Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Direktur MATA Optimis Kejaksaan dan Polisi Pelajari Dugaan Kecurangan Rekrutmen PPPK Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
  • print Cetak

Direktur MATA Abyadi Siregar

MEDAN ( Mandailing Online )- Direktur MATA Pelayanan Publik Abyadi Siregar, optimis pihak kepolisian atau kejaksaan Mandailing Natal (Madina) sedang mempelajari kasus dugaan kecurangan rekrutmen calon PPPK di daerah tersebut. Apalagi persoalan hukum ini sudah viral beberapa hari terakhir.

“Sebagai penegak hukum yang profesional, kepolisian atau kejaksaan pastilah merespon dan mengatensi setiap isu-isu kasus hukum yang muncul di daerah. Apalagi korbannya banyak pula dan isunya sudah menjadi konsumsi publik luas,” kata Abyadi Siregar, Rabu (27/12/2023).

Menurut Abyadi Siregar, kepolisian atau kejaksaan tidak akan main-main menyikapi kasus ini. Apalagi masalah ini mencuat persis beberapa bulan lagi menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024. “Tentu kepolisian dan kejaksaan akan berjuang menjaga kondusifitas jelang Pemilu dengan menindaklanjuti kasus-kasus hukum yang melibatkan masyarakat luas,” jelasnya.

PINTU MASUK

Mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut itu mengatakan, ada banyak celah yang bisa menjadi pintu masuk bagi kepolisian atau kejaksaan untuk mengusut kasus ini. Misalnya, surat pernyataan para peserta ujian calon PPPK yang banyak beredar.

Dalam surat pernyataan para peserta ujian calon PPPK itu, dijelaskan bahwa mereka ternyata tidak pernah mengikuti proses ujian Seleksi Kemampuan Teknis Tambahan (SKTT). “Ini kan delik hukum yang bisa menjadi celah masuk bagi aparat hukum. Sebab, Disdik atau BKPSDM Madina justru memberi nilai SKTT. Sementara ujiannya tidak ada diikuti oleh peserta,” tegas Abyadi.

Ironisnya, lanjutnya, justru di nilai SKTT yang diberikan Disdik dan BKPSDM ini yang membuat banyak peserta jadi kalah. Sebab, ada banyak peserta yang nilai ujian CAT-nya mencapai 500-an. Tapi setelah nilai SKTT dikeluarkan, nilainya menjadi turun 400-an. “Dari mana jalannya nilainya menjadi turun? Seharusnya kan nilainya naik? Karena nilai ujian CAT ditambah nilai SKTT”, tanya Abyadi Siregar.

Karena itu, Abyadi Siregar mengharap, untuk memperoleh kepastian layanan hukum bagi para peserta ujian calon PPPK, kepolisian atau kejaksaan Kabupaten Madina diharap segera mengambil langkah langkah cepat dalam memproses kasus ini.

“Berikan layanan kepastian hukum bagi para peserta ujian calon PPPK menjelang Pemilu 2024 ini dengan cara memgusut dugaan kasus rekrutmen calon PPPK ini hingga tuntas.*( rilis )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Sidimpuan, Satu Keluarga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    Di Sidimpuan, Satu Keluarga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online)  – Sejauh ini, data banjir bandang di Sidimpuan, satu keluarga terdiri dari suami, istri dan dua putri mereka meninggal dunia setelah hanyut diterjang arus deras. Berdasar informasi di Mapolsek Hutaimbaru, keluraga ini terdiri dari suami istri dan dua putri mereka. Mereka hanyut pada Minggu malam (26/3/2017) di perladangan dalam peristiwa banjir bandang […]

  • Dana Bergulir di Desa Harus Diteruskan

    Dana Bergulir di Desa Harus Diteruskan

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Sekalipun Progam Nasional Pembangunan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan akan dilebur ke dalam program pembangunan desa sebagai Dana Desa, kegiatan dana bergulir Simpan Pinjam Perempuan (SPP) seharusnya terus bergulir seperti sebelum-sebelumnya. Selain tidak diperkenankan parkir di tangan pejabat atau staf kator camat, pergerakan SPP mesti harus berdasarkan kelompok. Ketua PDI Perjuangan […]

  • Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- meski berlebel proyek Nasional pembangunan jalan nasional di wilayah Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) Provinsi Sumatera Utara, ternyata diduga menggunakan material galian C ilegal. Polres Madina pun segera akan melakukan gelar perkara terhadap dugaan tersebut. Kasat Reskrim Polres Madina AKP Prastiyo Triwibowo, SIK, Senin (17/07/23), mengatakan dugaan penggunaan material galian C […]

  • 9 Rumah Terbakar di Kotasiantar

    9 Rumah Terbakar di Kotasiantar

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 9 rumah hangus dalam musibah kebakaran hebat di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Selasa (12/11). Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat warga masih tidur. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun hampir semua barang-barang milik para korban nyaris tak bisa diselamatkan akibat api begitu […]

  • Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    • calendar_month Selasa, 12 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemacetan di depan Pasar Baru Panyabungan, diduga akiat lemahnya Pemkab Madina melakukan penertiban angkutan umum yang parkir di badan jalan. “Tiap hari itu bang, angkutan umum parkir di badan jalan. Ya, macetlah. Kayaknya Pemkab tak berani sama pengusaha angkutan,” kata Leman Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (12/6/2018). Jalan raya […]

  • Atika: Pemkab Madina Jaga Inflasi Tak Melonjak

    Atika: Pemkab Madina Jaga Inflasi Tak Melonjak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menjaga inflasi daerah agar tidak melonjak tak terkontrol dengan Gerakan Pangan Murah untuk komoditas beras sebanyak tujuh ton pada Kamis, 14 Agustus 2025. “Ini adalah komitmen kami menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga angka inflasi tidak melonjak tak terkontrol di tengah situasi ekonomi […]

expand_less