Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Mahasiswa Mandailing Natal di Padang Adakan MTQ di kecamatan siabu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2015
  • print Cetak

Panyabungan (Mandailing Online) – Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Mandailing Natal (IPMM) Padang akan melaksanakan kegiatan MTQ Tingkat MDA di Kecamatan Siabu. Kegiatan yang rencananya akan berlangsung tanggal 28-29 Januari ini diniatkan sebagai upaya meningkatkan siar Islam di daerah ini. Sebanyak 25 madrasah tingkat MDA akan mengikuti berbagai cabang lomba, baik Lomba Musabaqah, Lomba Pidato, dan Lomba Ayat Pendek. Selain tropy dan piagam penghargaan, lomba ini juga memberikan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang nanti.

Ketua Panitia Lomba, Ali Wardana menyebutkan bahwa berbagai persiapan sudah dilakukan, baik menyangkut tugas-tugas organisasi komite (OC) maupun persiapan bahan-bahan lomba (SC). Semua itu, katanya, merupakan niat baik bersama untuk menggairahkan siar Islam di kawasan ini. “Kita berharap melalui lomba ini, anak-anak dibangkitkan semangatnya untuk mendalami nilai-nilai Islam sebagai ciri khas masyarakat Mandailing Natal yang agamis,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Abner, ketua IPMM periode ini. Selama ini katanya IPMM hanya bergerak pada gerakan-gerakan kemahasiswaan saja. “Sudah waktunya IPMM turun ke masyarakat melakukan gerakan sosial,” katanya.

IPMM pada awalnya terbentuk tahun 1986 oleh para pelajar mahasiswa dan sesepuh masyarakat yang ada di Kota Padang ketika itu. Awalnya berdiri hanya diikuti puluhan anggota saja. Tujuannya untuk memberikan perlindungan kepada para pelajar mahasiswa yang berasal dari Mandailing Natal ketika itu. Generasi pertama organisasi ini dipimpin oleh para aktifis mahasiswa asal Mandailing Natal di Padang. Mereka antara lain Hibban Nasution, Kohar Hasibuan, Rasoki Siagian, Syaiful Anwar Matondang, Askolani Nasution, dll. Awal tahun 2000, IPMM sempat digabungkan dengan IMA Madina. Tapi karena perbedaan pola perjuangan, IPMM kembali disapih menjadi organisasi mandiri. Tentu karena menyadari bahwa IPMM dibentuk untuk memberikan dorongan semangat dan perlindungan sosial bagi para pelajar dan mahasiswa yang sedang melanjutkan studi di Sumatera Barat. IPMM tidak bergerak di politik praktis, hanya berjuang di ranah pemberdayaan sosial saja sambil memberi pemikiran-pemikiran yang konstruktif untuk memajukan kawasan Mandailing Natal. Karena itu, tahun lalu misalnya IPMM sempat melaksanakan seminar sehari kebudayaan Mandailing Natal di Padang.

Terkait hal itu, Askolani Nasution, Sekretaris Umum IPMM Kota Padang tahun 1990-1992, menyebutkan bahwa persoalan yang dihadapi mahasiswa zaman dulu dengan sekarang memang jauh berbeda. Dulu mahasiswa sebagian besar hanya menghadapi faktor biaya studi, sekarang ada kekhawatiran terhadap memudarnya nilai-nilai sosial budaya daerah. “Sebagian besar mahasiswa tidak paham entitas Mandailing, dan itu sepatutnya menjadi perhatian bersama kita,” katanya.

Dr. Yahya, M.Pd., penasehat IPMM yang juga dosen di Universitas Negeri Padang, mengharapkan agar melalui kegiatan ini ada satu wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensinya di bidang seni budaya Islam. Dan para anggota IPMM yang jumlahnya lebih dari 300 orang, sepatutnya makin mampu mewujudkan gerakan-gerakan sosial yang bisa memajukan kawasan Mandailing Natal ke depan. Karena itu, MTQ ini dilaksanakan dan akan terus dilakukan secara bergiliran setiap tahunnya di setiap kecamatan yang ada di Mandailing Natal.

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Fenomena ini akan sangat mempengaruhi pendapatan devisa negara. Menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, berdasarkan data National Health Care Group International Business Dev Unit (NHG-IBDU) Singapura, tercatat 50 persen pasien internasional yang berobat di Singapura adalah warga Indonesia. Sementara, orang Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 12.000 […]

  • Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertambangan emas secara tradisional oleh masyarakat di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bisa dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Itu dikatakan Ketua Dewan Riset Daerah Madina, Syahrir Nasution SE, MM, Rabu (23/7/2014). Dikatakannya, tambang rakyat harus ditangani secara komprehensif, artinya tambang rakyat harus dilegalkan melalui […]

  • Jemaah Haji Madina Tiba Di Kampung Halaman

    Jemaah Haji Madina Tiba Di Kampung Halaman

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 453 dari 455 jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang tergabung dalam kloter 11 tiba di Kota Panyabungan, Sabtu, dua orang lainnya ditunda kepulangannya karena masih sakit dan dirawat di Madina. Suasana haru meliputi kedatangan rombongan haji asal Mandailing Natal yang baru tiba. Keluarga yang sudah menunggu sejak pagi langsung berhamburan […]

  • Eli Mahrani Ikuti Seminar Nasional BKKBN

    Eli Mahrani Ikuti Seminar Nasional BKKBN

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahrani HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri Seminar Nasional BKKBN di Le Polonia Hotel, Jl. Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (5/7). Seminar ini mengangkat tema “Integrasi Kebijakan Pembangunan Kependudukan dalam Perspektif Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia”. Dalam laporan Ketua Panitia Ir. Hj Mila Rahmawati menyampaikan […]

  • 83 Persen Pendidikan Honorer K2 di Bawah SMA

    83 Persen Pendidikan Honorer K2 di Bawah SMA

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Daerah diwajibkan meningkatkan kompetensi Honorer Kategori Dua (K2). Pasalnya, Honorer K2 saat ini didominasi lulusan di bawah SMA. “Data yang kami punya, 83 persen honorer K2 berpendidikan di bawah SMA. Ini sangat memprihatinkan karena seorang guru harus meningkatkan kompetensinya agar kualitas pendidikan siswa juga meningkat,” kata Asdep Koordinasi Kebijakan Penyusunan Evaluasi Program […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Berikut ini diterakan ornamen-ornamen yang terdapat pada tutup ari dari Sopo Godang dan Bagas Godang. 1. Bona Bulu (bambu-red) melambangkan sistem pemerintahan Huta Makna: Suatu wilayah pemukiman telah dapat dikategorikan sebagai huta atau bona bulu apabila sarana dan prasarananya telah lengkap antara lain: unsur-unsur Dalian Na Tolu (Mora, Kahanggi dan Anak Boru), […]

expand_less