Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejumlah warga Desa Sundutan Togo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina meninjau pembangunan jalan setapak sepanjang 180 meter yang mempunyai kualitas yanga sangat rendah sebab campuran semen dan pasir sudah bias dicakar ayam.

“Harapan warga atas sebuah pembangunan dari Pemkab Madina selama ini dengan terbangunnya sebuah jalan setapak di tengah-tengah perkampungan warga dan saat ini sudah terwujud. Akan tetapi pembangunan jalan tersebut diduga tidak akan berumur panjang karena kontraktor yang memegang kuasa penyedia jasa punya niat yang tidak baik. Sebab kualitas bangunan tersebut sangat rendah karena campuran semen dengan pasir sangatlah rendah sehingga bangunan tersebut dipijak anak-anak saja sudah hancur,” sebut Fahruddin (53) salah seorang tokoh masyarakat Sundutan Tigo, Selasa (16/08/2011) lalu.

Dikatakannya, sebelumnya warga sudah menegur pihak pemborong yang melakukan pembanunan jalan setapak diperkampungannya agar memperhatikan kualitas dan kuantitas suatu bangunan sebab pembangunan jalan setapak ini akan dipergunakan warga secara jangka panjang, namun pihak pekerja dan pemborong tidak mengupris apa yang telah disampaikan warga sehingga bangunan yang sudah selesai sudah banyak yang rusak karena dilewati anak-anak.

“Baru berumur satu minggu, pembangunan jalan setapak tersebut sudah hancur, ini diduga akibat dari pemborongan yang ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya karena jauh dari pantauan berbagai elemen yang melakukan social kontrol, karena dari awal saja niat baik dari pihak pemborong (kontraktor) sudah tidak baik karena plank merek yang memberikan informasi dari mana sumber dana pembangunan tersebut dan berapa besar anggarannya, berapa volumenya, siapa perusahaan yang mengerjakannya serta berapa lama tenggang waktu pekerjaan tersebut tidak diketahui, hanya saja dating membangun jalan setapak dengan anggaran pemerintah,” sebutnya.

Fahruddin juga mengatakan, pihak pengawas hingga hari ini belum terlihat melihat kondisi pembangunan jalan setapak tersebut di desa kami, karena pembangunan ini kami anggap hanya membuang uang Negara saja karena tidak lama daya tahan bangunan tersebut dan keuntungan sepihak akan di dapat oleh pemborong.

“Pengawas lapangan atau PPTK jangan coba-coba untuk merekomendasikan pekerjaan ini sesuai dengan Bestek, sebab warga tidak terima dengan bangunan yang tidak mempunyai kualitas sebab uang yang digunakan untuk membuat pembangunan tersebut juga uang rakyat yang di berikan kepada pemerintah melalui pajak yang dikembalikan lagi kepada rakyat,” sebutnya.

Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar Plus, Arsidin Batubara yang juga purta Pantai Barat Barat Madina mengatakan, fungsi pengawasan terhadap setiap pembangunan harus segera dimaksimalkan oleh Pemkab Madina sebab pengawasan yang lemah inilah yang menjadi setiap temuan selama ini.

“Pejabat yang berwenang melakukan fungsi pengawasan terkait pembangunan jalan setapak di Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal harus benar-benar menjanlankan fungsinya, jangan mengedepankan kepetingan pribadi di atas kepentingan rakyat banyak, sebab selama ini lemahnya fungsi pengawasan akibat dari del-del antara kontaktor dengan pengawasan demi untuk memuluskan segala proses admintrasi di lapangan,” sebutnya.

Kepala UPT Dinas PU Bagian Pantai Barat Madina Firman Lubis mengatakan, setiap pembangunan dari Dinas PU Madina di wilayahnya akan diawasi, baik kualitas dan kuantitas, sebab di pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini, harus ada sebuah perubahan tugas dan fungsi serta kewengan dalam menjalankan tugas sebab setiap pembangunan yang sedang dan akan berjalan harus mengedepankan kualitas demi untuk mewujudkan pembangunan yang jujur dan bersih.

“Setiap bangunan harus sesuai dengan ketentuan yang ada dalam kontrak yang diterima oleh setiap perusahaan yang menawarkan jasanya sebab dalam kontrak tersebut juga sudah terhitung keuntungan yang didapatkan, sehingga tidak selalu warga yang dikorbankan,” katanya. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati dan Kapolres Lepas Peserta Funbike

    Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati dan Kapolres Lepas Peserta Funbike

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangkaian acara Hari Bhayangkara ke-76, Polres Madina menggelar kegiatan Funbike, Minggu (19/6). Para peserta yang diikuti sekitar 200 orang ini dilepas langsung oleh Kapolres AKBP H. M. Reza CAS dan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution. Peserta olahraga bersama ini diikuti oleh masyarakat Madina, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, […]

  • Dahlan pastikan krisis listrik Sumatera selesai November

    Dahlan pastikan krisis listrik Sumatera selesai November

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut krisis listrik di Sumatera akan berakhir pada akhir November nanti. Untuk sementara, krisis listrik akan diatasi dengan pemasangan genset berkekuatan 300 Megawatt. Menurut Dahlan, PLN saat ini sedang memasang genset di Paya Pasir di Medan. Daerah tersebut mempunyai banyak pembangkit listrik dengan berbagai jenis, diantaranya, pembangkit […]

  • Harun Mustafa Nasution Dorong Penegakan Hukum yang Setimpal Bagi Tersangka Pembunuh Anak Paskibra di Madina

    Harun Mustafa Nasution Dorong Penegakan Hukum yang Setimpal Bagi Tersangka Pembunuh Anak Paskibra di Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Harun Mustafa Nasution seorang politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumut meminta penegakan hukum yang tepat bagi pelaku pembunuhan terhadap Diva Febriani siswa Paskibra di Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ) Harun yang juga putra daeah madina itu mengatakan masalah pembunuhan adalah isu serius yang memerlukan penanganan hukum […]

  • Getek Terbalik, 1 Penduduk Wafat

    Getek Terbalik, 1 Penduduk Wafat

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Satu orang meninggal dunia setelah getek terbalik di Sungai Batang Gadis, Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Rabu (4/11/2020). Peristiwa terjadi sekira pukul 7.00 WIB saat penduduk menyeberangi sungai menaiki rakit menuju areal pertanian di seberang sungai. Info yang dihimpun, terdapat 9 orang di atas getek saat menyeberangi itu. […]

  • Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Politeknik Pariwisata Medan dan Pemkab Madina menandatangani nota kesepahaman kerjasama meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Ruang lingkup kerjasama tertuang dalam empat poin, yakni pengembangan SDM di bidang kepariwisataan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan maupun teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kepariwisataan, penguatan manajemen pemerintahan di bidang kepariwisataan, dan […]

  • Wabup Tutup MQK Madina

    Wabup Tutup MQK Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) 2022 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mandailing Natal (Masina) Atika Azmi Utammi Nasution di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (20/10/2022). Atika mengatakan selama tiga hari mengikuti rangkaian kegiatan MQK tingkat Kabupaten Madina telah disaksikan bersama dengan penampilan seluruh peserta dengan seluruh […]

expand_less