Rabu, 28 Okt 2026
light_mode

Minum Kopi Mandailing 2.500 Gelas Akan Meriahkan HUT Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2017
  • print Cetak

Rapat persiapan HUT Madina ke 18 di aula kantor bupati Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi minum kopi mandailing secara missal akan memeriahkan peringatan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke 18.

Pihak panitia menarget aksi minum missal itu akan menghabiskan sebanyak 2.500 gelas, dilangsungkan di Tapian Sirisiri, Panyabungan tanggal 6 Maret 2017.

Demikian rilis pers pihak Humas Pemkab Madina, HUT Madina sendiri jatuh pada tanggal 9 Maret 2017.

Selain minum kopi Mandailing secara missal, kegiatan lainnya meliputi pameran pembangunan, pagelaran kesenian Gordang Sambilan, pertandingan olah raga, kegiatan bazaar dan MTQ.

Ketua panitia HUT Madina ke 18, Plt.Sekda Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis yang didampingi sekretaris, Drs.Sahnan Batubara MM dalam rapat ekspos persiapan, menyampaikan pelaksanaan kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ini nantinya akan dilaksanakan selama lima hari yang dimulai pembukaannya pada tanggal 6 Maret dan ditutup pada tanggal 11 Maret.

HUT Madina yang mengambil tema “Negeri Beradat, Taat Beribadat” ini nantinya juga akan dihadiri oleh tokoh-tokoh Madina dari Medan, pejabat TNI/Polri asal Mandailing Natal, anggota DPR RI Dapil II Sumut, Anggota DPRD Sumut Dapil VII , tokoh-tokoh Madina dan para perantau asal Mandailing Natal dari negara Malaysia.

“Sesuai dengan arahan Bapak Bupati Mandailing Natal, Hut Madina tahun ini kita laksanakan semeriah mungkin dengan menggelar berbagai macam kegiatan seperti, pameran pembangunan, pagelaran Gordang Sambilan, pesta rakyat dengan minum kopi,pertandingan bulu tangkis, MTQ ibu-ibu PKK, Pildacil, Bazar, pembagian bibit tanaman pengusir nyamuk dan nila merah, donor darah, hiburan rakyat, lomba nasid, barzanji, pertandingan Bola Volly, karnaval, pagelaran seni budaya, senam massal, fashion show, perlombaan dan pagelaran seni tingkat Paud,” ujar ketua panitia Hut Madina, Syafeii Lubis.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan ini nantinya akan dipusatkan di beberapa tempat seperti i di taman Raja Batu, Tapian Sirisiri Syariah, GOR Banjar Sibaguri Mesjid Agung Nur ala Nur, Mesjid Al-Halim, lapangan Bola Volly Aek godang, pusat pasar Panyabungan dan gedung Serbaguna Aek Godang Panyabungan.

Wakil Bupati Mandailing Natal dalam arahannya menyampaikan mengingat makna HUT Madina pada tahun ini sangat besar diharapkan kepada seluruh SKPD yang diberikan tugas sebagai panitia pelaksana agar melaksanakannya dengan penuh tangung jawab.

Sumber : Humas Pemkab Madina

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Es Memang Ada, Tapi Langsung Cair

    Hujan Es Memang Ada, Tapi Langsung Cair

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rumor hujan es yang terjadi di desa Tarutung Panjang, Kecamatan Naga Juang pada Jumat (26/7/2013) lalu tak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. “Ada memang butiran yang beku, tapi hanya sedikit diatara butiran hujan. Setelah jatuh ke tanah lalu cair beberapa detik kemudian,” ungkap Nainggolan seorang warga menjawab wartawan, Sabtu (27/7/2013). “Memang […]

  • Kapolda Sumut Tuding Media Terlalu Besar-besarkan Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    Kapolda Sumut Tuding Media Terlalu Besar-besarkan Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANDAILING NATAL: Warga Desa Hutagodang,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Wisjnu Amat Sastro saling menyalahkan terkait aksi pembakaran camp PT Sorikmas Mining,Minggu 29 Mei 2011. “Saya sangat menyesalkan tindakan masyarakat yang telah merusak dengan cara membakar camp PT Sorikmas Mining,” katanya kepada wartawan ketika […]

  • Mantan Kadis Bakal Tersangka

    Mantan Kadis Bakal Tersangka

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Selama 2010 ada sebanyak 12 kasus tindak pidana korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Pakam. Dari jumlah ini, satu diantaranya seorang Kepala Dinas akan ditetapkan sebagai tersangka. Demikian disampaikan Kajari Lubuk Pakam, Fathor Rohman SH, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Supriandi Daulay SH pada Kamis (9/12) saat ditemui […]

  • Anggota DPRD Sumut jangan pura-pura

    Anggota DPRD Sumut jangan pura-pura

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Para anggota DPRD Sumatera Utara dinilai berpura-pura jika tidak mengetahui pengadaan sejumlah fasilitas mewah di gedung tersebut. Terlebih, jika mereka termasuk anggota Badan Anggaran (Banggar). “Sangat mustahil jika anggota dewan mengaku tidak tahu. Apalagi mereka sebagai anggota badan anggaran,” kata pemerhati anggaran Sumut, Elfenda Ananda, tadi malam. Elfanda menilai, kondisi ini semakin menunjukkan […]

  • Intensif Tangani Kasus Korupsi

    Intensif Tangani Kasus Korupsi

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan mengintensifkan penanganan kasus korupsi di Sumut Tahun 2011 ini. Hal ini dikatakan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu Erbindo Saragih melalui telepon kepada wartawan di Medan, Senin (03/01/2011). Dikatakannya, terungkapnya berbagai kasus dugaan korupsi di Sumut tidak terlepas dari peran serta masyarakat untuk melaporkan dugaan korupsi ke kejaksaan. ”Laporan tersebutlah […]

  • OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M. Daud Batubara Pencinta Adat Mandailing     Setiap bangsa memiliki sumber patron dalam kehidupannya. NKRI menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukumnya, sehingga apapun aturan yang dijadikan landasan berpijak dalam berbuat di Nusantara, tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Para Ahli Filsafat, lebih mendasari sumber hukum berfokus pada apa yang […]

expand_less