Senin, 2 Nov 2026
light_mode

Persoalan di Sukamakmur Karena Kurang Komunikasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Tim investigasi dari DPRD Madina menggelar rapat kerja dengan Pemkab Madina, PT Anugrah Langkat Makmur (ALM) serta warga Desa Sukamakmur, Muara Batang Gadis, Rabu (11/1) kemarin.
Rapat membahas seluruh persoalan yang terjadi antara PT ALM dengan warga Desa Sukamakmur, sehingga menyebabkan terjadinya pembakaran pada tanggal 14 Desember 2011 lalu yang merugikan perusahaan sekitar Rp2 Miliar.
Pantauan METRO, rapat dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan berakhir pukul 18.15 WIB, dipimpin Ketua Tim, Ir Ali Mutiara Rangkuti bersama tujuh anggota tim lainnya, diikuti Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, Wakapolres Madina, Kompol Hariyatmoko bersama jajarannya, Dandim diwakili Danramil, Kapten Inf Kusni dan pimpinan Perusahaan PT ALM, Musa Idisshah Familiar alias Dodi bersama Manager, Yunifar Dharma dan jajarannya.
Dalam pertemuan itu, Ali Mutiara menjelaskan hasil investigasi tim yang dipimpinnya. Persoalan didasari kurangnya komunikasi antara perusahaan dengan warga, yang kesempatan itu digunakan pihak yang lain (provokator) dan sudah ditetapkan DPO Polres Madina.
“Sebenarnya masyarakat Sukamakmur hanya khawatir saja perusahaan akan menggarap lahan mereka yang sudah dikerjakan sejak lama,” kata Ali.
Disebutkannya, dalam perjalanannya, masyarakat terlihat hanya korban dari kekhawatiran saja, akibat tidak adanya komunikasi dengan perusahaan selama ini. Dan aksi nekat pembakaran itu juga dianggap tindakan provokasi yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggungjawab, sehingga dalam hal ini masyarakat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban.
Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan seluruh pihak tidak ingin konflik ini berlarut-larut. Untuk itulah pertemuan antara perusahaan dengan perwakilan warga sekitar 10 orang diharapkan bisa menemukan solusi.
Dikatakan Wabup, memang berdasarkan tinjauan ke lapangan, persoalan ini sebenarnya sangat kecil dan warga tidak seharusnya melakukan tindakan pelanggaran hukum tersebut. Misalnya, tanaman yang dipersoalkan warga berada di sekitar camp Namosok dimana usianya masih sekitar 1,5 tahun. Artinya, tanaman ini ada setelah perusahaan memperoleh izin lokasi.
Sementara dari keterangan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Madina, PT ALM memeroleh izin lokasi tahun 2006 seluas 20 hektar. Lalu, setelah perusahaan mendapatkan izin tersebut, BPN kembali melakukan pengukuran kadestral. Maka dari jumlah itu perusahaan hanya memperoleh sekitar tidak cukup 10 ribu hektar yang menjadi HGU, dan sudah dikeluarkan plasma inclub (lahan diluar HGU semisal sungai lahan yang dikerjakan masyarakat, red).
Ditambahi oleh Kadisperindag, Koperasi dan Pasar Pemkab Madina, Khairul Anwar SIP, dirinya menjelaskan dari luas lahan itu, PT ALM telah bermitra dengan 4 KUD di sekitar lokasi yakni Desa Tabuyung, Singkuang 1 dan 2, dan Desa Ranto Panjang, sedangkan Desa Manuncang saat itu Desa Sukamakmur masih bergabung dengan Manuncang menolak atau mengundurkan diri dari peserta plasma dengan catatan harus dilakukan pengukuran ulang lahan masyarakat
Dalam pertemuan itu. Warga Sukamakmur, Yusuf selaku koordinator tidak banyak menyampaikan persoalan terkait konflik perusahaan dengan warganya. Hanya diakuinya, masyarakat hanya khawatir dan sebagian mengaku PT ALM sudah mulai menggarap lahan mereka.
Mendengar semua penyampaian baik dari Wabup, tim DPRD dan warga, pimpinan PT ALM, Musa mengatakan, sebenarnya tidak ada satupun pelanggaran yang dilakukan perusahaan yang disengaja(wan/mer/metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabe Merah Terus Meroket

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Dua hari belakangan ini harga cabe merah di pasar kawasan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) naik drastis. Tiga hari sebelumnya harga masih di kisaran 32.000 rupiah per kilo gram, pada penjualan Rabu hingga Kamis (30/5/2013) sudah di kisaran 45.000 rupiah per kilo gram. Ini sangat mengejutkan para ibu rumah tangga yang setiap […]

  • Wabup Madina Sumbangkan Gajinya di Kecamatan Sinunukan

    Wabup Madina Sumbangkan Gajinya di Kecamatan Sinunukan

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dalam kunjungan kerja di Wilayah Pantai Barat, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyumbangkan gajinya di Kecamatan Sinunukan, Rabu (26/7/2023). Dikutip dari laman Facebook Diskominfo Madina ,Atika Azmi Utammi menyebut penyaluran gaji pokoknya kali ini di serahkan di Kecamatan Sinunukan dan Kecamatan Batahan, yang mana selama ini gajinya […]

  • Bawa Ganja 22 Bal, 1 Kurir Ditembak Polisi

    Bawa Ganja 22 Bal, 1 Kurir Ditembak Polisi

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal kembali membekuk dua orang pembawa ganja siap edar. Satu orang diantaranya ditembak karena hendak melawan polisi. Informasi yang dihimpun di Mapolres Mandailing Natal (Madina), kedua tersangka tertangkap di kawasan Titi Kuning, Dalan Lidang, Panyabungan ketika dalam perjalanan menuju arah Padang Sidimpuan, Selasa malam (28/6). Kedua tersangka […]

  • Menjawab Esai “Duo Sutan Dalam Perjuangan Gerep Institute Naik ke Panggung Pahlawan Nasional”; Mengapa Pengusulan Pahlawan Nasional Ini Bukan Soal Proyek Kedaerahan

    Menjawab Esai “Duo Sutan Dalam Perjuangan Gerep Institute Naik ke Panggung Pahlawan Nasional”; Mengapa Pengusulan Pahlawan Nasional Ini Bukan Soal Proyek Kedaerahan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Ulasan dalam esai bertajuk “Duo Sutan dalam Perjuangan Gerep Institute Naik ke Panggung Pahlawan Nasional” yang tayang di Mandailing Online, Jumat (26/06), sebenarnya merupakan esai biasa secara umum. Namun yang benar-benar menarik untuk didiskusikan lebih jauh terletak pada satu alinea di dalam tulisan itu. […]

  • APBD 2013 Belum Merangsang Agribisnsi

    APBD 2013 Belum Merangsang Agribisnsi

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wawancara dengan: Dia Ulhaq Nasution, Sekretaris HIPMI Madina Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mandailing Natal tahun 2013 oleh banyak pihak belum menyentuh pengembangan sektor swasta, terutama agribisnis. Pagu-pagu dana belanja terlihat lebih menajam ke program pendidikan gratis dan kesehatan gratis, infrastruktur dan lainnya. Lalu, bagimana sebenarnya gambaran agribisnis ini dan implikasinya terhadap pembangunan daerah […]

  • Rumah Quran Al Mumtaz dan BQS Panyabungan Barat Gelar Ramadan Ceria

    Rumah Quran Al Mumtaz dan BQS Panyabungan Barat Gelar Ramadan Ceria

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Rumah Quran Al Mumtaz Kelurahan Longat bekerja sama dengan Baitul Quran Salimah (BQS) menggelar acara Ramadan Ceria dalam memeriahkan bulan suci Ramadan dan Nuzulul Quran di halaman sekretariat FP2L Kelurahan Longat. Acara yang digelar dari Sabtu-Minggu (16-17/4) ini menampilkan beberapa perlombaan, yakni tahfiz quran, sirah Rasulullah, kaligrafi, fashion show, dan bazar […]

expand_less