Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Disnakertrans Sumut Buka Posko Pengaduan THR

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Utara mendirikan posko untuk menerima pengaduan masalah pembayaran tunjangan hari raya pada Lebaran 1432 Hijriyah.

Kepala Disnakertrans Sumut B.Otb Sihombing di Medan, Rabu, 10 Agustus 2011 mengatakan, pendirian posko itu bertujuan agar kalangan pekerja di Sumut dapat melaporkan permasalahan THR yang terkendala.

Hal itu dimaksudkan agar kalangan pekerja yang akan merayakan Lebaran 1432 hijriyah tidah mengalami kendala disebabkan keterlambatan atau tidak adanya THR.

“Posko berada di kantor Disnakertrans Sumut di Jalan Asrama Medan. Intinya, kami siap menerima pengaduan,” katanya.

Selain di Sumut, kata dia, Disnakertrans kabupaten dan kota juga membuat posko serupa untuk menerima laporan permasalahan THR di daerah masing-masing.

Berdasarkan ketentuan yang diberlakukan, seluruh perusahaan di Sumut harus telah membayarkan THR tersebut satu minggu sebelum perayaan atau H-7 Lebaran.

Jika ada karyawan yang belum menerima THR dalam jangka waktu tersebut, pihaknya mengharapkan untuk membuat pengaduan di posko yang disiapkan Disnakertrans di daerah masing-masing.

Petugas Disnakertrans akan mendatangi perusahaan atau tempat kerja pelapor agar memberikan THR yang merupakan hak pekerja menjelang hari besar keagamaan.

Jika perusahaan tersebut tidak menaati pembayaran THR itu, tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan melaporkannya secara pidana.

“Namun kita upayakan agar tidak sampai kesana (proses hukum),” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga membentuk posko pengaduan masalah THR Lebaran 2011 untuk menjembatani sengketa pemberian THR antara pekerja dengan perusahaan.

“THR keagamaan merupakan hak pekerja yang harus dibayarkan oleh pengusaha kepada para pekerjanya. Oleh karena itu Saya imbau agar para pengusaha segera memberikan THR kepada pekerjanya secara tepat waktu, paling lambat tujuh hari sebelum lebaran,” Kata Menakertras Muhaimin Iskandar.(an)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kami Sudah Bosan Dengan Janji”

    “Kami Sudah Bosan Dengan Janji”

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Jembatan sudah mengancam nyawa manusia, mengancam kenderaan yang lewat. Akibatnya warga Sinunukan Mandailing Natal mengungkapkan kekecewaan. Menurut warga, jembatan itu sudah menahun rusak. Kayu lantainya lepuk. Kenderaan roda empat sering terperosok. Padaha jembatan itu urat nadi ekonimi dan urat nadi sosial warga di Kecamatan Sinunukan. Kekecewaan itu muncul sekitar sepekan pasca […]

  • 22 dari 23 Kecamatan di Madina Endemik Malaria

    22 dari 23 Kecamatan di Madina Endemik Malaria

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Kecuali Kecamatan Pakantan, seluruh kecamatan di Mandailing Natal adalah kawasan endemik malaria. Itu artinya 22 dari 23 kecamatan merupakan kawasan sebaran virus berbahaya tersebut. Dan jenis malaria yang ada di Mandailing Natal (Madina) adalah jenis Plasmodium Palsifarum dan Plasmodium vivax. “Jenis Palsifarum yang paling bebahaya, karena merusak sekitar 86 persen sel […]

  • Insiden Batangtoru karena polisi kaku

    Insiden Batangtoru karena polisi kaku

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)– Penyebab terjadinya bentrok antara ratusan warga Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan ratusan aparat kepolisian terkait penolakan warga terhadap pemasangan pipa pembuanganb air sisa (limbah) PT Agincourt Resourcer (AR) kesungai Batangtoru karena kepolisian menggunakan pengamanan berdasarkan legal formal. “Pihak kepolisian melakukan pengamanan berdasarkan legal formal yakni berdasarkan peraturan saja bukan berdasarkan bukan berdasarka pendekatan […]

  • Perkembangan Kasus Stunting Madina. Jaksa Minta Keterangan Pihak Terkait

    Perkembangan Kasus Stunting Madina. Jaksa Minta Keterangan Pihak Terkait

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Perkembangan terbaru dugaan korupsi dana stunting Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), kejaksaan tinggi sumatera utara ( Kejatisu ) masih terus melakukan permintaan keterangan pihak terkait meski kasus ini sudah lama ditangani kejaksaan. “Terinfo ke kami masih berproses di bidang Pidsus dan tengah dilakukan Permintaan keterangan pihak pihak terkait dalam rangka […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (6)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (6)

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    oleh : Z. Pangaduan Lubis Willem Iskandar Mencerdaskan Bangsanya Dalam perjalanan sejarah etnis Mandailing sepanjang abad ke-18 tokoh Willem Iskandar wajib dicatat. Karena jasanya sangat besar bagi etnis Mandailing dalam usaha untuk mencerdaskan bangsanya. Dan juga Willem Iskandar berjasa besar untuk mempelopori perkembangan pendidikan modern di Sumatera bagian Utara. Willem Iskandar adalah putera Mangaraja Tinating […]

  • Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal lagi, Senin (13/8) untuk menetapkan jadwal agenda pembahasan Perhitungan APBD 2011. Ini gagal kali kedua setelah pada Jum’at (10/8) gagal rapat akibat tak mencukupi quorum. Kegagalan kali kedua ini juga akibat jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi quorum. Dari 23 total jumlah anggota Bamus plus […]

expand_less