Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • print Cetak

Aktifitas pelaku tambang emas ilegal di Kota Nopan kembali terpantau. Seunit alat berat terlihat beraktifitas di ssbuah lahan berlokasi antara desa jambur tarutung dan aek kapesong ( ist )

Kotanopan ( Mandailing Online ): Pelaku tambang emas ilegal kembali mengoperasikan alat berat jenis excavator  di wilayah hukum Polsek Kota Nopan tepatnya di antara desa jambur tarutung dan aek kapesong, di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ).

Dalam video pendek yang dikirimkan warga pada Minggu sore 16/3/2025 terlihat alat berat milik pelaku tambang emas ilegal ini melakukan pengerukan material yang mengandung emas diareal kosong. Belum diketahui pasti lahan tersebut kepemilikannya. Namun sumber berita menyebut pemodal tambang diduga kuat berinisial G warga kota nopan.

Aktifitas tambang emas ilegal di wilayah Mandailing Natal sudah kerap menjadi sorotan berbagai pihak. Namun nampaknya para pelaku tambang kebal hukum. Tidak ada tindakan keras dari Kepolisian diduga menjadi penyebab leluasanya para pelaku tambang emas ilegal ini beroperasi.

Selain diwilayah Kotanopan, tambang emas menggunakan alat berat jenis exkapator juga leluasa beraktifitas diwilayah hukum Polsek Batang Natal dan Lingga Bayu. Dampak yang terjadi akibat praktek tambang emas ilegal ini juga sudah cukup dirasakan warga mulai dari rusaknya ekosistem sungai juga ancaman bencana dan kematian.

Dalam sebuah group WahtsApp di Mandailing Natal. Praktek ilegal maining ini seminggu terakhir menjadi topik perbincangan hangat. Anggota group condong menyalahkan Kepolisian dalam hal ini Polres Mandailing Natal karena dinilai tidak maksimal dalam melakukan penindakan terhadap para pelaku tambang emas ilegal di Madina.

Selain itu Todung Muliya Lubis selaku Tokoh Nasional  Putra Daerah Madina juga mengkritik Kepolsian karena adanya pembiaran terhasap praktek ilegal maining tersebut.

Dalam status Facebook Todung Mulya Lubis memberi penilaian bahwa Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ” ommission ” membiarkan penambangan liar teeus berjalan dan meminta Kapoldasu dan Kapolri turun ke bawah dan menindak para pelaku tambang.( napi )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Ajak Masyarakat Pelihara Anak Yatim

    Atika Ajak Masyarakat Pelihara Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak masyarakat untuk ikut serta memelihara anak yatim sebagaimana yang diperintahkan agama. Seruan itu disampaikan Atika saat menyantuni anak yatim dan piatu di Masjid Al-Abror Kelurahan Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Kamis (12/3/2026). Saantunan ini merupakan agenda rutin Pemkab Madina di bulan […]

  • Disegmen ke 5 Debat Pilkada Madina, Harun Beberkan Cara Memajukan Madina

    Disegmen ke 5 Debat Pilkada Madina, Harun Beberkan Cara Memajukan Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ) – Di Segmen ke 5 debat Pilkada Madina Harun beberkan cara memajukan Kabupaten Mandailing Natal. Paslon 01 Manfaatkan kedekatannya dengan Presiden ke 8 Republik Indonesia. Untuk mengurai ketertinggalan Kabupaten Mandailing Natal di tingkat Nasional Harun Paslon 01 menjelaskan. Kita hadir untuk masyarakat bukan untuk diri sendiri Kata Harun. Jadi, jika nanti […]

  • Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

    Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terjadi saat HUT ke-4 Kabupaten Palas PALAS- sejumlah ahasiswa dan ratusan masyarakat terlibat aksi saling dorong di sekitar Mapolsek Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Palas, Minggu (17/7). Aksi ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Palas. Masyarakat merasa aksi massa mengganggu proses HUT ke-4 Palas sehingga aksi mahasiswa dibubarkan oleh masyarakat dengan menghalangi mereka masuk ke lapangan Merdeka […]

  • Lempar Batu dan Telur Busuk Kemendagri Laporkan FPI ke Polda Metro Jaya

    Lempar Batu dan Telur Busuk Kemendagri Laporkan FPI ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, . Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan Front Pembela Islam (FPI) ke Polda Metro Jaya atas insiden pelemparan batu saat aksi di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, kemarin. Polisi akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Urusan dalam Kemendagri sudah lapor kemarin dan sudah diterima tiga saksi yang sudah diperiksa,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya […]

  • CPNS: Pukul 01.30 Lulus, Pukul 07.00 Kalah

    CPNS: Pukul 01.30 Lulus, Pukul 07.00 Kalah

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (DPRD) Kota Medan menuai konflik. Lima peserta yang dinyatakan lulus melalui situs www.pcpns.pemkomedan.go.id, namun tidak tercantum di berbagai media yang ada pengumuman CPNSD Kota Medan, mendatangi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Kamis (23/12), untuk mengungkapkan kekesalan mereka dan berharap wakil rakyat bisa menindaklanjuti. Kelima […]

  • Sengketa Warisan Berujung Pilu, Dua Makam Pasutri di Madina Terpaksa Dibongkar Keluarga

    Sengketa Warisan Berujung Pilu, Dua Makam Pasutri di Madina Terpaksa Dibongkar Keluarga

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Sebuah peristiwa memprihatinkan terjadi di Desa Hutalombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Akibat perselisihan harta warisan yang tak kunjung usai, dua makam pasangan suami istri terpaksa dibongkar dan dipindahkan oleh pihak keluarga pada Selasa (12/5/2026). Makam yang dibongkar tersebut adalah milik almarhumah Hj. Nur Hayati dan suaminya, […]

expand_less