Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Soal Konflik di Sukamakmur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
  • print Cetak

Keberadaan DPO Tedeteksi

MADINA-
Polisi dari Resort Madina sudah mengetahui dan mengejar keberadaan dua orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas konflik antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM)
Dalam konflik tersebut telah terjadi peristiwa pembakaran camp dan alat berat milik PT ALM. Namun, warga mengatakan pembakaran terjadi karena spontanitas warga yang datang ke lokasi yang tujuan awalnya untuk menancapkan plank merek.
Sebelumnya, dua dari empat DPO yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka berhasil ditangkap di Buaran Baru Jakarta Timur Kamis (12/1) pekan lalu, namun Polres Madina dibantu Polda Sumut hanya berhasil membawa Izuddin Marzuki Siregar dan Zikron Batubara, dan tiba di Polres Madina hari Sabtu (14/1) siang.
Keduanya mengaku berangkat ke Jakarta dua hari paska pembakaran camp dan dua unit alat berat milik PT ALM. Alasan mereka ke Jakarta hanya untuk mencari perlindungan hukum.
“Kita terus melakukan pengejaran. Kemungkinan keduanya masih bersembunyi di sekitar Tabagsel, dan anggota masih menyebar di lapangan,” sebut Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe Sik kepada METRO saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (16/1)
Dikatakan Fauzi, pihaknya saat ini belum bisa memastikan dimana keduanya bersembunyi karena masih dalam pengejaran. Namun, kartanya, pihaknya akan berupaya maksimal agar dalam waktu dekat keduanya bisa diboyong ke Polres Madina.
“Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap keduanya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan tertangkap” tambahnya
Sebelumnya, 2 dari 4 DPO yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Madina berhasil ditangkap di Buaran Baru Jakarta Timur hari Kamis (12/1) malam pekan lalu. Saat itu Polres Madina dibantu Polda Sumut hanya berhasil membawa Izuddin Marzuki Siregar dan Zikron Batubara, dan tiba di Polres Madina hari Sabtu (14/1) siang
Keduanya mengaku, mereka berangkat ke Jakarta dua hari paska pembakaran hanya untuk mencari perlindungan hukum. Mereka katanya diajak Ketua LSM Badan Investigasi Nasional (BIN) yang diketuai oleh Parlindungan Hasibuan. Tersangka yang masih DPO itu mengaku LSM BIN ini merupakan bagian dari lembaga negara dikelapai Jenderal Sutanto, itulah penyebab warga simpati kepada Parlindungan Hasibuan dan memberikan kepercayaan untuk membantu masyarakat dalam persoalan lahan dengan perusahaan.
”Kami ke Jakarta hanya untuk mencari perlindungan hukum atas sengketa lahan perusahaan PT ALM dengan warga Sukamakmur, itu atas arahan dari Parlindungan Hasibuan. Dan di Jakarta baru kami ketahui kalau BIN yang dibawanya itu bukan BIN lembaga negara,” sebut Izuddin Siregar kepada METRO, Sabtu (14/1) kemarin.
Lebih rinci dijelaskan Izuddin Siregar. Katanya, peristiwa pembakaran camp dan alat berat milik PT ALM itu bukan karena disengaja warga Sukamakmur, tapi spontanitas. Katanya, mereka awalnya datang ke lokasi kejadian hanya untuk menancapkan plank merek milik LSM BIN bertuliskan ‘Dilarang Merambah Hutan Milik Masyarakat Sukamakmur’.
“Plank itu ditancapkan tak jauh dari camp yang dibakar sekitar 100 meter. Pembakaran hanya spontanitas dan tidak ada perencanaan. Hanya saja, saat mau ditancapkan sudah ada keributan oleh warga yang berakhir pembakaran” ujarnya
Diterangkannya, Parlindungan Hasibuan pertama kali datang ke Sukamakmur dibawa oleh Kades yakni Khoirun Nasution yang masih menjadi buronan Polres Madina. Ketika itu P Hasibuan menawarkan diri bisa membantu masyarakat melalui BIN-nya dan setelah beberapa kali dilakukan rapat, maka warga memutuskan berangkat ke lahan yang disengketakan itu dan menancapkan plank merek milik BIN.
“Kami ke Jakarta hanya meminta kejelasan dan perlindungan hukum. Dan sewaktu di Jakarta, kami mulai merasa dibohongi P Hasibuan itu,” sebutnya kepada METRO.(wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diimingi Jadi PNS, Rp200 Juta Lenyap

    Diimingi Jadi PNS, Rp200 Juta Lenyap

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIDIMPUAN, – J Siregar (43), warga Desa Ujung Gading Baru, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ditangkap petugas Polres Psp atas pengaduan L Hasibuan (49), warga Jalan Lintas Desa Palopat Maria, Psp Hutaimbaru, Selasa (17/9). Pelaku yang mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ini, mengimingi korban dapat memasukan anaknya sebagai PNS di salah […]

  • Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot. […]

  • Harga Karet di Panyabungan Turun

    Harga Karet di Panyabungan Turun

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. “Turun harganya dari Kamis lalu,” kata Ammar, petani penyadap karet dari Desa Gunungtua Julu, Panyabungan menjawab Mandailling Online, Kamis […]

  • Bupati Tapsel : Membangun Desa Harus Dengan Kejujuran dan Ikhlas

    Bupati Tapsel : Membangun Desa Harus Dengan Kejujuran dan Ikhlas

    • calendar_month Kamis, 17 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANGKOLA (Mandailing Online) – Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M Pasaribu SH berpesan agar dalam membangun desa harus menjunjung tinggi kejujuran,  keikhlasan yang didasari dengan disiplin. Itu dikatakan bupati dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ginda Uli Pasaribu, S.Sos pada pembukaan Latihan Pengelolaan Program dan Penyuluhan bagi Tim Penggerak PKK, yang diikuti 600 orang kader […]

  • DPRD Madina Akan Usut Nasib Rekomendasi Pansus Palmaris

    DPRD Madina Akan Usut Nasib Rekomendasi Pansus Palmaris

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina akan memanggil seluruh pejabat Pemkab Madina yang terkait dengan PT. Palmaris mempertanyakan mengapa eksekusi pencabutan izin PT. Palmaris tak jalan. Itu dikatakan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Hj. Leli Artati, S.Ag menjawab wartawan di ruang kerjanya, gedung DPRD Madina, Selasa (29/3). Hanya saja, dia belum bisa memastikan kapan DPRD […]

  • Partai Berkarya Madina Kian Diperkuat Tokoh Profesional

    Partai Berkarya Madina Kian Diperkuat Tokoh Profesional

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Berkarya di Mandailing Natal diminati tokoh-tokoh profesional sebagai wadah penyaluran aspirasi politik. Mantan Ketua Badan Perecanaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Aswan Hasibuan,SH resmi mendaftarkan diri sebagai calon legislatif DPRD Madina dari Partai Berkarya. Aswan berada di kantor DPD Partai Berkarya Madina, Sabtu (30/8/2018) diterima Ketua DPD Partai Berkarya […]

expand_less