Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Soal Konflik di Sukamakmur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
  • print Cetak

Keberadaan DPO Tedeteksi

MADINA-
Polisi dari Resort Madina sudah mengetahui dan mengejar keberadaan dua orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas konflik antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM)
Dalam konflik tersebut telah terjadi peristiwa pembakaran camp dan alat berat milik PT ALM. Namun, warga mengatakan pembakaran terjadi karena spontanitas warga yang datang ke lokasi yang tujuan awalnya untuk menancapkan plank merek.
Sebelumnya, dua dari empat DPO yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka berhasil ditangkap di Buaran Baru Jakarta Timur Kamis (12/1) pekan lalu, namun Polres Madina dibantu Polda Sumut hanya berhasil membawa Izuddin Marzuki Siregar dan Zikron Batubara, dan tiba di Polres Madina hari Sabtu (14/1) siang.
Keduanya mengaku berangkat ke Jakarta dua hari paska pembakaran camp dan dua unit alat berat milik PT ALM. Alasan mereka ke Jakarta hanya untuk mencari perlindungan hukum.
“Kita terus melakukan pengejaran. Kemungkinan keduanya masih bersembunyi di sekitar Tabagsel, dan anggota masih menyebar di lapangan,” sebut Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe Sik kepada METRO saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (16/1)
Dikatakan Fauzi, pihaknya saat ini belum bisa memastikan dimana keduanya bersembunyi karena masih dalam pengejaran. Namun, kartanya, pihaknya akan berupaya maksimal agar dalam waktu dekat keduanya bisa diboyong ke Polres Madina.
“Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap keduanya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan tertangkap” tambahnya
Sebelumnya, 2 dari 4 DPO yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Madina berhasil ditangkap di Buaran Baru Jakarta Timur hari Kamis (12/1) malam pekan lalu. Saat itu Polres Madina dibantu Polda Sumut hanya berhasil membawa Izuddin Marzuki Siregar dan Zikron Batubara, dan tiba di Polres Madina hari Sabtu (14/1) siang
Keduanya mengaku, mereka berangkat ke Jakarta dua hari paska pembakaran hanya untuk mencari perlindungan hukum. Mereka katanya diajak Ketua LSM Badan Investigasi Nasional (BIN) yang diketuai oleh Parlindungan Hasibuan. Tersangka yang masih DPO itu mengaku LSM BIN ini merupakan bagian dari lembaga negara dikelapai Jenderal Sutanto, itulah penyebab warga simpati kepada Parlindungan Hasibuan dan memberikan kepercayaan untuk membantu masyarakat dalam persoalan lahan dengan perusahaan.
”Kami ke Jakarta hanya untuk mencari perlindungan hukum atas sengketa lahan perusahaan PT ALM dengan warga Sukamakmur, itu atas arahan dari Parlindungan Hasibuan. Dan di Jakarta baru kami ketahui kalau BIN yang dibawanya itu bukan BIN lembaga negara,” sebut Izuddin Siregar kepada METRO, Sabtu (14/1) kemarin.
Lebih rinci dijelaskan Izuddin Siregar. Katanya, peristiwa pembakaran camp dan alat berat milik PT ALM itu bukan karena disengaja warga Sukamakmur, tapi spontanitas. Katanya, mereka awalnya datang ke lokasi kejadian hanya untuk menancapkan plank merek milik LSM BIN bertuliskan ‘Dilarang Merambah Hutan Milik Masyarakat Sukamakmur’.
“Plank itu ditancapkan tak jauh dari camp yang dibakar sekitar 100 meter. Pembakaran hanya spontanitas dan tidak ada perencanaan. Hanya saja, saat mau ditancapkan sudah ada keributan oleh warga yang berakhir pembakaran” ujarnya
Diterangkannya, Parlindungan Hasibuan pertama kali datang ke Sukamakmur dibawa oleh Kades yakni Khoirun Nasution yang masih menjadi buronan Polres Madina. Ketika itu P Hasibuan menawarkan diri bisa membantu masyarakat melalui BIN-nya dan setelah beberapa kali dilakukan rapat, maka warga memutuskan berangkat ke lahan yang disengketakan itu dan menancapkan plank merek milik BIN.
“Kami ke Jakarta hanya meminta kejelasan dan perlindungan hukum. Dan sewaktu di Jakarta, kami mulai merasa dibohongi P Hasibuan itu,” sebutnya kepada METRO.(wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM Level 4, Akhmad Arjun: Masyarakat Harus Tenang

    PPKM Level 4, Akhmad Arjun: Masyarakat Harus Tenang

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (MPC PP Madina) Akhamd Arjun Nasution meminta masyarakat tetap tenang selama penerapan PPKM level 4 di Madina. Hal itu disampaikan Arjun di kantor MPC PP Madina, Panyabungan, Jumat (10/9). “Masyarakat harus tetap tenang dengan situasi ini. Beraktivitas seperti biasa dengan menerapkan protokol […]

  • Harga Karet Naik ke Level 8.600

    Harga Karet Naik ke Level 8.600

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal mengalami kenaikan dalam tiga pekan terakhir. Pantauan di lokasi pertimbangan karet, Gunungtua Iparbondar, Panyabbungan, Kamis (16/1/2020) harga karet basah di terrendah Rp 8.200 per Kg, tertinggi Rp 8.600 per Kg. Sahrin Nasution, penyadap karet dari Gunungtua Julu mengungkapkan harga karet alam ini mengalami […]

  • Pemkab Madina Larang TKA Cina Kembali Dari Liburan

    Pemkab Madina Larang TKA Cina Kembali Dari Liburan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pemkab Madina hari ini menyurati PT SMGP agar menyetop arus balik pekerja asal negara Cina yang berlibur Imlek. Upaya itu dilakukan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengantisipasi sebaran virus corona yang saat ini mewabah di Cina. Berdasar data Dinas Kesehatan Madina, terdapat 17 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina di […]

  • Atika Santuni Anak Yatim di Pakantan

    Atika Santuni Anak Yatim di Pakantan

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN(Mandailing Online): Wakil bupati Madina terpilih, Atika Azmi Utammi Nasution, menyantunan anak yatim di Kecamatan Pakantan, Senin (28/6/2021). Penyantunan dipusatkan di Desa Huta Gambir, kediaman H. Pahmi Lubis. “Acara hari ini adalah personal sebetulnya. Saya dengan masyarakat Kecamatan Pakantan membayar nazar,” sebut Atika di sela-sela acara penyantunan anak yatim. Lisda orang tua dari anak yatim […]

  • Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution sejauh ini tak lagi pernah mengumandangkan visi misi utama Hidayat-Dahlan yakni Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru yang telah ditetapkan dalam dokumen Renstra Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pada pidato resmi peringatan Ulang Tahun Kabupaten Madina bulan Maret tahun 2014 lalu, Dahlan Hasan […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

expand_less