Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Kapolda Sumut Tuding Media Terlalu Besar-besarkan Penembakan di Sorikmas Mining Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


MANDAILING NATAL:
Warga Desa Hutagodang,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Wisjnu Amat Sastro saling menyalahkan terkait aksi pembakaran camp PT Sorikmas Mining,Minggu 29 Mei 2011.

“Saya sangat menyesalkan tindakan masyarakat yang telah merusak dengan cara membakar camp PT Sorikmas Mining,” katanya kepada wartawan ketika saat berkunjung ke Kepolisian Sektor (Polsek) Siabu Senin 30 Mei 2011. Perbuatan puluhan warga sudah menyalahi peraturan sehingga pihak kepolisian akan serius mencari para pelaku.

Menurut dia, setiap masyarakat harus mendapatkan jaminan keamanan, sayangnya malah membuat ketidaknyamanan di perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan emas itu. Mantan Wakil Kepala Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru beberapa bulan bertugas di Medan ini malah menyalahkan media massa.

Menurut dia, media massa terlalu membesar- besarkan kejadian di Madina ini. “Saya mengimbau kepada awak media agar tidak membesar- besarkan kejadian itu,” ujarnya.Namun,Wisjnu menolak menjelaskan kasus kerusuhan yang berujung dengan pembakaran campPT Sorikmas Mining ini dan penembakan seorang warga bernama Solatiyah, 20.“Sudah,saya banyak pekerjaan lagi,”ungkapnya sambil masuk ke mobil dinasnya.

Sejumlah masyarakat yang menyaksikan peristiwa ini menyatakan, tembakan dari oknum kepolisianlah menjadi biang kerusuhan. “Jika polisi tidak menembak warga, kami juga tidak akan melakukan aksi itu (pembakaran),”kata Suwardi Lubis, 35,warga Desa Hutagodang. Menurut dia,begitu mendengar ada warga yang tertembak, massa langsung menerobos masuk ke camp.

“Pokoknya, polisi yang awalnya menembak warga, makanya kami mendobrak masuk,”ujarnya. Warga lainnya, Syahril, 40, juga menuding oknum polisi yang menjadi biangkerok kerusuhan ini.“Saat itu,warga hanya melakukan unjuk rasa secara damai bukan rusuh,”ujarnya. Awalnya warga dihadang sejumlah petugas kepolisian ketika warga ingin melakukan unjuk rasa.

Polisi langsung memberikan tembakan peringatan agar warga tidak bersikap anarkistis. Namun,massa terus berunjuk rasa sehingga polisi melepaskan tembakan ke arah warga. “Tembakan itu membuat warga langsung emosi karena salah seorang warga terkena tembakan,”bebernya.(si)
Sumber :Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bersama Gubernur Hindia Belanda– Salah satu adegan film Senandung Willem yang digarap Tympanum Novem Film. Film yang merupakan proyek Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal ini, dipercayakan digarap oleh Tympanum Novem. Film ini mengisahkan tokoh Willem Iskander yang punya andil besar dalam pendidikan di Mandailing pada tahun 1800-an. (hol)

  • Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) : Kebijakan bupati Madina menyurati polres untuk menangguhkan penahanan terhadap Kadis Perhubungan Madina Harlan Batubara tersangka korupsi, merupakan langkah keliru. “Seharusnya bupati bukan membuat surat permohonan penangguhan penahan, karena yang paling pas seharusnya bupati itu menonaktifkan Kadishub,” kata pengacara DR.H.Razman Arif Nasution, SH, S.Ag. MA (PHD) yang dilansir surat kabar Malintang Pos […]

  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Madina Berlangsung Khidmat

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Madina Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (1/10). Upacara ini pun berlangsung khidmat. Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Untuk memperingati itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina menggelar upacara […]

  • Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wujudkan Kepemimpinan dan Administrasi yang berkualitas Dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selenggarakan seminar serta pelatihan administrasi bagi Mahasiswa. Kegiatan tersebut bertema ” membangun  kekuatan leadership yang berintegrasi ormawa kampus di era Gen Z” Abdul Bais selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa ( DEMA STAIN […]

  • Sebelum Daftar ke KPU, Cabub Harun Ziarah Makam Ulama Terkemuka di Madina

    Sebelum Daftar ke KPU, Cabub Harun Ziarah Makam Ulama Terkemuka di Madina

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Harun Mustafa Nasution menziarahi makam makam ulama terkemuka sebelum daftar ke KPU Madina sebagai Calon Bupati Madina. Ada beberapa makam yang di ziarahi sejak lepas subuh tadi termasuk makam syeh H. Abdul Hamid di Desa Hutapungkut di Kota Nopan, Makam Syeh H Abdul Wahab Lubis di Muara Mais, dan makam […]

  • 100 Lebih Anak di Madina di Sirkumsisi

    100 Lebih Anak di Madina di Sirkumsisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) ada 100 san anak di Kecamatan Naga Juang dan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) hari ini selasa 29/8/2023 di Sirkumsisi atau Khitanan. selain khitanan anak, ada juga pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat kurang mampu dan operasi bibir sumbing. kegiatan ini berlangsung di dua Puskesmas yakni Puskesmas Naga Juang […]

expand_less