecatan ke Kemendagri

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengirimkan surat rekomendasi pemberhentian tersangka Hidayat Batubara sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, rekomendasi itu diberikan sebagai bagian kelanjutan dari langkah KPK. Dia menuturkan, rekomendasi tersangka kasus dugaan suap pengurusan alokasi Dana Bantuan Daerah (DBD) dari Provinsi […]

  • BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – BPBD Mandailing Natal (Madina) dinilai setengah hati dalam melakukan pencarian korban hanyut di Natal. Bahkan BPBD disebut hanya datang untuk foto-foto. Demikian pengakuan Izhar Basri Batubara, kakak sulung Zein Bisri Batubara korban hanyut di sungai Batang Natal pada Minggu (19/12) pekan lalu. Meski demikian, Ishar tetap menyampaikan ucapan terima kasih atas […]

  • Pemkab Madina Terima Kepulangan Jemaah Haji

    Pemkab Madina Terima Kepulangan Jemaah Haji

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menerima 393 Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) Pertama di Asrama Embarkasi Medan, Sabtu (23/7). 393 jemaah haji di kloter pertama ini pun berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Serdang Bedagai dan Kota Medan. Selain […]

  • Harimau Kembali Membantai Warga Madina

    Harimau Kembali Membantai Warga Madina

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi Desa Ranto Panjang Mencekam PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sudah hampir 7 tahun teror harimau membantai manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Selama itu pula upaya pemerintah mengatasinya atau melindungi rakyatnya nyaris tak terdengar. Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), teror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa […]

expand_less